EconomicReview – Wisata kuliner menjadi salah satu target utama ketika seseorang berkunjung ke daerah baru. Tiap daerah pun punya makanan khas yang kadang diberi nama unik yang membuatnya punya daya tarik lebih.
Sama halnya seperti Pempek Kapal Selam yang menjadi primado Kota Palembang. Tapi rahukah kamu jika dahulu namanya bukan kapal selam karena menurut pemerhati sejarah Palembang, KMS H. Andi Syarifuddin, nama pempek kapal selam termasuk baru. Pada zaman dulu, masyarakat Palembang menyebutnya pempek telok besak.
Pembuatan pempek kapal selam memerlukan ketelitian, kita harus membentuk adonan yang terbuat dari campuran tepung dan ikan membentuk seperti kantung. Setelah itu, telur mentah akan dimasukkan ke dalam adonan berbentuk kantung itu dan bagian atas adonan harus ditutup hingga rapat.
Penamaan kapal selam sendiri karena proses saat pempek tersebut di rebus, saat adonan pempek dimasukkan ke dalam air panas, pempek akan tenggelam, saat sudah matang, pempek akan mengapung di permukaan seperti kapal selam yang menyelam ke dalam laut, kemudian muncul kembali ke permukaan.
Dalam penyajiannya pempek kapal selam sama seperti pempek lainnya yang selalu ditemani saus berwarna cokelat kehitaman yang disebut cuko atau cuka.
Selain cuko, pempek juga disantap dengan hidangan pelengkap berupa irisan dadu timun segar dan mie kuning yang menambah kelezatan cita rasanya.
Foto : Sajiansedap








