EconomicReview-Anugerah Perempuan Indonesia (API) 2020, menobatkan Chief Executive Officer Steffie Collection (Jawa Tengah) Stephanie Yung menjadi salah satu peraih penghargaan API 2020, yang diserahkan langsung oleh Menteri Bintang Puspayoga selaku Menteri KPPPA (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak).
API 2020 merupakan penghargaan yang dihadirkan berkat kerjasama KPPPA, Economic Review dan PPPI (Perkumpulan Perempuan Pemimpin Indonesia), yang ingin mengapresiasi perempuan pemimpin terbaik di bidangnya, yang di nilai telah turut berdaya di Indonesia dan di manca negara.
Stephanie Yung sebelum menikmati berbagai kesuksesannya saat ini memiliki mimpi untuk dapat membangun usaha dari nol dan menjadi berkat bagi para perempuan. Ia pun masih menyimpan mimpinya sambil memperhatikan Sang Bunda yang hobi belanja bahan kain. Terutama kain yang dijahit lalu dikemas untuk dijual dengan menggunakan sistem arisan.
Pencapaian yang sekarang diraih Stephanie tidak seperti membalik telapak tangan. Kerja keras, perjuangan, semangat komitmen dan profesionalisme selalu menyertai perjalanan karir dan bisnisnya mulai dari badai kecil dari mana mamanya yang waktu itu hobi menjahit sprei dan dengan sistem arisan, tetapi uang tidak kembali dengan kata lain tertipu.

“Belajar dari pengalaman mama yang pernah tertipu dengan sistem arisan kala itu, saya memberanikan diri menjual kain mama saya dengan cara berkeliling bersama sopir. Dari sisa barang tersebut saya belajar untuk menjual barang. saya belikan bahan sprei mulailah kita keliling ke kota-kota,” cerita Stephanie.
Stefani mulai mengembangkan produk sprei seragam gorden, springbed dan lainnya di bawah label Stefani Collection yang beralamatkan di Jalan Raya Sukowati nomor 355 Sragen. Tak tanggung-tanggung tangan dingin Stephanie kini membuat Steffie Colection memiliki area pemasaran hingga Jawa, Bali, Lombok, Makassar, Papua dan dipercaya sebagai salah satu layer OYO Room (manajemen hotel).
Bagi Stephanie tantangan yang terberat terjadi ketika badai besar melanda kehidupan ekonomi dan rumah tangganya. Wanita lulusan sarjana ekonomi ini pernah mengalami harus beraktifitas mulai dari pagi hingga larut malam setiap hari. Yakni mulai dari mengurus anak sampai urusan pekerjaan, semua ia kerjakan sendiri, tidak ada asisten rumah tangga dan tidak ada sales, kendaraan hanya satu dan sempat masuk bengkel. Ia pun harus mengurus sang mama yang kalau itunjuga tengah berada di rumah sakit akhibat serangan jantung.
Tantangan demi tantangan berhasil dilewati Stephanie dengan keyakinan dan kepatuhan tidak ada kata menyerah atau mundur ke belakang. Pemilik Steffie Colection ini membangun prinsip kuat cerdas, spirit emosional dan intelektual. “Saat kita mampu berdiri kuat dan cerdas secara spiritual, maka kita akan dimampukan untuk bersyukur dan melihat segala sesuatu sebagai suatu tujuan yang izinkan oleh Tuhan untuk terjadi, hingga mendatangkan kebaikan dalam kehidupan semua orang. Kedewasaan spiritual dan emosional kunci sukses dalam berbisnis,” papar Stephanie.
Tak hanya itu, ibu dua anak (Caroline Marcella dan Edwar Marcelino) ini sangat yakin semua tantangan dan kegagalan akan bisa diatasi dan dilewati. Karena ia menghadapi semua itu dengan iman, pengharapan dan kasih.
Sementara itu, di era milenial ini ibunda dari Caroline Marcella dan Edwar Marcelino ini menyadari generasi milenial lebih senang mengubah pola konsumsi dari offline ke online karena faktor lebih praktis murah cepat sehingga tidak perlu menyewa ruko dan jasa transportasi akibatnya banyak outlet yang harus ditutup dan menghadapi persaingan
Stephanie sangat yakin potensi pasar untuk produk-produknya ke depan sangat besar dan semakin terbuka lebar apalagi dengan semakin berkembangnya pariwisata di Indonesia. Ia pun menyadari di era milenial ini pasar generasi milenial lebih senang mengubah pola konsumsi dari offline ke online. Karena faktor lebih praktis, murah, cepat sehingga tidak perlu menyewa ruko dan jasa transportasi akibatnya banyak outlet yang harus ditutup dan menghadapi persaingan.

Oleh karenannya demi menjaga kepercayaan pelanggan Stephanie selalu memberikan kualitas terbaik di samping harga yang kompetitif dan produk yang bisa dipesan secara kostum. Dengan memberikan pelayanan yang terbaik dari hulu sampai hilir diyakininya akan menciptakan customer loyal dan relasi yang baik.
“Saya sangat yakin bahwa bisnis adalah sebuah relasi, intinya sebuah bisnis adalah bagaimana membina relasi yang baik dengan siapapun baik relasi dengan tim, mitra kerja, customer dan lingkungan.Hal ini sekaligus akan menciptakan peluang-peluang baru bagi bisnis kita. Karena itu pula kedepannya kami ingin selain mengembangkan kerjasama dengan manajemen hotel dan villa seluruh Indonesia. Saya juga akan mengembangkan Pemasaran dengan sistem distributor” ujar Stefani berbagi kiat.
Kehadiran Steffie Collection sebagai supplier barang kebutuhan seperti bed, linen, uniform dan produk merchandise untuk Hotel Villa hingga kos-kosan tentu sangat diperlukan. Stefanie collection jaga memiliki banyak prestasi diantaranya di tahun 2017 pernah mewakili UMKM Kota Sragen, yang mengharumkan nama Indonesia denga mengikuti event internasional yaitu festival budaya di Moskow Rusia. Produk-produk Steffie juga sudah masuk ke Afrika, kemudian juga terpilih untuk mengikuti event IMF 2018 di Bali dan turut berpartisipasi dalam event Miss Grand Bali 2018.
Menurut perempuan yang menjadikan sang Mama sebagai sahabat sejatinya ini, sumber spirit dalam pekerjaan karir bisnisnya hingga mampu tumbuh pesat dan sukses seperti saat ini adalah berkat filosofi yang terus dijalankannya yakni sharing, charing, living dan empowering. Ia pun ingin, Steffie Collection bisa menjadi seperti mata air yang memberi kehidupan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya dalam berbagai aspek. Tak hanya itu motivasi paling kuat Stefani terus membangun bisnisnya adalah untuk memberdayakan kaum wanita.








