Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Pemerintah Ingin Indonesia Adptif Dalam Kebijakan Energi di Situasi Global

by Corry
July 4, 2022
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
138 3
0
Pemerintah Ingin Indonesia Adptif Dalam Kebijakan Energi di Situasi Global
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM merumuskan kebijakan adaptif untuk menjawab tantangan situasi global terhadap permasalahan sektor industri yang berkaitan dengan sektor energi dan sumber daya mineral. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah menyelenggarakan beberapa program dan kebijakan untuk meningkatkan daya saing industri nasional di tengah situasi ketidakpastian global. 

“Upaya menjamin pasokan energi dan bahan baku untuk sektor industri, salah satunya adalah melalui pemanfaatan gas bumi serta menjamin efisiensi dan efektifitas pengaliran gas bumi dengan ditetapkannya kebijakan harga gas bumi tertentu (HGBT),” ujarnya dalam rapat kerja bersama yang dilakukan di Bogor, Jawa Barat, Senin.

Kementerian Perindustrian menegaskan asas dalam penyediaan energi bagi industri adalah asas keadilan dengan prinsip no one left behind. Dengan demikian, semua sektor industri tak terkecuali harus mendapatkan manfaat yang sama dari kebijakan HGBT.

Dalam program industri hijau di bidang energi, program itu diselenggarakan melalui pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Energi, penyediaan auditor dan manajer energi yang tersertifikasi, serta mendorong perbaikan iklim usaha dan investasi PLTS atap oleh pelaku usaha industri. 

Adapun dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri di sektor energi dan sumber daya mineral, kata Menteri Agus, program itu mengarah terhadap optimalisasi penggunaan produk dalam negeri pada belanja pemerintah di sektor ESDM. 

“Hasil simulasi dampak oleh BPS menunjukkan bahwa penerapan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah senilai Rp400 triliun dapat meningkatkan pertumbuhan PDB sebesar 1,7 persen dari baseline,” jelasnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemerintah mendorong implementasi peta jalan pengembangan kendaraan listrik melalui pengembangan ekosistem yang terintegrasi hulu-hilir untuk mempercepat transisi penggunaan energi sektor transportasi dari bahan bakar minyak ke listrik melalui pengembangan kendaraan listrik.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menegaskan bahwa pemerintah harus bisa menerapkan program penghematan energi secara nasional dalam rangka mengantisipasi krisis energi dunia yang terjadi sekarang. 

Menurutnya, efisiensi energi bisa menghemat devisa impor dan meningkatkan devisa ekspor Indonesia.

“Energi bersih didorong bisa lebih cepat. Pemerintah menyempurnakan infrastruktur energi di dalam negeri, sehingga bisa menjamin sektor industri yang membutuhkan seperti transportasi,” pungkas Arifin.

Pemerintah juga mendukung pasokan kebutuhan energi di kawasan industri dengan menyusun peraturan terkait wilayah industri yang mendorong kemandirian wilayah pusat pengembangan industri dan kawasan industri untuk memasok sumber kebutuhan energi secara mandiri.

Previous Post

Bonikka Hadir Jadi Metode Tingkatkan Sosial Skill Anak Pasca Pandemi

Next Post

Pagelaran Dieng Culture Festifal Akan Digelar September 2022

Related Posts

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
Uncategorized

KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review

May 27, 2026
Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
Uncategorized

Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026

May 27, 2026
dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026
BERITA TERKINI

dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026

May 27, 2026
The Day
BERITA TERKINI

The Day

May 20, 2026
Next Post
Pagelaran Dieng Culture Festifal Akan Digelar September 2022

Pagelaran Dieng Culture Festifal Akan Digelar September 2022

Recent Posts

  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
  • KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
  • Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
  • dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026
  • Bank Bumi Artha Jadikan ISMA (2020) Motivasi di 2020
  • BATIK Digelar Kembali Hadirkan 600 Peserta Mewakili 200 Perusahaan
  • 5 Prinsip GCG Bank MAS Antarkan Raih GCG Award 2024
  • Anies Resmikan Kampung Susun Cakung

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored