EconomicReview – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRULink Syariah Rupiah Multi Asset Fund. Produk terbaru ini merupakan dana investasi campuran berbasis syariah dengan mata uang rupiah. Ini tersedia pada PRULink Syariah Generasi Baru (PSGB), produk asuransi jiwa unit link unggulan Prudential Indonesia.
Produk terbaru ini menghadirkan berbagai pilihan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi, baik yang berbasis konvensional maupun syariah. Keberadaannya juga untuk mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang memiliki potensi sangat besar.
Nasabah memiliki akses terhadap pilihan investasi yang lebih stabil, yakni aset-aset syariah dalam negeri (sukuk) dan luar negeri (saham) untuk imbal hasil yang lebih optimal dengan berbagai kondisi ekonomi.
Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia memaparkan, pandemi telah membuat 83 persen masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya mengelola keuangan. Mereka juga semakin berhati-hati dalam melakukan pengeluaran untuk mempersiapkan dana bagi masa depan mereka.
Ia menegaskan, mengelola keuangan dengan baik sangat penting untuk memperkuat ketahanan keuangan keluarga, khususnya dalam bersiap menghadapi situasi tidak terduga, sehingga membantu masyarakat mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan mereka.
“PRULink Syariah Rupiah Multi Asset Fund ini merupakan wujud komitmen Prudential untuk menjawab kebutuhan finansial masyarakat Indonesia yang terus berkembang. Ini juga bagian dari strategi kami untuk memanjakan nasabah serta mendukung pertumbuhan ekonomi syariah nasional,” ujarnya dalam keterangan pers resmi di Jakarta baru-baru ini.
Sepanjang 13 tahun mendengarkan dan memahami nasabah, PRUSyariah senantiasa berkomitmen untuk terus melakukan inovasi, mendorong digitalisasi untuk meningkatkan kenyamanan nasabah dalam mengakses produk dan layanan perusahaan, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. “PRULink Syariah Rupiah Multi Asset Fund merupakan salah satu wujud nyata inovasi PRUSyariah sebagai salah satu solusi untuk mendorong masyarakat tertarik berinvestasi di aset syariah, termasuk saham-saham syariah,” kata Nini.
Novi Imelda, Chief Investment Officer Prudential Indonesia mengatakan, PRULink Syariah Rupiah Multi Asset Fund ini akan menempatkan dana nasabah pada Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk, yang aman dan dijamin negara dengan risiko default nol. Selain itu, pada saham-saham luar negeri yang memenuhi prinsip syariah dan cenderung tangguh serta diperkirakan akan terus bertumbuh, seperti teknologi, kesehatan, dan konsumsi.
Penempatan dana pada PRULink Syariah Rupiah Multi Asset Fund dilakukan sesuai dengan prinsip Syariah. Alokasi aset 0-79% pada ekuitas syariah global, 0-79% pada pendapatan tetap syariah, dan 0-20% pada kas, deposito dan/atau instrumen pasar uang termasuk reksadana pasar uang syariah.
Produk ini dikelola secara aktif dan dinamis sehingga dapat dipilih dalam berbagai kondisi ekonomi. “PRULink Syariah Rupiah Multi Asset Fund ini sangat cocok bagi nasabah dengan profil risiko moderat sekaligus memaksimalkan potensi pasar modal syariah,” ujarnya.
Dalam mengelola dana nasabah, Prudential Indonesia bekerja sama dengan Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia), perusahaan Manajer Investasi dengan Total Dana Kelolaan terbesar di Indonesia. Prudential juga menerapkan prinsip kehati-hatian secara optimal dalam memilih instrumen investasi yang memiliki fundamental baik dan pendanaan yang kuat. Prudential Indonesia dan Eastspring Indonesia juga memiliki pengalaman panjang dalam menjaga kepercayaan nasabah, termasuk di tengah berbagai krisis besar, antara lain krisis finansial 2013 dan perang dagang AS-Tiongkok.








