EconomicReview – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas pada Selasa (11/5) membatalkan perayaan hari raya Idul Fitri untuk menghormati dan mengenang para korban yang tewas dalam serangan udara Israel di Gaza.
Dilansir dari kantor berita resmi Palestina WAFA, Abbas membatasi Idul Fitri pada ritual keagamaan dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang untuk mengenang orang-orang Palestina yang menjadi martir dalam serangan udara Israel, seperti dilaporkan Anadolu.
Lebih dari 20 warga Palestina termasuk 9 anak tewas pada Senin (10/5) dalam pemboman Israel di Gaza. Serangan ini dikatakan Israel sebagai pembalasan setelah Hamas menembakkan lebih dari 100 roket dari Gaza yang menyasar Yerusalem.
Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, setidaknya ada 305 orang terluka ketika pasukan Israel menembakkan peluru berlapis karet, gas air mata, dan granat kejut kearah warga Palestina yang sedang berjaga untuk mencegah kemungkinan penggerebekkan ektremis Yahudi.








