Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Ini Rencana Skema Penyelamatan Garuda

by teguh budi rahayu
November 10, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
131 7
0
Ini Rencana Skema Penyelamatan Garuda
Share on FacebookShare on Twitter

Ecnomic Review- Pemerintah terus berupaya untuk bisa menyelematkan maskapai BUMN PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Mulai dari melepas saham pemerimtah hingga melakukan swastanisasi. Hal ini dilakukan karena Garuda butuh pendanaan tambahan. Upaya rencana skema tersebut terungkap saat rapat dengar pendapat antara DPR dengan Kementerian BUMN.

“Kami mohon dukungan pendapat, bila ada pemegang saham baru, apakah kami diperbolehkan untuk melakukan dilusi kepemilikan pemerintah. Saat ini pemerintah merupakan pemegang saham mayoritas Garuda dengan persentase 60,54%,” kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dalam rapat dengar pendapat, Selasa (9/11).

Pemerintah, lanjutnya, meminta dukungan anggota DPR Komisi VI yang bermitra dengan Kementerian BUMN, agar pemerintah bisa melepas status pemegang saham mayoritas Garuda jika diperlukan ke depannya. Saham Garuda juga dimiliki pengusaha Chairul Tanjung melalui PT Trans Airways sebesar 28,27%. Sementara sisanya, 11,19% dimiliki pemegang saham publik. “Bahkan mungkin pemerintah menjadi tidak mayoritas lagi, jadi kami mohon dukungan dari bapak, ibu, sekalian,” kata Tiko sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo di hadapan anggota DPR Komisi VI.

Tiko menjelaskan, dalam rangka restrukturisasi yang masif, Garuda diperkirakan membutuhkan pendanaan dari pemerintah hingga US$ 527 juta atau sekitar Rp 7,5 triliun. Dana tersebut menggunakan investasi pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN).Dana PEN tersebut terdiri dari dua sumber. Pertama, pendanaan interim US$ 90 juta  atau Rp 1,3 triliun dalam bentuk pinjaman senior terjamin (senior secured loan) kepada Kementerian Keuangan. Jaminannya, 120% dari nilai pinjaman. Saat ini, Garuda masih memproses pendanaan ini.

Sumber pendanaan kedua yaitu tambahan hingga US$ 437 juta atau  Rp 6,5 triliun sebagai kebutuhan dana setelah proses restrukturisasi diselesaikan. Selain itu, bila pendanaan yang tersedia untuk Garuda masih belum cukup, maka Garuda akan melakukan proses penggalangan dana dari pihak ketiga. “Ini yang memungkinkan terjadinya dilusi atas kepemilikan pemerintah,” kata Mantan Dirut Bank Mandiri tersebut.

Tiko menambahkan, nilai pendanaan di atas masih dapat berubah. Hal tersebut bergantung kepada negosiasi yang dilakukan dengan para kreditur. Pasalnya, utang Garuda menggunung sehingga ekuitas maskapai nasional itu negatif US$ 2,8 miliar atau sekitar Rp 40 triliun per september 2021. “Neraca Garuda negatif ekuitas US$ 2,8 miliar, ini rekor. Dulu rekornya dipegang Asuransi Jiwasraya, sekarang disalip Garuda,” kata Tiko.

Ekuitas negatif disebabkan aset yang lebih kecil dari liabilitas. berdasarkan data Kementerian BUMN, aset Garuda US$ 6,92 miliar atau sekitar Rp 99 triliun. Sementara itu, liabilitas Garuda mencapai US$ 9,75 miliar atau sekitar Rp 139,4 triliun. Liabilitas Garuda mayoritas berasal dari utang kepada lessor, nilainya mencapai US$ 6,35 miliar. Sisanya ada utang kepada bank sekitar US$ 967 juta. Utang dalam bentuk obligasi wajib konversi, sukuk, dan KIK EBA totalnya US$ 630 juta. Kondisi keuangan tersebut, secara teknikal sudah dianggap bangkrut.

“Sementara dalam kondisi seperti ini, kalau istilah perbankan sudah technically bankrupt (bangkrut secara teknikal), tapi legally (secara legal) belum (bangkrut),” kata Tiko yang mantan Direktur Utama Bank Mandiri.Presiden Direktur PT Indonesia Infrastructure Finance tersebut.

Tags: garudaSkema penyelamatan
Previous Post

Next Post

Sharp Indonesia Ajak Masyarakat Tetap Jalankan Prokes Melalui #LetsBeAHero

Related Posts

Garuda Buat Permohonan Perpanjangan PKPU Agar Lebih Optimal
BERITA TERKINI

Garuda Buat Permohonan Perpanjangan PKPU Agar Lebih Optimal

May 11, 2022
Next Post
Sharp Indonesia Ajak Masyarakat Tetap Jalankan Prokes Melalui #LetsBeAHero

Sharp Indonesia Ajak Masyarakat Tetap Jalankan Prokes Melalui #LetsBeAHero

Recent Posts

  • Master advanced gambling strategies with this comprehensive guide
  • Plinko tips: Boost your chances of success in the gambling world
  • Kasinopelaaminen askel askeleelta opas aloittelijoille
  • Sprievodca krok za krokom v hazardných hrách Od základov po pokročilé stratégie
  • Perceptions culturelles des jeux d'argent dans la société contemporaine
  • Rusun Pekerja Proyek IKN Selesai 2023 Telan Dana Hingga Rp567 Miliar
  • Raih IERMA-IV-2021, ERM IPCC Jadi Unggulan
  • Heboh Ada Kopiko di Pertemuan Luhut dan Elon Musk
  • Gestire le finanze nel gioco d'azzardo strategie vincenti per ogni giocatore

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored