Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Unit Usaha KUD Pakis Alami Peningkatan Berkat Dana Bergulir LPDB-KUMKM

by
December 3, 2019
in FINANSIAL
134 2
0
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview– Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sebagai lembaga yang berfungsi membantu permodalan bagi pelaku Koperasi dan UMKM membawa angin segar sekaligus inovasi yang menguntungkan bagi masyarakat Indonesia, khususnya pelaku Koperasi dan UMKM dengan memberikan kemudahan mulai dari syarat pengajuan, kecepatan proses pencairan, sampai pengembalian dengan suku bunga yang ditentukan jauh lebih rendah dari Bank.

Pembiayaan berupa pinjaman dengan suku bunga yang sangat rendah dinilai memberikan banyak manfaat bagi masyarakat untuk mengembangkan bisnisnya agar mampu memberikan kontribusi bagi kesejahteraan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Salah satu koperasi yang merasakan manfaat keberadaan pembiayaan berupa pinjaman modal dari LPDB adalah Koperasi Unit Desa (KUD) Pakis yang berada di Kabupaten Malang. Hingga saat ini, koperasi telah mengakses dan mendapat pinjaman atau pembiayaan dari LPDB sebanyak 3 kali.

“Kami telah bermitra sejak tahun 2010, sampai saat ini masih menjadi mitra LPDB-KUMKM” ungkap ketua KUD Pakis, Subianto didampingi oleh jajaran pengurus.

Subianto menjelaskan, pertama kali mengakses pembiayaan dana bergulir pada tahun 2010 dengan plafon pinjaman Rp1,5 milyar. Pinjaman kedua dengan plafon Rp2,5 milyar pada tahun 2013 dan sukses dikembalikan tepat waktu. “Tahun 2016 kami mendapatkan pinjaman ketiga dengan plafon sebesar Rp5 milyar. Sekarang sudah sekitar 60% kami kembalikan,” kata Subianto.

Terkait dengan syarat pengajuan, Subianto mengatakan tidak ada kendala. Kami menyiapkan pengajuan berupa surat permohonan, proposal, akta pendirian dan pengesahan, laporan keuangan yang jelas, laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2 tahun terakhir, serta legalitas koperasi, pengurus, pengawas, dan pengelola. Tidak lama berselang, tim LPDB datang untuk melakukan survey.

Sebelum mengakses pembiayaan dari LPDB, Subianto mengatakan KUD Pakis mengajukan pinjaman dari bank dengan bunga yang relatif tinggi yakni 12-13%. Setelah mendapat pinjaman dari LPDB dengan bunga yang rendah, koperasi dapat menghemat pengeluran dan anggota dapat merasakan manfaat dari pinjaman tersebut.

Subianto juga mengatakan, salah satu manfaat yang dirasakan okeh KUD Pakis dari pembiayaan yang diberikan LPDB-KUMKM dapat dilihat dari nilai aset yang saat ini berada pada angka Rp27 milyar dan omzet antara Rp6-7 milyar/bulan. KUD Pakis memiliki anggota 1.213 orang dan karyawan 43 orang. Selain itu, unit usaha yang lain seperti unit simpan pinjam, perdagangan umum, swalayan, serta penyaluran pupuk bersubsidi semakin berjalan baik, jelasnya.

“KUD Pakis merasakan dampak positif mulai dari nilai aset, omzet perbulan, jumlah anggota maupun jumlah karyawan yang menunjukkan peningkatan” paparnya.

Mengenai strategi pengembalian dana bergulir yang diterapkan KUD Pakis yakni dengan menggunakan perhitungan yang matang sedari awal. Modal pinjaman yang di dapat dari LPDB dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga Koperasi mengalami peningkatan dan memperoleh keuntungan, ungkap Subianto.

Sementara itu, manager KUD Pakis, Nanik Muryati mengatakan, sebagian dana pinjaman dari LPDB digunakan untuk pengembangan pertanian tebu yang disalurkan melalui kelompok tani. Mereka nantinya akan melakukan pengembalian setelah panen, dan ketika melakukan penjualan harus lewat KUD Pakis, tandas Nanik.

Tags: KUD PAKIS
Previous Post

JNE Pecahkan Rekor MURI di Moment Perayaan HUT Ke-29

Next Post

ASN Kementerian PUPR Raih Anugerah Pejabat Teladan 2019

Related Posts

No Content Available
Next Post

ASN Kementerian PUPR Raih Anugerah Pejabat Teladan 2019

Recent Posts

  • Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
  • ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award
  • Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026
  • Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
  • Maybank Finance Berjaya dengan Torehan Platinum Award ICCA 2026 Versi Economic Review
  • Sinergi Konsumen dan Pelaku Usaha Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
  • Perluas Pasar, BEI Luncurkan Foreign Index Futures (Kontrak Berjangka Indeks Asing)
  • Kontribusi Signifikan IKM bagi Perekonomian Nasional
  • WIKA Gedung Terbaik Di IGCGA-VI 2021, Piawai Dalam Praktik GCG

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored