EconomicReview – PT Pelindo III (Persero) baru saja meraih penghargaan pada ajang Indonesia Human Capital Award-VII-2021 berkat penerapan Human Capital (HC) secara maksimal dalam menjalankan perseroan.
Adapun penghargaan yang diraih sebagai 5th The Best Indonesia Human Capital 2021, Category : Non Public Company – SEO’s Non Finance Company serta The Best Indonesia Human Capital Director 2021 untuk Edi Priyanto selaku HR Director Of PT Pelindo III (Persero).
Indonesia Human Capital Award-VII-2021 adalah gagasan Majalah Economic Review yang mengangkat tema “Managing People Collaboration Through HC Data Analytics & Technology Savvy in Complex Era” secara Offline bertempat di Seraton Mustika Hotel Jogja & Rama Shinta Resto Prambanan dan juga digelar secara online – Zoominar.

HR Director Pelindo III (Persero), Edi Priyanto mengatakan, ada sejumlah aspek pada pengelolaan SDM di Pelindo III (Persero) yakni manajemen talenta dan karir, perencanaan tenaga kerja, penyiapan dan strategi rekrutmen pegawai. Lalu penggunaan teknologi informasi, pembelajaran dan pengembangan pegawai.
Pelindo III (Persero) menempatkan SDM atau pegawai perusahaan sebagai aset utama guna mencapai tujuan perusahaan. Kemudian, para pimpinan dan pejabat perusahaan dituntut sebagai teladan setiap anggota organisasi diunit kerja masing-masing.
“Pelindo III (Persero) juga menanamkan budaya perusahaan kepada anggota organisasi serta mengukur kinerja setiap pegawai untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan,” papar Edi dalam sambutannya secara taping yang diterima Economic Review.

IHCA adalah kompetisi terbuka yang dapat diikuti oleh Perusahaan BUMN Tbk, BUMN Non Tbk, Anak Perusahaan BUMN, Swasta Tbk, Swasta Non Tbk, yang telah melalui beberapa seleksi penjurian yang dilakukan secara tatap muka dengan mengisi questioner, melakukan presentasi dan wawancara langsung dengan seluruh juri.
Ketua Dewan Juri IHCA-VII- 2021 DR. Stefanus M.S.Sadana,Drs,Msi. Memaparkan proses penilaian Indonesia Human Capital Award VII (IHCA VII) telah berlangsung sejak Maret 2021 meski pun dalam situasi pandemic, keikutsertaan peserta meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada tahap seleksi administratif melibatkan hampir 500 perusahaan di Indonesia publik & non Publik.








