Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Zebra Technologies Menyoroti Tren Industri 2026 untuk Era Operasional Cerdas

by Yusniar
December 24, 2025
in TEKNOLOGI
133 1
0
Zebra Technologies Menyoroti Tren Industri 2026 untuk Era Operasional Cerdas
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Zebra Technologies Corporation menyoroti sejumlah tren utama yang diperkirakan akan memengaruhi sektor manufaktur, logistik, retail, dan sektor publik pada tahun 2026. Di tengah tantangan kekurangan tenaga kerja, gangguan rantai pasokan, dan meningkatnya ekspektasi konsumen, pelaku bisnis mempercepat adopsi teknologi canggih. Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi, membangun ketahanan, dan memberdayakan tenaga kerja di lini depan yang terkoneksi.

“Laju perubahan di kawasan Asia Pasifik menuntut tingkat kecerdasan operasional baru. Hal tersebut dimulai dengan pemberdayaan lini depan,” ujar Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies.

“Fokus kami adalah menghadirkan solusi yang menghubungkan aset, data, dan manusia secara real-time. Dengan memanfaatkan otomatisasi berbasis AI, machine vision, dan analitik canggih, berbagai organisasi dapat mengatasi tantangan saat ini sekaligus membuka peluang-peluang baru untuk pertumbuhan dan profitabilitas,” ujarnya.

Modernisasi Manufaktur

Untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja dan meningkatkan efisiensi, sektor manufaktur beralih ke solusi berbasis AI. Sebuah studi terbaru dari Zebra dan Oxford Economics mengungkapkan bahwa optimalisasi pengendalian kualitas (QC) dapat meningkatkan pendapatan sektor manufaktur hingga 2,4 poin persentase.

Pada tahun 2026, adopsi machine vision berbasis AI untuk pengendalian kualitas secara real-time akan menjadi faktor krusial dalam meminimalkan kesalahan dan pemborosan. Pada saat yang sama, pemanfaatan otomatisasi cerdas dan RFID akan memberikan visibilitas aset yang dibutuhkan untuk membangun rantai pasok yang lebih tangguh.

Memajukan Transportasi & Logistik

Sektor logistik bergerak melampaui pelacakan sederhana (basic tracking) menuju pemanfaatan analitik prediktif. Visibilitas aset secara real-time, yang didukung oleh teknologi RFID dan data dari perangkat IoT, kini telah menjadi standar untuk pengelolaan barang-barang bernilai tinggi.

Untuk memenuhi tuntutan konsumen agar pengiriman bisa dilakukan lebih cepat dan berkelanjutan, perusahaan-perusahaan memanfaatkan analitik berbasis AI untuk mengoptimalkan rute secara dinamis. Fokus untuk mengoptimalkan alur kerja ini telah menghasilkan peningkatan produktivitas sebesar 21% bagi organisasi transportasi dan logistik (T&L), yang menegaskan nilai imbal investasi (ROI) dari rantai pasok yang terkoneksi.

Digitalisasi Retail

Perusahaan-perusahaan retail memanfaatkan AI dan platform data terpadu untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi sekaligus merampingkan operasional. Teknologi self-service seperti scan-and-go, self-checkout, dan kiosk cerdas semakin umum digunakan. Di lini belakang (back end) operasional, perusahaan-perusahaan retail mengatasi tantangan kehilangan barang dan produktivitas dengan memberdayakan pekerja lini depan melalui perangkat mobile dan sistem inventory berbasis RFID.

Membangun Rantai Pasokan yang Tangguh

Studi Zebra bersama Oxford Economics memperkirakan bahwa organisasi-organisasi global terdepan dapat membuka potensi pendapatan tambahan rata-rata sebesar US$3 miliar dan peningkatan laba sebesar US$120 juta dengan dengan memperbaiki alur kerja lini depan secara signifikan.

Hal ini menegaskan dampak transformatif melalui koneksi setiap aset dan pekerja dalam rantai pasok dengan otomatisasi cerdas dan analitik canggih untuk mengantisipasi gangguan serta meningkatkan pengambilan keputusan.

Bangkitnya Pergudangan Cerdas

Pertumbuhan e-commerce terus mendorong inovasi di sektor pergudangan, dengan Warehouse Execution System (WES) berbasis AI dan data real-time dari perangkat IoT yang membuat pengiriman pesanan jadi lebih cepat dan lebih akurat. Perangkat dengan analitik prediktif, seperti Zebra VisibilityIQ™ Foresight, memaksimalkan waktu aktif perangkat dan mencegah gangguan alur kerja. Dengan mengoptimalkan alur kerja, solusi ini juga mengurangi limbah elektronik (e-waste) dan perjalanan yang tidak perlu, sehingga membantu organisasi mencapai target keberlanjutan mereka.

Modernisasi Sektor Publik

Lembaga atau instansi di sektor publik tengah mempercepat upaya modernisasi digital mereka untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional. Pada tahun 2026, pemberdayaan pekerja lini depan di sektor keselamatan publik, layanan lapangan, dan administrasi dengan perangkat mobile yang tangguh (rugged) serta data real-time akan menjadi kunci untuk meningkatkan kolaborasi antar lembaga dan memastikan ketahanan masyarakat, sekaligus melindungi data yang sensitif.

Previous Post

BP Tapera Gandeng 43 Bank untuk Penyaluran FLPP 2026

Related Posts

BP Tapera Gandeng 43 Bank untuk Penyaluran FLPP 2026
EKONOMI & BISNIS

BP Tapera Gandeng 43 Bank untuk Penyaluran FLPP 2026

December 24, 2025
PKP Apresiasi Kinerja BP Tapera dalam Penyaluran FLPP
EKONOMI & BISNIS

PKP Apresiasi Kinerja BP Tapera dalam Penyaluran FLPP

December 21, 2025
Akad Massal 50.030 KPR Sejahtera FLPP & Serah Terima Kunci Rumah  Tahun 2025
EKONOMI & BISNIS

Akad Massal 50.030 KPR Sejahtera FLPP & Serah Terima Kunci Rumah  Tahun 2025

December 20, 2025
CES 2026, Samsung Luncurkan Lini AI-Connected Living untuk Hunian Masa Depan
GAYA HIDUP

CES 2026, Samsung Luncurkan Lini AI-Connected Living untuk Hunian Masa Depan

December 20, 2025
Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Face Recognition Mulai 1 Januari 2026, ATSI: Operator Seluler Sudah Siap
Uncategorized

Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Face Recognition Mulai 1 Januari 2026, ATSI: Operator Seluler Sudah Siap

December 17, 2025
Din Syamsuddin di Kuala Lumpur: Kerja sama Bisnis Dunia Islam Perlu Inovatif dan Inklusif
BERITA TERKINI

Din Syamsuddin di Kuala Lumpur: Kerja sama Bisnis Dunia Islam Perlu Inovatif dan Inklusif

December 8, 2025

Recent Posts

  • Zebra Technologies Menyoroti Tren Industri 2026 untuk Era Operasional Cerdas
  • BP Tapera Gandeng 43 Bank untuk Penyaluran FLPP 2026
  • PKP Apresiasi Kinerja BP Tapera dalam Penyaluran FLPP
  • Akad Massal 50.030 KPR Sejahtera FLPP & Serah Terima Kunci Rumah  Tahun 2025
  • CES 2026, Samsung Luncurkan Lini AI-Connected Living untuk Hunian Masa Depan
  • Pemerintah Hapus Larangan Masuk WNA dari 14 Negara
  • Maybank Sekuritas Luncurkan 8 Seri Waran Terstruktur Bidik Rp60 Triliun
  • RedDoorz Berikan Penghargaan Ke tiket.com Sebagai Mitra Online
  • Allianz Indonesia Hadirkan I’m A LifeChanger, Dorong Milenial Kembangkan Entrepreneurship 

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored