EconomicReview – Cuaca ekstrem belakangan ini sangat berdampak pada petani, salah satunya adalah petani cabai yang mengalami kemunduran panen yang menyebabkan harga cabai di pasaran kian melonjak. Namun sebelum ramadan, ditargetkan harga pangan yang menjadi salah satu kebutuhan ibu rumah tangga ini harganya akan kembali turun.
“Insyaallah mulai turun, dan menjelang Ramadan, Idul Fitri mudah-mudahan sudah bisa kembali, ya kembali di bawah (harga) kayak kemarin sih nggak, mungkin, karena kasihan juga petani kan. Ya paling nggak secara wajar kembali ke harga wajar,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi, dikutip dari detikcom.
Cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi, selain itu juga pada Desember lalu harga cabai sempat jatuh dan membuat petani cabai “trauma” menanam kembali.
Namun berdasarkan perkiraan, akan terjadi panen di 20 Maret ini. Itu diharapkan membuat harga cabai lebih stabil.
Panen cabai memang ada sedikit kemunduran, namun berdasarkan obrolan Agung dengan para asosiasi petani cabai, maka pada tanggal 20 Maret ini panen akan dimulai.








