EconomicReview – Bank MAS beraspirasi untuk menjadi solusi utama pengelolaan keuangan dan pembayaran yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pengguna, sehingga pengguna mendapat pengalaman perencanaan finansial yang baik dan unggul. Bank MAS berfokus kepada pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah, sektor komersil, memenuhi kebutuhan perbankan pribadi bagi para pemilik usaha, karyawannya, hingga keluarga.
Bank MAS menghadirkan berbagai produk & fasilitas keuangan mulai dari tabungan, deposito, pinjaman kepemilikan, serta jaringan ATM Bank MAS, ALTO, dan ATM Prima yang tersebar di seluruh Indonesia. Serta menyediakan produk Internet Banking dan Mobile Banking, dan produk jasa keuangan lainnya. Bank MAS sebagai anggota Wings Group, bekerja sama dengan ekosistem Wings Group untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.
Berkat konsistensi tersebut, Bank MAS baru-baru ini diapresiasi oleh Economic Review dalam ajang Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award – VII – 2025 (IITA-VII-2025) bertempat di Ballroom Swissbelinn Hotel, Cawang, Jakarta Selatan, Jumat (15/8/2025).
Dalam ajang tersebut, Bank MAS berhasil meraih The Best Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award – VII – 2025 (IITA-VII-2025) – Gold Award (B) 4 Star.
Bank MAS memiliki misi memberikan kepuasan bagi nasabah dan manfaat bagi masyarakat melalui layanan perbankan yang handal dengan perhatian khusus pada sektor UMKM.
Bank MAS dalam menghadapi dinamika industri keuangan yang terus berkembang, senantiasa berinovasi termasuk melalui pengembangan aplikasi mobile banking, dengan meluncurkan aplikasi ”BEBAS” yang merupakan mobile banking versi kedua.
Di samping itu, Bank MAS juga terus memperkuat penyaluran kredit melalui kanal digital guna mendukung pertumbuhan sektor UMKM.
Transformasi digital kian memberikan dampak positif yang terlihat dari pertumbuhan jumlah nasabah sebesar 30,13 persen, dari 86.979 nasabah pada 2023 menjadi 113.183 nasabah di 2024 dengan memanfaatkan pembukaan rekening secara online.
Selain itu, jumlah transaksi melalui kanal digital banking juga melonjak naik sebesar 49,46 persen dari 8,24 juta transaksi pada tahun sebelumnya, menjadi 12,32 juta transaksi di tahun 2024.
Bank MAS bertumbuh secara hybrid dengan bertransformasi ke arah digital dan juga tetap melakukan perluasan usaha dengan membuka jaringan kantor baru di sentra-sentra bisnis di Indonesia.








