EconomicReview – 5 Juni 2020 lalu menjadi hari yang menggembirakan bagi PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) karena dihari jadinya yang 58, Bank BPD Bali berhasil tumbuh positif dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak atas kinerja tersebut. salah satu apresiasi datang dari Economic Review dengan penghargaan Indonesia Human Capital Award VI-2020 (IHCA-VI-2020).
Penghargaan IHCA-VI-2020 ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan tertinggi di bidang human capital bagi institusi-institusi di Indonesia, baik lembaga pemerintah, badan usaha milik negara maupun perusahaan swasta hingga anak BUMN. Penghargaan ini melibatkan Dewan Juri yang profesional dan berkompeten di bidangnya masing-masing, antara lain Economic Review, Perbanas Institute, NBO Group, Thomas International, Indonesia-Asia Institute, Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) dan Ideku Group.
Acara ini digelar secara daring dalam E-virtual Online Awarding Indonesia Human Capital Award VI-2020 (IHCA-VI-2020) dan dilanjutkan dengan Webinar yang mengangkat tema Humanizing Human Capital With digital Experience & Value Strategi Pengelolaan SDM dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan Menuju Revolusi Industri 5.0. pada Jum’at, 24 Juli 2020. Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan diterima langsung oleh I Nyoman Sudarma sebagai Direktur Utama. Bank BPD Bali berhasil memboyong tiga penghargaan sekaligus yakni The Best in HR Career Development of Human Capital Award 2020, 1st The Best Human Capital for Bank Company (BUKU 2) dan Top 8 the Best Human Capital for Non Public Company.
I Nyoman Sudarma juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dipercayanya Bank BPD Bali untuk kembali menerima penghargaan ini. “Kami sangat berterima kasih atas dipercayakannya penghargaan ini kepada kami. Terima kasih untuk Economic Review beserta semua dewan juri. Penghargaan ini menjadi pelengkap setelah beberapa penghargaan yang telah kami terima sebelumnya, namun hal ini akan terus menjadi motivasi Bank BPD Bali ke depan nya untuk terus tumbuh dan berkembang,” ungkapnya.
Bank BPD Bali memang tidak diragukan lagi kinerja dan sepak terjangnya dalam dunia perbankan. Di tengah pandemi Covid-19, Bank Bali sebagai satu-satunya Bank yang dimiliki masyarakat Bali sudah mampu mewujudkan visi dan misi untuk berperan maksimal dalam meningkat perekonomian daerah.
Selain itu, Bank BPD Bali juga mampu mencapai kinerja yang baik dari sisi total asset, penghimpunan dana pihak ketiga, dan pencapaian laba. Hingga akhir April 2020 Bank BPD Bali berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 264 milyar. Sedangkan dari total dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh Bank BPD Bali mencapai Rp 21.723 milyar atau meningkat 5,14 % dibandingkan April 2019.
Hingga saat ini, Bank BPD Bali terus melakukan pengembangan layanan sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan mudah, aman, dan nyaman. Optimalisasi bisnis proses secara terus menerus dilakukan pembenahan sehingga kualitas layanan meningkat yang menjadikan jaminan nasabah Bank BPD Bali tetap loyal. Untuk berkontribusi lebih maksimal ke depan diperlukan inovasi dan transformasi nyata dalam mengadopsi era new normal dan ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Bank BPD Bali dan diyakini mampu dihadapi dengan SDM handal dan berdaya saing.








