EconomicReview – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi meluncurkan Papua Football Academy atau PFA di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Rabu.
Presiden menilai bahwa Tanah Papua telah melahirkan talenta-talenta yang luar biasa dalam bidang sepak bola seperti Rully Nere, Boaz Solossa, Ramai Rumakiek dan Ricky Kambuaya.
“Ingin seperti mereka, legenda-legenda ini? Jalannya sudah ada di depan anak-anakku semuanya, yaitu Papua Football Academy,” kata Jokowi, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (31/8/2022).
Jokowi menuturkan, anak didik Papua Football Academy nantinya digembleng melalui pelatihan rutin dan terus didampingi oleh pelatih dengan reputasi baik.
Ia menambahkan, selain pelatihan sepak bola, Papua Football Academy juga menyiapkan pendidikan formal sehingga para peserta akademi tetap melanjutkan sekolahnya.
“Tadi Pak Dirut (Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas) sudah menyampaikan, ada 477 anak yang diseleksi dan sekarang hanya tinggal 30 anak,” ujar Jokowi.
Direktur PFA Wolfgang Pikal menjelaskan pelatihan dalam akademi disusun dengan pertimbangan sains olahraga secara menyeluruh meliputi aspek teknis sepak bola, analisis, nutrisi, psikologi dalam olahraga, fisiologi, dan penanganan cedera.
Untuk tahun pertama PFA kata dia, sebanyak 30 putra Papua yang terpilih dari total yang mendaftar 477 orang di mana tahapan seleksi pencarian bakat yang kompetitif dan transparan di tiga kota yakni Timika, Merauke dan Jayapura pada Juni 2022.
Seluruh siswa mendapatkan beasiswa penuh untuk belajar sepak bola selama dua tahun dan Seluruh Siswa tinggal di asrama yang dikelola secara profesional dan berlatih di fasilitas terbaik di Mimika Sports Complex yang dibangun PTFI.
Foto : YouTube.com/Sekretarian Kepresidenan








