Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

KPPPA : Hari AIDS Sedunia, Jauhi Virusnya Bukan Orangnya

by Indah
December 4, 2020
in BERITA TERKINI
134 2
0
KPPPA : Hari AIDS Sedunia, Jauhi Virusnya Bukan Orangnya

Hari AIDS sedunia, jauhi penyakitnya bukan orangnya

Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Memperingati Hari AIDS Sedunia, pada 1 Desember 2020 lalu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) turut menggelar acara webinar dengan tema “Akhiri Pandemi HIV/AIDS : Resiliensi dan Dampak.” Plt. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, Nahar menegaskan pentingnya peran masyarakat dan komunitas dalam memberikan dukungan dan menghapus stigma dan diskriminasi pada para penyintas, khususnya anak dengan HIV/AIDS demi meningkatkan resiliensi diri mereka sehingga dapat bangkit dan kuat menghadapi kondisi yang dialaminya.

Nahar menjelaskan terkait persoalan HIV/AIDS, ada 4 (empat) hal yang harus diperhatikan, yaitu pencegahan, pengawasan, masih banyak masyarakat yang ragu memeriksakan diri, dan masih perlu dilakukan upaya edukasi kepada masyarakat terkait virus HIV. Di samping itu, menghilangkan stigma negatif masyarakat terkait orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan anak dengan HIV/AIDS (ADHA) masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama.

Plt. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, Nahar

“Hal tersebut merupakan tugas kita bersama, pentingnya mengedukasi masyarakat terkait informasi yang benar tentang HIV/AIDS. Ibarat rantai yang tidak pernah putus, saya harap masyarakat dapat terus melakukan sosialisasi dalam menyampaikan pengetahuan yang benar mengenai HIV/AIDS kepada sekitarnya sehingga stigma dan diskriminasi kepada ODHA dan ADHA dapat berkurang,” jelas Nahar.

Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menangani persoalan HIV/AIDS, termasuk penyediaan ARV secara gratis. Kemen PPPA sendiri telah berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait agar memperhatikan hak-hak ADHA, seperti berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah mengenai penanganan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak ADHA, termasuk hak untuk bersekolah.

Kemen PPPA juga sangat mendukung aturan yang diterapkan Kementerian Kesehatan terkait pemeriksaan wajib bagi ibu hamil sehingga penularan virus HIV dari ibu ke anak dapat dicegah. Selain itu, melakukan intervensi pencegahan melalui advokasi kepada anak, guru, orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), dan lainnya termasuk memberikan informasi akurat tentang kesehatan, faktor risiko, hingga apa yang harus dilakukan jika ada ODHA dan ADHA di lingkungan mereka.

Pegiat Sosial Yayasan Kusuma Buana, Wisnu Prasadja

Pada 2030, Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan 3 Zero : Zero New HIV Infections, Zero Discrimination, and Zero AIDS-Related Deaths yang berarti tidak ada lagi infeksi baru HIV, tidak ada lagi diskriminasi terhadap ODHA, tidak ada lagi kematian karena AIDS. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah tentu tidak dapat bekerja sendiri, diperlukan sinergi bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Pada acara ini, Pegiat Sosial Yayasan Kusuma Buana, Wisnu Prasadja menuturkan pentingnya ketahanan keluarga dalam menanggulangi HIV/AIDS. Untuk membentuk ketahanan keluarga, orangtua maupun anggota keluarga lainnya harus memiliki pemahaman pengetahuan serta wawasan yang utuh tentang HIV itu sendiri. Mengingat pentingnya edukasi sejak dini pada anak dalam mencegah dan menangani HIV/AIDS, seperti menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta anak dapat berperilaku tepat ketika menghadapi orang atau anak dengan HIV/AIDS.

Di samping itu, Konsultan Program Linkages Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID), dr Hendra Widjaja mengungkapkan pandemi Covid -19 yang melanda Indonesia, tentu tidak menghentikan proses layanan perawatan dukungan dan pengobatan bagi ODHA dan ADHA. “Semua tetap dilaksanakan berdasarkan pedoman yang ada dengan mengacu standard precautions (kewaspadaan standar). Kementerian Kesehatan juga berupaya memberikan persediaan obat ARV untuk masa 2-3 bulan bagi ODHA dengan kondisi stabil yang diprioritaskan pada wilayah episentrum Covid-19 seperti Jakarta. Adapun inovasi layanan yang dihadirkan di Jakarta untuk memudahkan ODHA mendapatkan layanan kesehatan selama pandemi yaitu JAK – Transporter, JAK – Antar, dan JAK – Support,” terang Hendra.

Previous Post

Menjelang Hari Ibu, Apresiasi dan Meneladani Perjuangan Kaum Perempuan

Next Post

Kolaborasi Jenius Pay Hadir di Lebih dari 29 Merchan

Related Posts

Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
Uncategorized

Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur

April 23, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award

April 16, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026

April 16, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review

April 16, 2026
Bapas 69 Raih 2 Penghargaan sekaligus pada Perhelatan ICCA 2026 di Perpusnas Jakarta
BERITA TERKINI

Maybank Finance Berjaya dengan Torehan Platinum Award ICCA 2026 Versi Economic Review

April 16, 2026
Bapas 69 Raih 2 Penghargaan sekaligus pada Perhelatan ICCA 2026 di Perpusnas Jakarta
BERITA TERKINI

BPD Bali Raih Platinum Award ICCA 2026, Apresiasi Pencapaian dari Economic Review

April 16, 2026
Next Post
Kolaborasi Jenius Pay Hadir di Lebih dari 29 Merchan

Kolaborasi Jenius Pay Hadir di Lebih dari 29 Merchan

Recent Posts

  • Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
  • ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award
  • Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026
  • Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
  • Maybank Finance Berjaya dengan Torehan Platinum Award ICCA 2026 Versi Economic Review
  • Sinergi Konsumen dan Pelaku Usaha Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
  • Perluas Pasar, BEI Luncurkan Foreign Index Futures (Kontrak Berjangka Indeks Asing)
  • Kontribusi Signifikan IKM bagi Perekonomian Nasional
  • WIKA Gedung Terbaik Di IGCGA-VI 2021, Piawai Dalam Praktik GCG

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored