Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

BRIN: 19 Tahun Terakhir Musim Hujan di Indonesia Lebih Panjang

by Indah
March 31, 2023
in BERITA TERKINI
142 1
0
BRIN: 19 Tahun Terakhir Musim Hujan di Indonesia Lebih Panjang
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan telah terjadi perubahan klimatologis di Indonesia dalam 19 tahun yaitu periode 2001-2019.

Hasil itu merupakan dari pengembangan model dalam aplikasi Sistem Kajian Awal Musim Jangka Madya (Kamajaya) berbasis model atmosfer.

Menurut Peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Erma Yulihastin, adanya perubahan klimatologis ini memicu durasi musim hujan lebih panjang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di selatan.

“Karena di Selatan Indonesia ini lah tempatnya food production itu. Sentra pangan itu ada di sini (selatan) dan penduduk terbanyak juga ada di sini. Jadi kami konsen untuk Wilayah Selatan Indonesia,” ujar Erma dalam Webinar Hari Meteorologi Dunia ke-73 dicuplik dari akun Youtube MKG ITERA, Bandung, Jumat, 31 Maret 2023 sebagaimana dikutip dari Liputan6.com.

Erma menyebutkan dari hasil penelitian soal perubahan klimatologis terlihat di Sumatera Selatan dan Kalimantan serta sebagian wilayah di selatan Pulau Sulawesi terjadi penambahan musim hujan selama 49 hari. 

Sementara, di Lampung dan bagian barat Pulau Jawa durasi musim hujan berlangsung lebih panjang 12 hari. 

Erma mengatakan selama musim hujan akan terjadi peningkatan hujan yang lebih ekstrem, dan selama musim kemarau hujan ekstrem semakin sering terjadi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Namun durasi hari kering mengalami peningkatan selama musim hujan untuk wilayah selatan Indonesia. Hasil penelitian tim di BRIN, menunjukkan perubahan temperatur signifikan di Pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan dalam proyeksi penelitian tahun 2021-2050 terhadap 1991 2020,” kata Erma.

Perubahan iklim ini menyebabkan terjadinya Badai Vorteks dan Siklon Tropis, di selatan Nusa Tenggara Timur.

Erma menambahkan untuk mengantisipasi kebencanaan yang mungkin terjadi dari badai Badai Vorteks dan Siklon Tropis, diperlukan adanya model prediksi cuaca resolusi tinggi secara temporal dan spasial, dengan wilayah dominan yang luas, serta mengedukasi masyarakat secara komprehensif.

Tujuannya guna membangun Weather Ready Nation yang merupakan upaya memaksimalkan peringatan dini terhadap kejadian vortex ini.

Previous Post

Hindari Makanan Tinggi Garam Hingga Lemak Jenuh Saat sahur

Next Post

Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun

Related Posts

Sebagai Penggerak Ekonomi Pesisir, Nelayan Butuh Dukungan Asuransi
KEBIJAKAN

Sebagai Penggerak Ekonomi Pesisir, Nelayan Butuh Dukungan Asuransi

May 5, 2026
SIARAN PERS KONGRES WANITA INDONESIA (KOWANI)
BERITA TERKINI

SIARAN PERS KONGRES WANITA INDONESIA (KOWANI)

May 2, 2026
Qanitha Himazova Designing Without Limits: Ketika Kreativitas dan Perupa Jadi Bahasa Inklusi anak Gen Z
BERITA TERKINI

Qanitha Himazova Designing Without Limits: Ketika Kreativitas dan Perupa Jadi Bahasa Inklusi anak Gen Z

May 2, 2026
Peresmian PEWIBI oleh Menteri Kebudayaan RI – Fadli Zon
BERITA TERKINI

Peresmian PEWIBI oleh Menteri Kebudayaan RI – Fadli Zon

April 30, 2026
Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
Uncategorized

Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur

April 23, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award

April 16, 2026
Next Post
Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun

Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun

Recent Posts

  • Sebagai Penggerak Ekonomi Pesisir, Nelayan Butuh Dukungan Asuransi
  • SIARAN PERS KONGRES WANITA INDONESIA (KOWANI)
  • Qanitha Himazova Designing Without Limits: Ketika Kreativitas dan Perupa Jadi Bahasa Inklusi anak Gen Z
  • Peresmian PEWIBI oleh Menteri Kebudayaan RI – Fadli Zon
  • Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
  • Pemerintah Targetkan Akhir Agustus Capai Herd Immunity Setelah 80 Persen Warga Jakarta Tervaksin
  • Inggris Kembalikan 120 Manuskrip Kuno Bentuk Digital, Trah HB II Protes
  • Brother Luncurkan Printer Laser dengan Toner Original Terhemat Rp. 190 Ribu
  • HC Jadi Kunci Kesuksesan BNI Meraih 3 Penghargaan Human Capital Award 2024

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored