EconomicReview – Sejumlah siswa SMK di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) berangkat ke sekolah menggunakan traktor yang berbahan bakar solar. Ini dilakukan akibat kenaikan BBM.
Alat yang biasa digunakan membajak di sawah ini digunakan para siswa tersebut lantaran Pertalite dinilai lebih mahal ketimbang solar.
Aksi para siswa SMK mengendarai traktor ke sekolah terekam dalam video berdurasi 19 detik. Video tersebut kemudian viral setelah diunggah ke media sosial.
Salah satu siswa dalam video tersebut diketahui bernama Andi Asrul Shandi (16) membenarkan aksinya dalam video tersebut.
Dia mengendarai traktor dari rumahnya di Dusun Tompong Patu, Desa Tompong Patu, Kecamatan Kahu menuju sekolah yang berada di Kecamatan Libureng, Bone.
“Jaraknya sekitar 10 km. Ini terbilang hemat (naik traktor) dibanding naik motor. Apalagi lebih murah solar dibanding pertalite,” katanya dikutip dari detikSulsel, Minggu (25/9/2022).
Foto : Detik








