EconomicReview – Smartphone atau telepon pintar sudah menjadi kebutuhan wajib di zaman modern ini. Fungsinya yang beragam menjadikan barang elektronik yang satu ini makin diminati. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat membedakan smartphone asli atau palsu.
- Perhatikan Harganya
Salah satu pembeda yang bisa dilihat dari awal adalah soal harga. Jika ada penjual yang menawarkan iPhone 12, misalnya, dengan harga yang jauh lebih murah dari harga aslinya, kamu wajib curiga. Semurah-murahnya harga smartphone asli, harganya masih akan terlihat wajar dan tidak mencurigakan.
2. Perhatikan Kualitas Bahannya
Untuk memastikannya, kamu yang awam memang harus menyentuhnya secara langsung. Jika barang yang kamu pegang adalah smartphone palsu, biasanya bahan bakunya akan terkesan gak berkelas dibandingkan smartphone asli, apalagi kalau yang dipalsukan itu smartphone premium macam iPhone 12, Samsung Galaxy S21, atau Xiaomi Mi 11. Orang awam pun akan merasakan perbedaan yang sangat signifikan.
3. Perhatikan Garansinya
Di semua negara, garansi resmi sangat diwajibkan karena menjadi wadah pertanggungjawaban produsen terhadap konsumen, ditulis dalam Thomson Reuters Practical Law. Hal ini berlaku untuk barang dagangan apa pun, termasuk smartphone. Jika ingin terjamin, lebih baik beli smartphone di tempat resmi yang terpercaya.
4. Perhatikan Sistem Operasinya
Tidak ada iPhone yang menggunakan sistem operasi Android. Bagi pengguna smartphone Android, kita masih harus lebih teliti lagi dalam menyelidikinya. Meskipun ada pihak ketiga yang mengaku bisa mengubah iPhone supaya bisa dijalankan pada sistem Android 10, tetap saja sebuah iPhone yang asli tertanam sistem operasi yang asli bernama iOS.
sebagai pembeli, kita harus paham bahwa biasanya smartphone dengan merek terkenal akan selalu menanamkan sistem operasi Android terbaru.
5. Periksa IMEI
IMEI atau international mobile equipment identity merupakan kode khusus yang ada dalam setiap perangkat seluler atau smartphone. Biasanya, kode khusus tersebut terdiri dari beberapa angka di mana nomor itu berisi informasi mengenai smartphone milik kita.
Dengan IMEI, pemerintah sebuah negara bisa melakukan keputusan terkait perizinan, pemblokiran, pencegahan, bahkan pelacakan pada perangkat smartphone.
6. Belilah di Gerai Resmi
Apa pun merek dari smartphone incaranmu, sebaiknya kamu membelinya di gerai atau toko resmi. Setidaknya, ada jaminan keamanan garansi di sana. Memang, biasanya harga jual di gerai resmi sedikit lebih mahal ketimbang di toko-toko lainnya. Namun, keaslian dan kualitas produk menjadi lebih terjamin.








