EconomicReview – PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Ini merupakan RUPST pertama setelah TLDN tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 April 2022.
Untuk realisasi kinerja pada kuartal I Tahun 2022 tercatat laba bersih sebesar Rp295,6 miliar naik 488,2% year on year (yoy). Sedangkan pendapatan TLDN pada kuartal I Tahun 2022 sebesar Rp836,4 miliar naik 43,9% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2021.
Perseroan mencatat realisasi earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) naik sebesar 116,7% yoy atau setara dengan Rp457,6 miliar pada kuartal I/2022 dibandingkan sebesar Rp211,1 miliar pada kuartal I/2021.
Wishnu Wardhana, Direktur Utama PT Teladan Prima Agro Tbk mengatakan, peningkatan pendapatan sepanjang Januari-Maret 2022 dipengaruhi oleh meningkatnya harga jual rata-rata crude palm oil (CPO) sebesar 52,1%. “Pada kuartal I/2022, kita masih menikmati fenomena komoditas ‘super cycle’ yang mendorong naiknya harga CPO,” ujar Wishnu Wardhana saat konferensi pers terkait RUPST, Jumat (27/5/2022).
Sedangkan realisasi kinerja operasional Perseroan berupa produksi tandan buah segar (TBS) pada kuartal I/2022 mencapai 249.152 ton lebih rendah 17,9% yoy, produksi CPO sebanyak 56.837 ton lebih rendah 16,2% yoy, dan produksi inti sawit (Palm Kernel) sebesar 9.125 ton lebih rendah 13,9% yoy.
Wishnu menjelaskan, kondisi tersebut tak lepas dari faktor iklim yakni curah hujan tinggi yang berlangsung selama Januari-Maret 2022. Data TLDN menunjukkan rata-rata curah hujan di seluruh perkebunan TLDN sepanjang kuartal I/2022 mencapai 301 milimeter (mm), tertinggi dalam sejarah lima tahun terakhir, sedangkan pada periode kuartal I/2021 tercatat sebesar 248 mm.
Wishnu menjelaskan, TLDN akan terus meningkatan kinerja perusahaan. Pertama, meningkatkan kapasitas pabrik kelapa sawit menjadi 335 ton TBS/jam, dari kapasitas sebelumnya 310 ton TBS/jam. Kedua, perseroan sedang dalam proses pengembangan dan pembangunan pabrik biogas plant sebagai bagian dari efisiensi energi serta proses berkelanjutan. Selain itu, perseroan melakukan investasi pabrik palm kernel oil (PKO) yang akan menambah value added revenue.
Di sisi lain, TLDN juga akan terus melakukan peningkatan produktivitas dan efisiensi melalui penggunaan teknologi remote sensing, data analytical produksi, dan biaya yang teritegrasi secara komprehensif. Untuk proses berkelanjutan, TLDN mengembangkan TLDN Green Metrics (TGM) dashboard yang terdiri 40 data sets, dan mencakup lebih dari 1,5 juta sustainability data points yang terus berkembang. Dengan TGM, Perseroan dapat me-monitoring, mencegah, dan melakukan continuous improvement yang pada akhirnya bisa menyeimbangkan nilai keberlanjutan dan nilai ekonomi.
Sebagai informasi, sejak tahun 2004 hingga saat ini, TLDN telah mengelola 13 perkebunan kelapa sawit secara kolektif di Provinsi Kalimantan Timur dengan total luas 60.500 hektare (Ha) area tertanam dan mengoperasikan 6 pabrik kelapa sawit.
Hasil RUPST lainnya dimana para pemegang saham telah menyetujui Laporan Tahunan untuk Tahun Buku 2021 dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasi (audited). Untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2021 serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan selama Tahun Buku 2021. Sepanjang laporan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan Perseroan tahun 2021.
Kemudian RUPST menyetujui adanya pembagian dividen kepada pemegang saham sebesar Rp79,8 miliar dari hasil laba bersih Perseroan tahun 2021. RUPST juga menyetujui penetapan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2022.
RUPST menyetujui pengunduran diri Bapak Mirza Adityaswara sebagai Komisaris Independen Perseroan dan mengangkat Bapak Iwa Kartiwa Hudaya sebagai Komisaris Independen Perseroan yang baru. RUPST menyetujui remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun 2022.
RUPST menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan untuk masa jabatan berikutnya sampai dengan tahun 2024. Susunannya sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Indracahya Basuki
Komisaris : Widiyanti Putri
Komisaris Independen : Iwa Kartiwa Hudaya
Direksi
Direktur Utama : Wishnu Wardhana
Direktur Perkebunan & Agronomi : Noor Falich
Direktur Logistik & Teknik : Imam Syaifullah
Direktur Keberlanjutan : Yayan H. Ginanjar
Direktur Keuangan, Akuntansi, & Pajak : Mahirudin








