EconomicReview – Dua penghargaan bergensi di bidang Human Capital sukses diraih oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Pertama, Maybank meraih Platinum Award untuk The Best Upskilling & Accelerated Learning Developmen 2023. Penghargaan lainnya, Irvandi Ferizal, Human Capital Director PT Bank Maybank Indonesia Tbk, dinobatkan sebagai The Best Human Capital Director 2023.
Maybank Indonesia terus memperkuat pengelolaan SDM ke tingkat yang lebih advance. Hal ini tak lepas dari upaya Bank melakukan inovasi dan membuat inisiatif baru yang terus-menerus dilakukan oleh para top leader agar perusahaan yang dikelolanya bisa terus survive dan tumbuh melaju di era yang semakin menantang belakangan ini. Bila insiatif dan inovasi berhenti dijalankan, tunggu saja, pasti akan segera kalah di medan persaingan.
Terlebih saat ini, faktor penentu sukses bisnis sudah semakin beragam, sehingga dibutuhkan banyak kompetensi baru dan kemampuan beradaptasi. Penyebabnya adalah adanya penetrasi teknologi, munculnya gelombang angkatan kerja baru, dan perubahan peta kompetisi di pasar.

Prinsip inovasi yang terus-menerus itu juga dijalankan manajemen PT Maybank Indonesia, khususnya di bidang manajemen human resources (HR). Untuk meningkatkan level pengelolaan sumber daya manusia (SDM), Maybank Indonesia telah meluncurkan program ELEVATE atau lebih dikenal dengan Engage, Level-up, Digital Ready.
Tak hanya berhenti disitu, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun malang melintang di bidang Human Capital baik perusahaan nasional maupun multinasional, membuat Irvandi memahami bagaimana membangun sumberdaya manusia (SDM) atau Human Capital yang mampu beradaptasi seiring perkembangan teknologi dan digitalisasi.
Pengembangan SDM di Maybank Indonesia difokuskan pada peningkatan kapabilitasnya yang dilakukan secara bertahap setiap tahun. Caranya dengan mengenalkan materi terkait pengenalan diri terhadap bisnis Bank, memahami kemampuan/skills yang dimiliki (introduction & awareness). Kemudian pengenalan dan pengarahan spesialisasi (deeper understanding specialization), penerapan (application) dan bagaimana kemampuan tersebut memberi dampak kepada bisnis (impact to business), hingga berujung kepada standarisasi profesionalisme si karyawan (professional standardization).
Selain pelaksanaan program yang disesuaikan dengan perkembangan pasar dan kebutuhan bisnis, salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan Maybank Indonesia ini adalah fokus terhadap inovasi dengan melibatkan gamification dan action learning projects. Sehingga kapabilitas karyawan pun dapat direalisasikan bukan hanya berhenti di level teori, melainkan dalam bentuk implementasi secara langsung ke produk-produk bisnis.

Hal lainnya yang menjadi perhatian adalah memastikan karyawan (Maybankers) untuk mampu menghadapi tantangan dan perubahan teknologi serta budaya kerja di masa yang akan datang (future-readiness), dengan outputs (productivity) yang terukur, dan tetap memperhatikan kesejahteraan well-being dari setiap Maybanker.
Pernyataan Irvandi saat diwawancarai salah satu majalah beberapa waktu lalu menegaskan bahwa human capital juga memegang peranan penting dalam membantu para Maybankers dan para leaders mewujudkan pengalaman positif dalam pengembangan skills serta karir pada setiap tahapan employee life-cycle. Kehadiran human capital pada akhirnya adalah untuk mendukung kesuksesan bisnis Maybank Indonesia.








