EconomicReview-Beragam solusi yang telah hadir, seperti kehadiran sistem energi terbarukan yang mudah dijangkau, pengelolaan limbah, hingga teknologi yang hadir pada kendaraan listrik. Mendorong hadirnya penyelenggaraan Green Future Festival, yang merupakan Inisiatif SUN Energy yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan solusi keberlanjutan.
Saat ini, skenario implementasi Indonesia Bebas Emisi Karbon telah diupayakan melalui rencana aksi pada beragam bidang, seperti penggunaan energi, limbah, lahan dan fiskal yang didukung melalui penetapan regulasi oleh Pemerintah Indonesia.
Perwujudan rencana aksi yang telah dituangkan oleh pemerintah, tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya para regulator atau pelaku bisnis, melainkan upaya sadar yang ditumbuhkan oleh masyarakat secara luas. Inovasi menjadi kunci untuk menjawab tantangan krisis iklim sekaligus mampu menjadi solusi pemenuhan target bebas emisi karbon yang telah ditetapkan bersama.
SUN Energy bersama dengan grup bisnisnya, SUNterra dan SUN Mobility menjadi inisiator penyelenggaraan program bertajuk “Green Future Festival” sebagai rangkaian acara yang inklusif untuk mendukung pemenuhan Indonesia bebas emisi karbon pada tahun 2060 mendatang.

“Inisiasi SUN Group melalui penyelenggaraan Green Future Festival adalah menghadirkan serangkaian program edukasi mengenai urgensi dari pemenuhan target Net Zero Emission kepada seluruh lapisan masyarakat. Melalui kolaborasi yang kami hadirkan, kami harap dapat mendorong publik untuk kembali memahami esensi dari Net Zero Emission yang telah ditetapkan bersama,” ujar Chief Executive Officer SUN Energy Phillip Lee.
Pemahaman tersebut dikemas dalam kegiatan interaktif bernuansa hijau di Hutan Kota GBK, Jakarta, seperti; Mini Solar Farm yang akan memperlihatkan bagaimana sistem PLTS sebagai jenis Energi Terbarukan dapat berfungsi; Sustainability Booth yang menampilkan 11 kolaborator yang memperkenalkan ragam solusi berkelanjutan; VR Experience Area memberikan pengalaman sustainable living melalui teknologi VR, dan masih banyak lagi.
“Gelaran Green Future Festival diperkenalkan sebagai momentum hari jadi SUN Energy beserta dengan grup bisnisnya, SUNterra dan SUN Mobility dalam menyambut era baru pada proses transisi energi yang merupakan pertanda kesiapan SUN Energy untuk terus mencetak pertumbuhan bisnis di masa mendatang,” tambah Philip Lee.
Selain SUN Group, sederet perusahaan turut mendukung Green Future Festival, diantaranya; Sidomuncul, Hyundai, Bank Sinarmas, Sojitz, Soeasy, Trina Solar, Jinko Solar, Wings, Selis Indonesia, dan WIR Group.
Sebagai informasi, Green Future Festival dihadirkan sebagai rangkaian acara yang inklusif, bersama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih hijau dan lestari.
Dalam menyuarakan pesan keberlanjutan ini, Green Future Festival turut mengundang berbagai pengisi acara, mulai dari musisi hingga pembicara. Salah satu sesi musik pada rangkaian GFF ini adalah Green Music on The Ground diantanya dengan menghadirkan:Maliq D’Essentials dan Padi Reborn.
Selain acara musik, Green Future Festival turut menyuarakan isu keberlanjutan dengan beragam pembicara yang akan memaparkan konsep “hijau” dari beragam sektor, diantaranya: Muhammad Yusrizki, Chairman of KADIN Net Zero Hub, Andhini Miranda, Zero Waste Living Practitioner, Aryenda Atma, Founder Pable Indonesia, Zagy Berian, Founder Society of Renewable Energy, Mang Moel, Artist dan lainnya.







