Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Indonesia Pimpin Strategi Regional Perikanan Skala Kecil ASEAN

by Yusniar
June 27, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
142 1
0
Indonesia Pimpin Strategi Regional Perikanan Skala Kecil ASEAN

Ketua Delegasi RI dalam pertemuan ASWGFi ke-29 Agung Tri Prasetyo

Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Delegasi Indonesia mengikuti rangkaian pertemuan Kelompok Kerja Perikanan ASEAN (ASEAN/ASWGFi) ke-29, pada 22 – 24 Juni 2021. Pertemuan ASWGFi merupakan satu-satunya forum resmi di ASEAN yang menangani bidang perikanan. Pada pertemuan ini negara-negara anggota ASEAN menyampaikan capaian dan implementasi dari Strategic Plan of Action 2021-2025 yang telah disahkan untuk periode 5 tahun.

Pertemuan ASWGFi kali ini dilaksanakan back to back dengan pertemuan ASEAN Fisheries Consultative Forum (AFCF) yang membahas berbagai isu yang dibahas pada ASWGFi. Untuk 2 tahun terakhir, dalam rangka efisiensi dan efektivititas, pertemuan AFCF ke-3 dan ASWGFi ke-29 juga dilaksanakan serangkaian dengan pertemuan ASEAN Shrimp Alliance (ASA) ke-11.

Delegasi Indonesia dipimpin Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Agung Tri Prasetyo, beranggotakan perwakilan dari seluruh unit kerja eselon I lingkup KKP, dan Kementerian Luar Negeri, secara daring dan luring.

Dalam rangka keketuaan Indonesia di Forum ASWGFI, Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar, mengatakan Indonesia memimpin inisiatif untuk formulasi Strategi Regional untuk mendorong Implementasi FAO Voluntary Guidelines on Small-scale Fisheries (SSF), dan mengajak negara-negara ASEAN untuk mencapai pemahaman bersama dan memberi perhatian pada Small-scale Aquaculture (SSA).

Ketua Delegasi Indonesia mengingatkan bahwa jumlah pelaku perikanan skala kecil di Indonesia dan di negara-negara ASEAN lainnya tercatat 90%, termasuk Small-scale Aquaculture. Ini perlu suatu panduan dalam pengelolaannya.

“Kalau SSF sudah ada, tinggal kita dorong implementasinya. Untuk Small-scale Aquaculture belum tersedia panduan, bahkan kesamaan persepsi dan pengertiannya pun belum ada. Karena itu, Indonesia siap memimpin pembahasan isu ini di kawasan dengan dukungan Sekretariat ASEAN,“ ujar Agung.

Selain isu perikanan skala kecil, Indonesia Ketua dari Ad Hoc Taskforce on ASEAN General Fisheries Policy Feasibility Study (AGFP-FS) juga menyampaikan laporan pelaksanaan pertemuan penentuan posisi yang diambil oleh negara-negara ASEAN terhadap ASEAN General Fisheries Policy (AGFP), pada pertemuan ASWGFi ke-29.

Laporan oleh anggota Delegasi Indonesia, Djoko Arye Prasetyo, disambut baik oleh negara ASEAN lainnya. “Indonesia berhasil meraih dukungan. Indonesia menegaskan bahwa yang diperlukan negara-negara ASEAN adalah mendorong implementasi kebijakan dan mekanisme yang telah ada di ASEAN, daripada membuat suatu Kebijakan Umum Perikanan ASEAN baru yang menggantikan kebijakan-kebijakan yang sudah ada,” jelas Agung.

Sementara itu pada pertemuan ASEAN Shrimp Alliance (ASA) yang dilaksanakan pada 21 Juni 2021, dibahas upaya negara-negara ASEAN dalam mitigasi dampak Covid-19 terhadap komoditas udang yang meliputi aspek produksi dan perdagangan. Indonesia bersama negara-negara ASEAN lainnya memainkan peran yang signifikan sebagai eksportir produk udang ke pasar tradisional seperti AS, Uni Eropa, dan Jepang.

Di Forum ASA, Indonesia mengingatkan pentingnya upaya untuk menjaga produktivitas dan kepatuhan terhadap aspek keamanan pangan (food safety) sebagai sesuatu yang mandatory, agar kepercayaan pasar terhadap produk udang tetap terjaga. Ada dua proyek ASA yang akan dilaksanakan di bawah koordinasi Sekretariat ASA di Thailand yaitu Regional Collaborative for Long-term Genetic Improvement of Growth Robustness and Resistance to Early Mortality Syndrome in White Shrimp for ASA, dan ASEAN Awareness Building on Implementing Traceability.

Dalam pembahasan Sustainable Aquaculture dan Circular Economy terkait pemanfaatan limbah lateks dan limbah sawit dengan pemaparan oleh Mr. Errol Neville Perrera, Ahli Biokimia dan Mikrobiologi dari Revoganix, anggota Delegasi Indonesia, Erna Yuniarsih menyampaikan pengalaman Indonesia dalam pemanfaatan limbah sawit untuk komponen pakan ikan mandiri.

Pemanfaatan limbah sawit yang berupa Palm Karnel Meal (PKM) dari industri sawit ini dapat menjadi alternatif sumber protein pada pakan budidaya ikan patin guna mengurangi penggunaan tepung ikan (fish meal) sehingga biaya produksi budidaya dapat ditekan. Selain itu Indonesia juga sudah mulai melakukan kajian pemanfaatan biji karet sebagai sumber bahan baku protein nabati dalam pakan ikan.

Pengawalan kepentingan nasional di forum perikanan regional ASEAN sejalan dengan program prioritas KKP 2021-2022 yang digaungkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Pertama, peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sumber daya perikanan tangkap dan kesejahteraan nelayan.

Kedua, pengembangan perikanan budidaya didukung riset kelautan dan perikanan. Ketiga, pembangunan kampung-kampung perikanan air tawar, payau, dan laut berbasis kearifan lokal.

Sebagai informasi, Keketuaan Kelompok Kerja Sektor Perikanan ASEAN tahun 2021 adalah Kamboja. Indonesia akan memegang keketuaan forum ini pada tahun 2022. Sebagaimana disepakati oleh tingkat Leaders ASEAN, melalui Sekretariat ASEAN bahwa rangkaian pertemuan Kelompok Kerja Sektor Perikanan ASEAN 2022 akan tetap diselenggarakan secara daring pada bulan Juni 2022.

Previous Post

Vaksinasi COVID-19 Harian Tembus 1,3 Juta Dosis

Next Post

Pecah Rekor, Vaksinasi Sentuh Angka 1,3 Juta per Hari

Related Posts

Uncategorized

Master advanced gambling strategies with this comprehensive guide

April 15, 2026
Uncategorized

Plinko tips: Boost your chances of success in the gambling world

April 15, 2026
Uncategorized

Kasinopelaaminen askel askeleelta opas aloittelijoille

April 15, 2026
Uncategorized

Sprievodca krok za krokom v hazardných hrách Od základov po pokročilé stratégie

April 14, 2026
Uncategorized

Perceptions culturelles des jeux d'argent dans la société contemporaine

April 14, 2026
Uncategorized

The impact of technology on the future of gambling

April 14, 2026
Next Post
Pecah Rekor, Vaksinasi Sentuh Angka 1,3 Juta per Hari

Pecah Rekor, Vaksinasi Sentuh Angka 1,3 Juta per Hari

Recent Posts

  • Master advanced gambling strategies with this comprehensive guide
  • Plinko tips: Boost your chances of success in the gambling world
  • Kasinopelaaminen askel askeleelta opas aloittelijoille
  • Sprievodca krok za krokom v hazardných hrách Od základov po pokročilé stratégie
  • Perceptions culturelles des jeux d'argent dans la société contemporaine
  • Rusun Pekerja Proyek IKN Selesai 2023 Telan Dana Hingga Rp567 Miliar
  • Raih IERMA-IV-2021, ERM IPCC Jadi Unggulan
  • Heboh Ada Kopiko di Pertemuan Luhut dan Elon Musk
  • Gestire le finanze nel gioco d'azzardo strategie vincenti per ogni giocatore

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored