Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

86% Organisasi di Indonesia Telah Adopsi Platform Low-code

by Corry
April 19, 2020
in EKONOMI & BISNIS
130 10
0
86% Organisasi di Indonesia Telah Adopsi Platform Low-code
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Hasil Gabungan Riset OutSystems dan Studi IDC, menunjukan peningkatan adopsi platform Low Code di Asia Pasifik termasuk Indonesia. OutSystems, pemimpin global dalam platform pengembangan aplikasi Low-code, dan perusahaan riset teknologi IDC menerbitkan hasil studi IDC mengenai pengalaman para pengembang dalam transformasi digital di Asia-Pasifik. Studi ini mengungkapkan bahwa 59% organisasi atau perusahaan di Asia-Pasifik telah mengadopsi platform Low-code, dan 13% dari mereka yang disurvei mengatakan ingin mengadopsi sistem ini dalam waktu 18 bulan ke depan.

“Ada kebutuhan bagi perusahaan untuk menemukan cara yang lebih cepat dan lebih sederhana untuk membangun fitur dan aplikasi baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berkembang. OutSystems memahami tantangan yang dihadapi bisnis dan akan terus mendukung mereka dalam upaya transformasi mereka,” terang Wakil Presiden, Asia- Pasifik, OutSystems Mark Weaser.

Dalam rilis yang di terima EconomicReview, diketahui berdasarkan hasil gabungan riset Outsystem dan Studi IDC, saat ini tingkat adopsi penggunaan platform Low-code di Indonesia adalah salah satu yang tertinggi di Asia Pasifik dengan mencapai tingkat adopsi sebesar 86%.

Walau demikian, masih banyak bisnis di Indonesia mengandalkan infrastruktur teknologi lama yang sudah ketinggalan zaman, sehingga masalah kompatibilitas pasti muncul ketika apa yang disediakan oleh platform yang lebih baru, seperti Low-code, harus diintegrasikan dengan perangkat lunak lama.

Integrasi merupakan kunci untuk mewujudkan efisiensi operasional. Mengintegrasikan aplikasi dengan kumpulan data yang ada dapat membantu bisnis mengumpulkan informasi baru untuk meningkatkan proses dan alur kerja.

Adapun beberpa tantangan dalam pengembangan aplikasi yang biasa dihadapi dalam pengembangan aplikasi perangkat lunak hampir sama ditemukan juga di beberapa negara lain di Asia Pasifik, yaitu:
1. Mengintegrasikan berbagai sistem, teknologi dan lingkungan;
2. Kelangkaan SDM; dan
3. Kurangnya keterlibatan pengguna bisnis.
Para Pengembang lokal juga ingin menghabiskan lebih sedikit waktu untuk melacak bug, men-debug, dan melakukan coding.

Dengan begitu Para Pengembang dapat lebih memusatkan fokus mereka dalam membangun proses dan manajemen aplikasi, melakukan analisis kebutuhan perangkat lunak dan menguji fungsi, unit dan integrasi. Karena pada dasarnya, Low-code adalah cara untuk merancang dan mengembangkan aplikasi software dengan cepat, dan kode manual minimal yang memungkinkan pengembang memberikan hasil maksimal yang cepat dan handal.

Merujuk pada, Peraturan Pemerintah tahun 2016 mengenai perlindungan data pribadi membuat banyak organisasi atau perusahaan mengevaluasi alternatif hemat biaya seperti Low-code. Organisasi atau perusahaan di Indonesia mulai memandang IT sebagai keharusan strategis untuk mengatasi masalah teknologi yang ketinggalan zaman, sehingga meningkatkan daya saing mereka terhadap perusahaan digital native seperti Gojek dan Tokopedia, dengan mempertimbangkan faktor -faktor pendorong adopsi transformasi digital seperti penghematan biaya, efisiensi operasional dan keunggulan kompetitif. (Olifia)

Previous Post

Brantas Abipraya Berkomitmen Sokong Pengembangan EBT

Next Post

Samsung QLED 8K TV, Pengalaman Menonton Tak Tertandingi

Related Posts

Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
Uncategorized

Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur

April 23, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award

April 16, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026

April 16, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review

April 16, 2026
Bapas 69 Raih 2 Penghargaan sekaligus pada Perhelatan ICCA 2026 di Perpusnas Jakarta
BERITA TERKINI

Maybank Finance Berjaya dengan Torehan Platinum Award ICCA 2026 Versi Economic Review

April 16, 2026
Bapas 69 Raih 2 Penghargaan sekaligus pada Perhelatan ICCA 2026 di Perpusnas Jakarta
BERITA TERKINI

BPD Bali Raih Platinum Award ICCA 2026, Apresiasi Pencapaian dari Economic Review

April 16, 2026
Next Post
Samsung QLED 8K TV, Pengalaman Menonton Tak Tertandingi

Samsung QLED 8K TV, Pengalaman Menonton Tak Tertandingi

Recent Posts

  • Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
  • ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award
  • Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026
  • Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
  • Maybank Finance Berjaya dengan Torehan Platinum Award ICCA 2026 Versi Economic Review
  • Sinergi Konsumen dan Pelaku Usaha Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
  • Perluas Pasar, BEI Luncurkan Foreign Index Futures (Kontrak Berjangka Indeks Asing)
  • Kontribusi Signifikan IKM bagi Perekonomian Nasional
  • WIKA Gedung Terbaik Di IGCGA-VI 2021, Piawai Dalam Praktik GCG

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored