EconomicReview-Jakarta, 30 Mei 2025 – Beredar pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang menyebarkan video dengan narasi bahwa gabungan daun kelor dan soda adalah “gebrakan baru dunia kedokteran” yang mampu mengatasi nyeri persendian.
Namun, narasi tersebut tidak benar. Penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Digital menemukan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks.
Dilansir dari turnbackhoax.id, video yang menampilkan Clarissa Aradhia, produser lapangan CNN Indonesia, ternyata diambil dari liputan mengenai korban kecelakaan di Tol Ciawi yang terjadi pada Februari lalu. Cuplikan tersebut pernah tayang di kanal YouTube CNN Indonesia dan tidak ada kaitannya dengan informasi seputar pengobatan herbal.
Sementara itu, bagian video lain yang menampilkan Siti Fadilah Supari identik dengan video berjudul “Jangan Berdagang Dengan Rakyat” yang diunggah di kanal YouTube Siti Fadilah Supari Channel pada Sabtu, 18 Januari 2025. Video ini pun tidak berkaitan dengan klaim pengobatan menggunakan daun kelor dan soda.
Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi kesehatan, terutama yang tidak berasal dari sumber resmi atau kredibel.



