EconomicReview – Dalam ajang tahunan Indonesia Finance Award (FA-IV-2021), PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) sukses meraih Gold Award (Excellent) untuk kategori Reinsurance Company. Penghargaan tersebut telah diserahkan bersamaan dengan penyelenggaraan Online Virtual Zoominar dengan tema “Financial Resilience in Economic Turbulence – Embracing Opportunities in Recovery Era.
Melalui penghargaan IFA-IV-2021 dimasa pemulihan pasca Pandemi Covid-19, diharapkan perusahaan masih terus terpacu meningkatkan prestasi dan peran pentingnya Finance, Value Creation di Perusahaan Swasta, BUMN, BUMD di Indonesia.
Di sisi lain, penghargaan ini sebagai bukti bahwa PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) merupakan salah satu perusahaan terbaik dan terbukti bahwa bisnisnya mampu bertahan ditengah kondisi ekonomi yang masih belum memilki kepastian.

Penilain dewan juri terhadap kinerja Reasuransi Indonesai Utama dilakukan secara obyektif dan fair, terutama untuk kinerja keuangan perusahaan yang didasarkan pada Laporan Keuangan Tahunan per Desember 2020 yang telah diaudit dipublikasikan melalui Annual Report -2020 dari Website Perusahaan.
Indonesia Re mencatatkan kinerja positif untuk hasil investasinya. Secara yoy, hasil investasi Indonesia Re meningkat 4,43% menjadi Rp 334,04 miliar dari sebelumnya Rp 319,88 miliar. Pada akhir 2020, Indonesia Re memiliki total aset Rp 10,49 triliun, naik 7,26% ketimbang posisi akhir tahun sebelumnya. Sementara total liabilitas perusahaan BUMN ini mencapai Rp 7,06 triliun dengan ekuitas Rp 3,43 triliun.
Indonesia Re optimistis mampu merealisasikan target kinerja sepanjang 2021 setelah hingga akhir Juni 2021, perusahaan telah merealisasikan sekitar 60% dari Key Performance Indicator (KPI) yang berisi sejumlah target perusahaan dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) pada 2021.
Pendapatan premi reasuransi umum pelat merah ini per akhir Juni 2021 mencapai Rp 1,81 triliun. Untuk target bisa terpenuhi dengan mendorong perkembangan kinerja dari setiap lini bisnis (Class of Business/CoB), terutama pada CoB yang tahun lalu masih berkontribusi negatif, yakni COB marine cargo, aviation, casualty, personal accident atau PA dan kendaraan bermotor. Sedangkan lini bisnis marine hull, fire dan engineering mengalami peningkatan. Diharapkan pada akhir tahun masing-masing CoB dapat memberikan kontribusi positif.
Selain memastikan pencapaian target RKAP, Indonesia Re juga fokus kepada tiga hal prioritas yaitu, memastikan keselamatan karyawan dan keluarga di tengah pandemic Covid-19, pengembangan SDM, dan penguatan teknologi informasi (IT).
Semua yang dilakukan manajemen Indonesia Re ini tak lepas dari visi dan misi perusahaan. Menjadikan Indonesia Re sebagai perusahaan reasuransi yang menjadi pilihan utama dalam memberikan layanan dukungan reasuransi di Indonesia dengan dengan kualitas pelayanan yang profesional dan berstandar internasional.








