Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Malaysia & 3 Negara Asia Daftarkan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Ke UNESCO

by Indah
November 26, 2022
in SOSIAL & BUDAYA
142 5
0
Malaysia & 3 Negara Asia Daftarkan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Ke UNESCO
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Empat negara di Asia Tenggara yaitu Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Thailand dikabarkan akan mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya takbenda UNESCO. Negara-negara tersebut melakukan ini melalui upaya multinasional bersama.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dewan Warisan Nasional (NHB) pada Rabu, (23/11). Ia mengatakan ini akan menjadi nominasi multinasional pertama Singapura untuk Daftar Perwakilan Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO, dan dijadwalkan untuk diserahkan pada Maret 2023 mendatang.

“Mewakili dan merayakan sejarah bersama di wilayah itu, mempromosikan pemahaman lintas budaya dan terus hadir secara aktif diproduksi dan dikenakan oleh banyak komunitas di Asia Tenggara,” tulis NHB, dikutip dari The Strait Times, Jumat (25/11).

Berbagai kegiatan untuk meraih dukungan nominasi telah dilakukan NHB sepanjang tahun. Seperti pada Agustus dan Oktober lalu di mana NHB melakukan enam kelompok diskusi dengan seluruh pihak terkait. Juga pada tanggal 1 – 3 bulan ini, perwakilan NHB menghadiri kegiatan dukungan nominasi kebaya di Port Dickson, Malaysia.

NHB juga akan melakukan kampanye publik pada Januari – Maret 2023 nanti demi mendapatkan dukungan.

Kini pihak UNESCO akan menilai seluruh nominasi yang masuk. Pengumuman penerimaan nominasi akan dilakukan UNESCO pada akhir 2024 nanti.

CEO NBH Chang Hwee Nee juga mengatakan bahwa “nominasi bersama” itu menggarisbawahi multikulturalisme dan akar bersama negara-negara tersebut.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya praktik dan ekspresi tersebut, mendorong dialog yang menghormati keragaman budaya, serta memberikan pengakuan yang semestinya terhadap praktik dan ekspresi komunitas di seluruh dunia.

Namun ternyata, di balik langkah yang dilakukan Singapura untuk mendaftarkan kebaya sebagai salah satu daftar warisan budaya takbenda UNESCO bersama 3 negara Asia Tenggara tersebut sebenarnya juga terus digaungkan oleh Indonesia dalam beberapa waktu terakhir melalui Kebaya Goes to UNESCO.

Bahkan, komunitas pecinta kebaya di Indonesia mengharapkan Indonesia menempuh jalur single nation dalam pengajuan kebaya sebagai warisan budaya ke UNESCO, dan bukan secara bersama-sama dengan Malaysia, Singapura, dan Brunei maupun Thailand.

Pasalnya, mereka menilai apabila kebaya diakui oleh banyak negara, mungkin saja kebaya tidak lagi menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia dan tak lagi bagian dari jati diri bangsa.

📸 : TerasJabar.id

Previous Post

Cristiano Ronaldo Gandeng Anak Indonesia Pada Piala Dunia 2022 Kontra Ghana

Next Post

3 BUMN Kobalabosi Membangun Pabrik Komponen Listrik

Related Posts

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
BERITA TERKINI

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026

July 4, 2026
Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
BERITA TERKINI

Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi

July 4, 2026
Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
BERITA TERKINI

Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia

June 20, 2026
Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
Next Post
3 BUMN  Kobalabosi Membangun Pabrik Komponen Listrik

3 BUMN Kobalabosi Membangun Pabrik Komponen Listrik

Recent Posts

  • BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
  • Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
  • Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Wagub DKI : Vaksinasi DKI Jakarta Tak Terbatas Zonasi
  • Direktur Keuangan dan TI Bank Sumut Arieta Aryanti Raih Penghargaan Indonesia Woman Leader 2024
  • Kolaborasi dengan Chef Turki, Bittersweet by Najla siap Berinovasi
  • Transformasi Strategis Bank KB Bukopin dalam Mewujudkan Visi dan Misi Baru

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored