Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Belanja Online yang Laris Manis saat PPKM

by Yusniar
July 29, 2021
in BERITA TERKINI, GAYA HIDUP
134 10
0
Belanja Online yang Laris Manis saat PPKM
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia di akhir Juni 2021 mendorong diterapkannya PPKM darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli, dan diperpanjang hingga 2 Agustus 2021.

Satgas COVID-19 mencatat, kenaikan kasus di akhir Juni 2021 mencapai angka 112,22%, melonjak lebih tinggi dari masa yang sama di tahun 2020, yaitu sebesar 93, 11%.

Keadaan yang terasa lebih genting dibanding tahun lalu dengan cepatnya persebaran virus varian Delta, minimnya ketersediaan kamar rumah sakit, dan kelangkaan obat serta stok oksigen, mendorong penduduk Indonesia untuk benar-benar disiplin berdiam di rumah.

Tidak saja masyarakat harus menjaga kesehatan, namun menciptakan suasana senyaman mungkin di rumah karena tidak bisa keluar.

Hal ini terefleksikan dalam peningkatan jumlah transaksi yang terjadi pada merchant ShopBack pada minggu pertama PPKM (5-11 Juli 2021) bila dibandingkan dengan rata-rata belanja pada Mei sebelum lonjakan kasus terjadi.

ShopBack menyoroti transaksi di kategori Kesehatan meningkat 3x lipat, sementara Groceries, Elektronik, dan Entertainment semuanya meningkat 2x lipat di masa PPKM. Berikut jenis produk yang laris manis saat diberlakukannya PPKM.

Kesehatan

Untuk kategori Kesehatan, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan kini semakin tinggi dibanding masa awal pandemi. Mereka tidak saja fokus pada pencegahan dengan menjaga imun, tapi terus mawas diri dengan membeli peralatan bantu medis yang bisa menjadi indikator ketika kondisi tubuh menurun.

Pembelian alat tes medis dan alat bantu medis menunjukkan peningkatan sejak dua minggu sebelum PPKM dimulai. Puncaknya saat masa PPKM berlangsung. Pembelian Oximeter meningkat hingga 350x dari biasanya.

Seminggu menjelang PPKM pembelian hand sanitizer meningkat 13x, madu meningkat 10x, dan jamu meningkat 5x. Di minggu yang sama, suplemen penambah imun meningkat 14x dan minyak kayu putih meningkat 7x lipat. Untuk vitamin C, sudah lebih dulu melonjak tiga minggu sebelum PPKM, dengan peningkatan transaksi sebesar 54x lipat.

Groceries (Belanja Rumah Tangga)

Kategori Groceries meningkat dua minggu sebelum PPKM dengan puncak peningkatan sebesar 2x lipat pada masa PPKM. ShopBack juga mencatat kenaikan transaksi hingga 4x lipat dari toko groceries resmi pada e-commerce sejak tiga minggu sebelum PPKM.

Produk-produk yang penjualannya meningkat pesat sejak dua minggu sebelum hingga pada masa PPKM adalah sabun mandi antiseptik, popok bayi, susu segar dan pasteurisasi, sayur dan buah-buahan, produk pembersih luar rumah. Puncaknya pada masa PPKM adalah produk sanitasi tangan dan beras.

Jenis produk yang meningkat terbagi tiga: untuk kebutuhan sehari-hari yang habis dimakan, produk kebersihan dan sanitasi untuk pencegahan penyebaran virus, serta produk bayi.

Elektronik dan Hiburan

Dengan pemberlakukan PPKM, keinginan konsumen untuk menciptakan suasana rumah senyaman dan seaman mungkin kembali muncul. Tiga minggu menjelang PPKM, penjualan Air Purifier meningkat dan mencapai puncak 8x lipat pada masa PPKM. Tidak hanya itu, peralatan elektronik rumah tangga lainnya juga meningkat sangat pesat, seperti stand mixer yang terjual 198x lebih tinggi, rice cooker yang terjual 62x lebih tinggi, dan setrika yang terjual 55x lebih tinggi.

ShopBack juga mencatat kenaikan penjualan produk entertainment dan home and living dua minggu menjelang PPKM, dan puncaknya, pembelian meningkat hingga 2x lipat pada masa PPKM.

Seminggu sebelum PPKM, penjualan produk elektronik lainnya meningkat 2x lipat, dengan kenaikan produk terlaris Smart Devices terjual 29x lebih tinggi. Pembelian handphone dan tablet pun naik 1,4x lipat. Momen ini juga bertepatan dengan tahun ajaran baru yang dimulai di pertengahan Juli, di mana para pelajar harus kembali belajar online.

Lalu bagaimana cara konsumen mengisi waktu dan menghibur diri semasa PPKM berjalan? ShopBack mencatat produk digital meningkat sebesar 1,26x, menunjukkan kebutuhan data internet yang naik, lalu produk Tools dan Home Improvement meningkat sebesar 3x lipat, dan yang paling menarik, ternyata minat baca konsumen juga meningkat. Tercatat pembelian produk Literatur dan Novel meningkat 19x lipat pada masa PPKM. Namun demikian, produk gaming (video dan board game) yang meningkat 5x lipat pada masa awal pandemi April 2020 tidak muncul secara signifikan dalam masa PPKM.

Keinginan konsumen untuk menciptakan suasana senyaman mungkin di rumah bukan lagi fase adaptasi, tapi lebih sebagai reassurance. Sesuatu yang dilakukan untuk menentramkan hati di tengah situasi yang masih tidak menentu.

“ShopBack memproyeksikan kenaikan transaksi pada beberapa kategori kunci ini masih akan terus terjadi selama beberapa waktu ke depan, mengikuti perkembangan terkini kasus COVID-19 di Indonesia,” pungkas Galuh Chandra Kirana, Country General Manager ShopBack Indonesia.

Previous Post

Restrukturisasi Pertamina Dorong Distribusi Energi Semakin Andal dan Efisien

Next Post

Catat! Imbauan Para Pakar Cegah Penularan Covid-19

Related Posts

Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company
BERITA TERKINI

Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company

August 21, 2026
Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company
BERITA TERKINI

Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company

August 21, 2026
Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik
BERITA TERKINI

Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik

August 21, 2026
Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award
BERITA TERKINI

Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award

August 21, 2026
Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026
BERITA TERKINI

Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026

August 21, 2026
BCA Boyong 4 Penghargaan Sekaligus Juara Umum Human Capital Award 2026
BERITA TERKINI

BCA Boyong 4 Penghargaan Sekaligus Juara Umum Human Capital Award 2026

August 20, 2026
Next Post
Catat! Imbauan Para Pakar Cegah Penularan Covid-19

Catat! Imbauan Para Pakar Cegah Penularan Covid-19

Recent Posts

  • Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company
  • Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company
  • Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik
  • Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award
  • Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026
  • 2022 Perkenalkan Program Baru, Kelas BPJS Dihilangkan
  • S&P: Makroekonomi dan Sistem Keuangan Indonesia Terjaga Stabil
  • Erick Thohir Puji KAI Prioritaskan Layanan Vaksin Bagi Penumpang
  • Pulau Kelapa Masuk 100 Besar ADWI 2022

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored