Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Wilayah Indonesia Banyak Ditemukan Ladang Gas

by teguh budi rahayu
November 11, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
128 8
0
Wilayah Indonesia Banyak Ditemukan Ladang Gas
Share on FacebookShare on Twitter

Economic Review- Luasnya wilayah Indonesia tersimpan banyak ladang gas yang potensial digarap untuk bisa menjadi pendapatan negara. Banyak negara di dunia ramai-ramai mulai berjalan menuju energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan, termasuk Indonesia. Dalam melakukan transisi dari energi fosil menuju energi baru terbarukan (EBT), energi gas menjadi salah satu yang dibutuhkan.

Menurut Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam webinar, Rabu (10/11), dari sisi eksplorasi pihaknya melihat lebih dari 50 persen penemuan sumur eksplorasi dalam satu dekade terakhir diwilayah Indonesia lebih banyak berupa gas.

“Ke depan pengembangan gas juga memang mengambil porsi terbesar, yakni mencapai 70 persen. Dengan cadangan gas yang mumpuni, ini menjadi nilai plus bagi Indonesia di tengah transisi energi dunia. Sementara dari sisi pengembangan 70 persen dari plan of development itu merupakan pengembangan lapangan gas. Jadi artinya sesuai dengan perubahan policy mengenai oil and gas sebagai energi, sebetulnya Indonesia memiliki keberuntungan karena justru the future-nya adalah gas,” papar Dwi Soetjipto.

Dikatakannya, BP outlook 2021 resource to production gas Indonesia dua kali lebih besar dibanding dengan minyak. Jadi sesungguhnya ini posisi kita cukup bagus karena posisi gas.  Melihat proyeksi kebutuhan energi Indonesia ke depan, bauran gas memang diprediksi akan meningkat. Bila di 2020 mengambil porsi 21 persen dari seluruh energi, di 2030 naik menjadi 22 persen, dan di 2050 akan naik menjadi 24 persen.”Energi gas meningkat sebagai agen transisi energi,” ujarnya.

Emisi dari energi gas memang lebih minim dibandingkan dengan energi lainnya, seperti batu bara misalnya. Sementara untuk masuk ke energi baru terbarukan, dibutuhkan energi pendukung yang pasti dan beremisi rendah untuk bisa mendukung energi terbarukan.

Tags: Indonesia banyak ditemukanLadang gas
Previous Post

Perempuan Indonesia Harus Terlibat Bidang Sains dan Teknologi

Next Post

Rute Penerbangan Garuda Dipangkas, Citilink Siap Menggantikan

Related Posts

No Content Available
Next Post
Rute Penerbangan Garuda Dipangkas, Citilink Siap Menggantikan

Rute Penerbangan Garuda Dipangkas, Citilink Siap Menggantikan

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Foto Tokoh Golkar di Jet Bus “Istimewa”, Dedikasi Henry Indraguna Kerja untuk Indonesia
  • China : Pendukung Garis Keras Kemerdekaan Taiwan, Hukuman Mati
  • PJ Gubernur DKI : Cuaca Ekstrem, Sebaiknya Perkantoran Terapkan WFH
  • Menjelang Libur Panjang, KAI Perpanjang Rangkaian & Tambah Perjalanan

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored