Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Anak Korban Bencana di Lebak, Harus Gembira Sambut Hari Anak Nasional

by Indah
July 11, 2020
in SOSIAL & BUDAYA
140 5
0
Anak Korban Bencana di Lebak, Harus Gembira Sambut Hari Anak Nasional

Kunjungan Menteri Bintang untuk melihat anak-anak dan kelompok rentan korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten

Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan anak-anak yang menjadi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten harus tetap gembira meski kini berada di pengungsian. Anak-anak bisa melakukan berbagai aktivitas, seperti menggambar, bernyanyi atau aktivitas edukasi untuk mengalihkan rasa bosan pada anak selama di pengungsian. Untuk itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan buku dan alat tulis sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar bagi anak yang berada di hunian sementara (huntara).

Menteri Bintang mengunjungi anak-anak dan kelompok rentan lainnya yang menjadi korban bencana banjir dan longsor di huntara Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2020 yang mengangkat tema ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’.

“Hingga saat ini, para penyintas bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak diketahui masih tinggal di pengungsian yang tersebar di 5 (lima) huntara, sebanyak 235 di antaranya merupakan anak. Untuk itu, saya beserta jajaran dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) hadir di sini untuk menyapa dan melihat kondisi anak-anak di pengungsian, serta memberikan dukungan dan hiburan agar anak-anak Lebak juga dapat merasakan kegembiraan menyambut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2020.

Menteri Bintang ikut merasakan kesulitan yang dialami masyarakat, terutama perempuan dan anak yang ada di pengungsian.

Menteri Bintang mengungkapkan dirinya ikut merasakan kesulitan yang dialami masyarakat, terutama perempuan dan anak yang ada di pengungsian. Berbagai keterbatasan yang ada di huntara mengakibatkan anak di pengungsian tidak memungkinkan untuk menjaga jarak, hal ini membuat kondisi mereka semakin rentan. “Untuk meminimalisasi permasalahan tersebut, Kemen PPPA berkontribusi ikut mengajarkan pola hidup bersih dan sehat, seperti memakai masker dan cuci tangan menggunakan sabun dengan benar,” tambah Menteri Bintang.

Semua pihak harus memberikan perhatian khusus pada kelompok rentan korban bencana banjir dan longsor di lokasi pengungsian, mengingat mereka memiliki kebutuhan spesifik yang tentunya berbeda dengan kebutuhan masyarakat pada umumnya. Pemenuhan kebutuhan spesifik ini harus menjadi perhatian kita bersama, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi non pemerintah (NGO), media massa, serta seluruh masyarakat untuk terus berkolaborasi dan saling mendukung dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Kegiatan Kemen PPPA didukung sekitar 20 dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah daerah, memberikan paket pemenuhan kebutuhan spesifik bagi kelompok rentan kepada 256 orang korban bencana di Kabupaten Lebak yang terdiri dari 235 anak, 19 lansia dan 2 (dua) ibu hamil. Paket pemenuhan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak tersebut, diberikan sesuai dengan kelompok usia. Khusus untuk anak berupa tambahan pemenuhan gizi dan nutrisi yang sangat dibutuhkan dalam proses tumbuh kembangnya, seperti kacang hijau, biskuit, susu dan vitamin, sedangkan untuk perempuan lansia dan ibu hamil berupa pembalut, sabun, masker, suplemen, serta susu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lansia dan ibu hamil tersebut.

Adapun perempuan dan anak serta kelompok rentan lainnya penerima paket kebutuhan ini, merupakan korban bencana banjir dan longsor yang berasal dari 6 (enam) kecamatan di Kabupaten Lebak, yaitu Lebak Gedong, Cipanas, Sajira, Curug Bitung, Maja dan Cimarga. Sebelumnya, sebanyak 900 paket yang berasal dari dana dekonsentrasi telah disalurkan kepada kelompok rentan terdampak Covid-19 yang berada di 8 (delapan) Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.

Salah satu perempuan lansia penerima bantuan dari huntara Desa Banjarsari, Atikah (65) mengungkapkan bantuan pemenuhan spesifik tersebut sangat berarti bagi dirinya yang memiliki banyak kebutuhan spesifik di luar kebutuhan pokok pada umumnya. Atikah pun berharap bisa segera menempati hunian tetap yang selama ini ia nanti-nantikan, mengingat kondisi huntara yang ia huni saat ini memiliki banyak keterbatasan.

Pemberian bantuan kepada korban banjir dan longsor Lebak, Banten

Senada dengan Atikah, salah satu ibu hamil penerima bantuan dari huntara di Desa Banjarsari, Ratna (26) mengaku sangat senang atas pemberian paket kebutuhan spesifik bagi dirinya yang sedang hamil. Ratna berharap kehadiran Menteri Bintang di huntara hari ini, dapat ikut mendorong percepatan penyediaan hunian tetap bagi dirinya dan pengungsi lainnya, serta tersedianya air bersih di huntara yang selama ini menjadi masalah karena sulitnya mendapatkan air bersih.

Menteri Bintang meminta kepada Pemerintah Daerah Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA), serta para aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasi Masyarakat (PATBM), Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dan Forum Anak untuk melakukan langkah-langkah serius dalam menjaga anak dan keluarga khususnya dalam situasi pandemi ini.

Pemberian bantuan kepada anak, lansia dan ibu hamil yang ada di huntara ini diharapkan dapat meringankan beban mereka yang selama ini sudah cukup sulit karena berada di pengungsian, ditambah adanya pandemi  Covid-19 yang melanda Indonesia. Kami harap anak-anak Indonesia, khususnya anak yang ada di huntara Lebak Gedong dapat terlindungi, sehat, ceria dan merajut mimpi-mimpi demi masa depan.

Dalam rangkaian acara tersebut, Kemen PPPA melibatkan Forum Anak, turut memberikan dukungan psikososial bagi anak-anak di huntara melalui berbagai aktivitas hiburan. Menteri Bintang juga memberikan apresiasi dengan menyematkan jaket serta pin kepada para aktivis PATBM dan PUSPAGA yang selama ini telah menjadi perpanjangan tangan Kemen PPPA dalam melakukan upaya perlindungan anak dan memenuhi hak-hak anak di tengah masyarakat. Rangkaian acara diakhiri dengan prosesi penanaman dan penyiraman pohon oleh Menteri Bintang di lingkungan huntara sebagai bentuk dukungan dalam melestarikan lingkungan di Kabupaten Lebak.

Previous Post

GAPMMI Pastikan Video Demo Pengujian Air Mineral Adalah HOAX

Next Post

Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Selama Pandemi, Alihkan dengan Kegiatan Positif

Related Posts

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
Uncategorized

KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review

May 27, 2026
Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
Uncategorized

Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026

May 27, 2026
dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026
BERITA TERKINI

dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026

May 27, 2026
Next Post
Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Selama Pandemi, Alihkan dengan Kegiatan Positif

Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Selama Pandemi, Alihkan dengan Kegiatan Positif

Recent Posts

  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
  • KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
  • Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
  • NielsenIQ: Kehadiran Omnichannel sangat Penting bagi Peritel Indonesia di Masa Depan
  • Dukung Teknologi Nasional, Presiden Prabowo Kunjungi Pameran Inovasi di KSTI 2025
  • SHARP Raih Nusantara CSR Awards 2020
  • Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored