Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

AESI: Pembatasan PLTS Atas Pengaruhi Iklim Investasi Energi Terbarukan

by Corry
April 12, 2022
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
144 1
0
AESI: Pembatasan PLTS Atas Pengaruhi Iklim Investasi Energi Terbarukan
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview– Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) meminta PT PLN (Persero) menjalankan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2021 dan tak membatasi pemanfaatan PLTS atap hanya 10-15 persen dari kapasitas listrik terpasang di sektor industri.

Ketua Umum AESI Fabby Tumiwa menilai kebijakan PLN itu bisa mempengaruhi target energi terbarukan yang dicanangkan pemerintah.

“PLTS atap komersial dan industri itu salah satu kontributor utama. Jadi, kalau PLTS atap dihambat, menyebabkan target energi terbarukan yang dicanangkan Jokowi bisa gagal tercapai,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Pemerintah telah menetapkan PLTS atap dengan target 3,6 gigawatt pada 2025 sebagai program strategis nasional.

Penetapan PLTS atap sebagai program strategis nasional dimaksudkan untuk mempercepat pencapaian target energi terbarukan sebesar 23 persen pada 2025.

Regulasi itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2017.

Fabby mengemukakan saat ini laporan yang diterima AESI terkait keluhan atas terhambatnya izin pemanfaatan PLTS atap semakin meluas di berbagai daerah.

Menurutnya, sikap PLN yang membatasi PLTS atap ini bisa berimbas terhadap iklim investasi energi terbarukan di Indonesia.

Dalam surat edaran internal PLN yang diperoleh, General Manager PLN Irwansyah Putra menyebutkan bahwa Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2021 itu belum mengatur secara detail aspek teknis.

Untuk memastikan implementasi regulasi itu tidak berdampak buruk terhadap sistem (mutu layanan, efisiensi, maupun keselamatan) dan agar potensi naiknya biaya (AI/AO) termitigasi dengan baik, saat ini PLN disebutnya sedang melakukan upaya harmonisasi dengan beberapa kementerian, terkait kajian aspek teknis, finansial, maupun aspek keselamatan ketenagalistrikan.

Irwansyah mengatakan strategi layanan terhadap permohonan untuk PLTS atap yang berlaku saat ini secara umum kapasitasnya dibatasi antara 10-15 persen dari daya tersambung.

“Untuk pelanggan dengan daya besar (TM&TT) agar dilakukan evaluasi lebih detail, khususnya kajian pengaruh teknis terhadap sistem,” sebut surat internal tersebut.

Selain batasan pemanfaatan PLTS atap di sektor industri, Fabby juga menyoroti langkah Kementerian Keuangan yang tetap memberikan subsidi energi fosil kepada PLN melalui kebijakan harga domestic market obligation (DMO) batu bara, harga listrik yang belum sesuai keekonomian, hingga pengembangan energi terbarukan memerlukan concessional finance dari PT Sarana Multi Infrastruktur.

Tags: AESIInvestasiPLNPLTS
Previous Post

BNI Xpora Gandeng ICC Tembuskan UMKM Ke Pasar Global

Next Post

Guten Morgen, Hangout Asyik & Mengenyangkan

Related Posts

PLN: Kini Layanan Infrastruktur Charging Station Terintegrasi Dalam Aplikasi PLN Mobile
OTOMOTIF

PLN: Kini Layanan Infrastruktur Charging Station Terintegrasi Dalam Aplikasi PLN Mobile

July 24, 2024
Menteri Bahlil Katakan Pembangunan IKN 80% Investasi Murni Tak Akan Mangkrak
BERITA TERKINI

Menteri Bahlil Katakan Pembangunan IKN 80% Investasi Murni Tak Akan Mangkrak

February 28, 2023
PGE Investasikan 1,6 Miliar Dolar As Dalam 5 Tahun Kedepan
BERITA TERKINI

PGE Investasikan 1,6 Miliar Dolar As Dalam 5 Tahun Kedepan

February 13, 2023
Program Beyond kWh, PLN Siapkan Pasukan PDKB Go International 2023
BERITA TERKINI

Program Beyond kWh, PLN Siapkan Pasukan PDKB Go International 2023

November 25, 2022
DHL Express Bangun Service Center Baru di Kabupaten Bekasi
BERITA TERKINI

DHL Express Bangun Service Center Baru di Kabupaten Bekasi

November 16, 2022
Menteri Airlangga Sambut Investasi Pembuatan Kendaraan Listrik Toyota Indonesia
BERITA TERKINI

Menteri Airlangga Sambut Investasi Pembuatan Kendaraan Listrik Toyota Indonesia

July 27, 2022
Next Post
Guten Morgen, Hangout Asyik & Mengenyangkan

Guten Morgen, Hangout Asyik & Mengenyangkan

Recent Posts

  • Master advanced gambling strategies with this comprehensive guide
  • Plinko tips: Boost your chances of success in the gambling world
  • Kasinopelaaminen askel askeleelta opas aloittelijoille
  • Sprievodca krok za krokom v hazardných hrách Od základov po pokročilé stratégie
  • Perceptions culturelles des jeux d'argent dans la société contemporaine
  • Protes Massal, Prancis Minta Warganya Waspada di Negara Muslim
  • Online Lending Website, Indosurya Finance Bersinar di IITA 2020
  • Walikota Rotterdam Apresiasi Keberhasilan Gubernur DKI Jakarta
  • Antusias Masyarakat Gunakan MRT Saat Libur Lebaran Saat Wisata

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored