EconomicReview – Dalam ajang 5th Indonesia Annual Report – Conference & Award (IARA) 2026 yang diselenggarakan oleh Economic Review di Jakarta, Jumat (23/10/2026), PT Bank Muamalat Indonesia Tbk berhasil meraih Platinum Award The Best Indonesia Annual Report 2026.
Penghargaan bergengsi ini diterima oleh Sekretaris Perusahaan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk – Hayunaji. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Founder & CEO Economic Review Irlisa Rachmadiana yang didampingi oleh Tri Junarso, anggota Dewan Juri IARA 2026 yang juga menjabat sebagai CEO Wisesa Consultant IT.
Penghargaan ini layak disematkan kepada Bank Muamalat karena pionir perbankan syariah di Indonesia ini makin memperkuat konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi bisnis dan penguatan tata kelola. Sekaligu memperkuat transformasi bisnis dengan mengembangkan ekosistem digital dan syariah sebagai fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan. Transformasi tersebut mampu meningkatkan daya saing sekaligus menjaga stabilitas bisnis Bank Muamalat di tengah dinamika industri perbankan.
Faktor lainnya yang menempatkan Bank Muamalat memperoleh Platinum Award tak lepas dari pertumbuhan signifikan pada segmen pembiayaan consumer sepanjang semester I-2026 dimana pembiayaan tersebut tumbuh 54,63 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp5,3 triliun.
Pertumbuhan tersebut ditopang strategi penguatan segmen ritel consumer yang diposisikan sebagai salah satu engine of growth bisnis pembiayaan Bank Muamalat. Capaian ini sekaligus memperkuat peran perseroan dalam menyediakan berbagai solusi pembiayaan bagi kebutuhan nasabah.
Sejumlah produk pembiayaan consumer mencatat pertumbuhan positif, di antaranya Solusi Emas Hijrah, pembiayaan haji khusus Prohajj Plus, multiguna, serta KPR iB Hijrah. Peningkatan ini merupakan bagian dari strategi refocusing bisnis dengan memperkuat segmen consumer sebagai salah satu penopang pertumbuhan pembiayaan perseroan.
Model bisnis yang dikembangkan Bank Muamalat bersifat customer centric dengan menyasar target segmen yang inline dengan ekosistem bisnis funding dan pembiayaan produktif. Bank menumbuhkan bisnis consumer melalui pengembangan produk dan perbaikan proses yang menjadi kunci terciptanya competitive advantage.
Meski demikian, di tengah pertumbuhan bisnis yang semakin agresif, Bank Muamalat tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Perseroan berkomitmen menjaga kualitas pembiayaan serta mempertahankan rasio Non Performing Financing (NPF) pada level sehat sesuai ketentuan regulator dan risk appetite perusahaan.
Ke depan, Bank Muamalat akan melanjutkan transformasi bisnis guna mengakselerasi pertumbuhan segmen consumer secara sehat dan berkelanjutan. Penguatan bisnis consumer diharapkan tidak hanya mendorong kinerja perseroan, tetapi juga memperkuat kontribusi Bank Muamalat terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional.







