Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Forum Anak : Cegah Bahaya Rokok Sejak Dini

by Indah
June 21, 2020
in SOSIAL & BUDAYA
128 9
0
Forum Anak : Cegah Bahaya Rokok Sejak Dini

Webinar Bincang Ahli dan Kelas Inspirasi Anak (BAKIAK) ‘Cegah Anak dari Bujukan Rokok’ dalam rangka memperingati Hari Anti Tembakau Sedunia dan menyambut Peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2020

Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Anak seringkali dinilai sebagai target pasar yang sangat menjanjikan bagi industri rokok, mengingat pada usianya, anak masih mencari identitas diri dan rentan terpengaruh teman sebaya atau iklan rokok. Inilah yang menyebabkan produk rokok tetap laku di pasaran. Hal ini menjadi ancaman serius bagi anak sebagai generasi penerus bangsa, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Kami mengajak anak-anak di seluruh Indonesia yang tergabung dalam wadah partisipasi Forum Anak untuk berperan aktif sebagai pelopor dan pelapor (2P), menyuarakan aspirasi terkait isu-isu anak, tidak terkecuali bahaya rokok. Anak-anak berperan penting dalam menyuarakan perlindungan anak dari bahaya rokok baik bagi diri sendiri, keluarga, teman sebaya/kelompok, sekolah, dan masyarakat luas,” tutur Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Lenny N. Rosalin dalam Webinar Bincang Ahli dan Kelas Inspirasi Anak (BAKIAK) ‘Cegah Anak dari Bujukan Rokok’ dalam rangka memperingati Hari Anti Tembakau Sedunia dan menyambut Peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2020.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Lenny N. Rosalin dalam Webinar Bincang Ahli dan Kelas Inspirasi Anak (BAKIAK) ‘Cegah Anak dari Bujukan Rokok’

Ada 5 (lima) sasaran untuk melakukan pencegahan dalam menghadapi bahaya rokok bagi anak, yaitu (1) langsung kepada Anak yang dilakukan melalui Forum Anak Nasional dan telah terbentuk di 34 provinsi, 451 kabupaten/kota, 1.284 kecamatan, dan 2.098 desa/kelurahan, (2) melalui Keluarga yang berperan mengawasi anak untuk tidak merokok, salah satunya melalui 135 Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang telah dibentuk di 120 kabupaten/kota dan 12 provinsi, (3) Satuan Pendidikan melalui 42.705 Sekolah dan Madrasah Ramah Anak (SRA) yang saat ini telah terbentuk di 301 kabupaten/kota dan 34 provinsi, (4) Lingkungan melalui Pusat Kreatifitas Anak, Ruang Bermain Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak (PRA), Rumah Ibadah Ramah Anak, dan (5) Region atau Wilayah, mulai dari desa/kelurahan hingga nasional dengan tujuan mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) pada 2030 yang diperkuat mulai dari desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, maupun provinsi menjadi layak anak, antara lain ditandai dengan indikator adanya kawasan tanpa rokok dan tidak adanya iklan, promosi, dan sponsor rokok. Terkait hal ini, peran pimpinan daerah sangatlah penting dalam mewujudkan lingkungan bebas asap rokok.

Profil Anak Indonesia 2019 menunjukkan sebanyak 28% remaja merokok saat berkumpul dengan teman sebayanya dan jumlah perokok pemula akan bertambah dari tahun ke tahun. Dalam jangka waktu 15 tahun  pada 2001-2016, telah terjadi peningkatan hampir dua kali lipat jumlah perokok pada anak usia 15-19 tahun (Riset Kesehatan Dasar, 2018). Riset yang sama juga menunjukkan ada 2,1% anak berusia 10-14 tahun yang menjadi perokok, meskipun presentasinya kecil, jika dibandingkan dengan jumlah anak Indonesia maka diperoleh angka absolut yang cukup besar.

Koordinator Komunikasi dan Advokasi untuk Pengendalian Tembakau, Iman Mahaputra Zein

Berbagai bentuk iklan, promosi, dan sponsor rokok terbukti telah menjerumuskan anak menjadi perokok. Sejumlah 74,2% anak terbujuk iklan rokok, 46,6% dari sponsor acara olah raga, 39,1% dari merchandise, 39% dari sponsor di acara musik, dan lain-lain (TSC-IAKMI, 2017). “Untuk itu, berbagai upaya harus dilakukan secara sinergi melibatkan seluruh stakeholders untuk mencegah agar anak-anak terlindungi dari bahaya rokok, serta memperluas kawasan tanpa rokok karena hal ini mengancam generasi penerus bangsa ini,” papar Lenny.

Kemen PPPA terus berupaya secara sinergi untuk menyelamatkan anak agar tidak masuk dalam target industri rokok, penerapan kawasan tanpa rokok di sekolah, pelarangan iklan rokok bagi anak, tidak melibatkan anak dalam iklan, promosi dan sponsor rokok, tidak menjual atau memberi rokok pada anak, pentingnya informasi, edukasi, dan komunikasi kepada anak terkait bahaya rokok.

“Peran semua pihak dalam melindungi anak dari bahaya rokok sangatlah penting. Kemen PPPA tidak bisa berjalan sendiri, perlu adanya kerja sama antara  pemerintah, dunia usaha, media massa, dan masyarakat, yaitu orangtua, maupun anak-anak. Mari kita bersinergi agar seluruh anak Indonesia menjadi anak berkualitas, demi mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030 dan Indonesia Emas 2045.,” jelas Lenny.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, drg. Wayan Jaya Putra

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, drg. Wayan Jaya Putra mengungkapkan Kabupaten Klungkung sebagai pusat tenun khas Bali berkomitmen melarang segala bentuk iklan dan promosi rokok di wilayahnya, baik di luar, di dalam gedung, dan di setiap kegiatan adat atau lainnya hingga pelosok desa. Selain itu, kabupaten tersebut juga memiliki klinik yang difungsikan khusus bagi anak agar berhenti merokok. “Kami juga telah melakukan upaya pelibatan anak dan remaja dalam pencegahan bahaya rokok melalui Gerakan Bersama Remaja Anti Rokok (GEBRAK) sebagai bentuk peran serta remaja dalam pengendalian rokok dan Kelompok Siswa Peduli Bahaya Rokok (KSPBR) sebagai upaya menggerakkan partisipasi masyarakat di lingkungan sekolah,” jelas Wayan.

Koordinator Komunikasi dan Advokasi untuk Pengendalian Tembakau, Iman Mahaputra Zein menekankan kepada anak-anak tentang pentingnya bersikap kritis dan kreatif dalam menolak bujuk rayu rokok, dengan langkah amati, kritisi, dan kreasi. “Melalui bermain dan melahirkan karya kreatif, kita bisa memberikan informasi dan edukasi kepada teman-teman di seluruh Indonesia, khususnya terkait dampak buruk konsumsi rokok. Peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor penting karena detik ini, jutaan anak Indonesia sudah menjadi perokok sejak dini. Kalianlah yang akan menyelamatkan teman-teman untuk berhenti merokok,” terang Iman.

Perwakilan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Darmawan B. Setyanto

Sementara itu, Perwakilan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Darmawan B. Setyanto menuturkan jika dalam tumbuh kembang anak terpapar bahaya rokok, hal tersebut dapat mengancam kesehatan anak dan berdampak jangka panjang. “Semakin dini anak menjadi perokok awal, maka akan semakin sulit untuk melepaskan diri dari bahaya rokok tersebut. Untuk itu, anak-anak harus bisa menjadi influencer bagi sesama untuk hidup sehat tanpa rokok. Bergeraklah ke arah positif dengan memperkuat imunisasi diri dari jeratan bahaya rokok,” tutup Darmawan.

Kegiatan ini menghasilkan beberapa rekomendasi yang harus segera ditindaklanjuti untuk menyelamatkan anak dari target industri rokok, di antaranya yaitu mempercepat ditandatanganinya Framework Convention on Tobacco Control (FCTC); menaikkan pajak cukai rokok setiap tahun disertai dengan pelarangan penjualan secara batangan; dan merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 terkait penerapan kawasan tanpa rokok di sekolah, pelarangan iklan rokok bagi anak, tidak melibatkan anak dalam iklan rokok, tidak menjual atau memberi rokok pada anak, pentingnya informasi, edukasi, dan komunikasi kepada anak terkait bahaya rokok.

 

Previous Post

MenkopUKM: Koperasi Jadi Solusi Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha

Next Post

Bertahan Kinerja Tahun 2019 Sequis Life Tetap Positif

Related Posts

Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award

April 16, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026

April 16, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review

April 16, 2026
Bapas 69 Raih 2 Penghargaan sekaligus pada Perhelatan ICCA 2026 di Perpusnas Jakarta
BERITA TERKINI

Maybank Finance Berjaya dengan Torehan Platinum Award ICCA 2026 Versi Economic Review

April 16, 2026
Bapas 69 Raih 2 Penghargaan sekaligus pada Perhelatan ICCA 2026 di Perpusnas Jakarta
BERITA TERKINI

BPD Bali Raih Platinum Award ICCA 2026, Apresiasi Pencapaian dari Economic Review

April 16, 2026
Bapas 69 Raih 2 Penghargaan sekaligus pada Perhelatan ICCA 2026 di Perpusnas Jakarta
BERITA TERKINI

Bapas 69 Raih 2 Penghargaan sekaligus pada Perhelatan ICCA 2026 di Perpusnas Jakarta

April 16, 2026
Next Post
Bertahan Kinerja Tahun 2019 Sequis Life Tetap Positif

Bertahan Kinerja Tahun 2019 Sequis Life Tetap Positif

Recent Posts

  • ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award
  • Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026
  • Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
  • Maybank Finance Berjaya dengan Torehan Platinum Award ICCA 2026 Versi Economic Review
  • BPD Bali Raih Platinum Award ICCA 2026, Apresiasi Pencapaian dari Economic Review
  • Kopitagram Tomang Hadir Dengan Nuansa Minimalis & Instagramable
  • Ini 10 Stasiun KA dengan Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh Terpadat di 2024
  • Sharp Indonesia Berikan Hadiah 3 Unit Mobil ke Pemenang Sumo Hoki
  • Ada Potensi Cuan Besar di Minyak Atsiri, Kemenperin Optimalkan Hilirisasi

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored