Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Pemerintah Diminta Tinjau Kembali Implementasi Subsidi FAME

by Yusniar
July 14, 2022
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
139 11
0
Pemerintah Diminta Tinjau Kembali Implementasi Subsidi FAME
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Saat ini pemerintah tengah menuntaskan persiapan kebijakan mandatori biodiesel yang akan ditingkatkan menjadi B35/B40 dari sebelumnya B30. Program biodiesel yang dilakukan pemerintah pada 2020 hingga 2021, telah memakai anggaran hingga mencapai Rp 28 triliun dan Rp 51,9 triliun.

Agar pelaksanaan kebijakan ini berjalan dengan lancar, maka pemerintah sudah seharusnya tidak memberikan subsidi biodiesel kepada perusahaan penyedia fatty acid methyl ester (FAME) asal Indonesia yang berkantor di luar negeri, termasuk perusahaan besar yang menguasai pasar tersebut.

“Ini penting agar program subsidi biodiesel tidak dinikmati hanya segelintir perusahaan besar,” ujar anggota Komisi VII DPR Mulyanto dalam keterangan resminya belum lama ini.

Mulyanto menilai bahwa anggaran yang sudah terpakai tersebut hanya dinikmati segelintir perusahaan besar seperti Wilmar Group, Musim Mas Group, Apical Group, Duta Palma Group, Permata Hijau Group, dan Sinar Mas Group. Dengan adanya program subsidi biodiesel itu, pendapatan perusahaan-perusahaan sawit tersebut per tahun melebihi pengeluaran pembayaran pungutan sawit.

Seharusnya, kata anggota legislatif, pemerintah mengembangkan perusahaan sawit secara merata, sehingga akan terbentuk pasar sawit yang sehat dan sempurna. “Tidak bersifat oligopolistik seperti pasar sawit sekarang ini, di mana segelintir pengusaha dapat mendiktekan volume dan harga produk turunan sawit di pasar,” kata Mulyanto.

Melihat kondisi seperti itu, Mulyanto menyarankan untuk membentuk semacam atau badan usaha milik daerah (BUMD) atau badan usaha milik negara (BUMN) yang secara khusus memproduksi FAME. Perusahaan tersebut bisa bekerjasama dengan PT Pertamina (Persero) Tbk. Jika ini dilakukan maka subsidi yang telah dikeluarkan negara melalui program biodiesel dapat lebih tepat sasaran dan menghemat anggaran.

“Tak hanya program biodiesel ini, seharusnya pemerintah juga memprioritaskan tandan buah segar dari petani sawit rakyat. Tujuannya agar harga sawit di tingkat petani ikut terdongkrak,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah berencana mendongkrak penyerapan minyak sawit dalam negeri melalui penerapan konsumsi sawit untuk bahan bakar.

Langkah ini diharapkan dapat menaikan harga crude palm oil (CPO) pada semester II tahun 2022 yang dinilai ikut mempengaruhi harga TBS sawit di tingkat petani yang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Luhut meminta Kementerian ESDM, BPDPKS, dan Pertamina untuk mengkaji rencana tersebut. “Seluruh kementerian dan lembaga segera menindaklanjuti rencana ini. Tujuannya agar harga minyak goreng dapat terkendali dan menguntungkan bagi masyarakat, petani, maupun para pengusaha,” pungkasnya.

Previous Post

Langkah BNI Modal Ventura Dapat Merintis Pemulihan Ekonomi

Next Post

SKDU Triwulan II 2022: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat dan Tetap Kuat

Related Posts

Terbit Keputusan Menteri Hukum, Kowani Perkuat Pemberdayaan Perempuan
KEBIJAKAN

Terbit Keputusan Menteri Hukum, Kowani Perkuat Pemberdayaan Perempuan

October 30, 2026
Triwulan III 2026, Bank Ganesha Perkuat Penyaluran Kredit dan Fundamental Bisnis
FINANSIAL

Triwulan III 2026, Bank Ganesha Perkuat Penyaluran Kredit dan Fundamental Bisnis

October 30, 2026
Kolaborasi Apik PEWIBI dan RRI Surakarta dalam Ketoprak Humor Ande-Ande Lumut
SOSIAL & BUDAYA

Kolaborasi Apik PEWIBI dan RRI Surakarta dalam Ketoprak Humor Ande-Ande Lumut

October 28, 2026
Gold Award IARA 2026 Sukses Diraih CIMB Niaga Finance
BERITA TERKINI

Gold Award IARA 2026 Sukses Diraih CIMB Niaga Finance

October 25, 2026
Komitmen Jaga Kepercayaan Pelanggan, MTF Dianugerahi Gold Award IARA 2026
BERITA TERKINI

Komitmen Jaga Kepercayaan Pelanggan, MTF Dianugerahi Gold Award IARA 2026

October 25, 2026
Maybank Finance Boyong Penghargaan IARA 2026 dengan Predikat Gold Award
BERITA TERKINI

Maybank Finance Boyong Penghargaan IARA 2026 dengan Predikat Gold Award

October 25, 2026
Next Post
SKDU Triwulan II 2022: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat dan Tetap Kuat

SKDU Triwulan II 2022: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat dan Tetap Kuat

Recent Posts

  • Terbit Keputusan Menteri Hukum, Kowani Perkuat Pemberdayaan Perempuan
  • Triwulan III 2026, Bank Ganesha Perkuat Penyaluran Kredit dan Fundamental Bisnis
  • Kolaborasi Apik PEWIBI dan RRI Surakarta dalam Ketoprak Humor Ande-Ande Lumut
  • Gold Award IARA 2026 Sukses Diraih CIMB Niaga Finance
  • Komitmen Jaga Kepercayaan Pelanggan, MTF Dianugerahi Gold Award IARA 2026
  • BNI Perkuat Dukungan ke UMKM Lewat Kredit Produktif dan Inovasi Digital
  • Debut, Bagas-Fikri Juarai All England 2022
  • YLKI: Produsen Tapi Wajib Laporkan ke Konsumen
  • Digital Asset Academy Luncurkan Blockchain 5.0 Relictum.io Pertama di Indonesia

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored