EconomicReview – Jakarta Propertindo (Jakpro) menyebut Jakarta masih menjadi tuan rumah pelaksanaan Formula E hingga 2024 setelah muncul isu Singapura akan mengambil alih ajang balap mobil listrik itu.
“Perhelatan untuk dua tahun ke depan sudah ada kontraknya, akan kami maksimalkan,” kata Sekretaris Perusahaan Jakpro Syachrial Syarif di Jakarta, Sabtu seperti dikutip dari Antara.
Ia tidak merinci kegiatan yang akan dioptimalkan selama pelaksanaan balap mobil listrik pada sisa musim 2023 dan 2024.
Namun, ia berharap upaya optimal dalam pelaksanaan dua tahun mendatang dapat memberikan dampak kepada masyarakat dan ekonomi daerah.
“Untuk itu diperlukan dukungan seluruh pihak demi kesuksesan penyelenggaraan Formula E di Jakarta,” ucapnya.
Kepastian dari Jakpro itu menanggapi cuitan mantan Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F Gontha yang menuliskan melalui akun media sosial Twitter bahwa Singapura siap mengambil alih perhelatan balap mobil listrik Formula E Jakarta. Menurut dia, hal ini karena ajang balap mobil listrik yang diadakan di Sirkuit Ancol tersebut terus diributkan oleh berbagai pihak.
Adapun total biaya komitmen yang disetorkan kepada Formula E Operation (FEO) selaku operator sekaligus pemegang lisensi Formula E, mencapai 31 juta poundsterling atau sekitar Rp560 miliar, dari total 36 juta poundsterling.
Sisanya sebesar 5 juta poundsterling atau sekitar Rp90 miliar, berdasarkan laporan BPK DKI Jakarta, akan dibayarkan Jakpro selaku penyelenggara Formula E di Jakarta pada tahun ketiga tanpa melalui APBD DKI.
Foto : CNN Indonesia








