EconomicReview-Peralihan pandemi menjadi endemi tentunya memberi angin segar potensi pemulihan berbagai sektor dunia usaha dan meningkatkan harapan percepatan recovery ekonomi di Indonesia. Investor melihat prospek recovery di tahun 2022 ini akan semakin cerah kedepannya.
Pertumbuhan platform digital Agen Penjual Reksa Dana (APERD) didukung maraknya edukasi, literasi, dan inklusi keuangan dan investasi di sosial media, semakin mengakomodir kebutuhan investor millennial yang beragam dan ingin memiliki produk investasi yang simple.
Perusahaan Manajer Investasi PT STAR Asset Management (STAR AM) melihat hal tersebut sebagai peluang dan mengambil kesempatan untuk memenuhi kebutuhan investor akan instrument investasi yang memiliki potensi imbal hasil yang -attraktif namun tetap terukur resikonya.
Reksa Dana Terproteksi (RDT) STAR Protected XVI merupakan Reksa Dana Terproteksi dengan imbal hasil 7,35% per tahun dari STAR AM yang diluncurkan pada Rabu, 30 Maret 2022. Reksa Dana Terproteksi adalah jenis produk Reksa Dana yang akan memberikan proteksi pokok investasi investor hingga jatuh tempo, selama investor tidak melakukan penjualan kembali sebelum maturity.
Head of Institutional & Intermediary Business STAR Asset Management Kemal Fajri Mohsin mengatakan, RDT STAR Protected XVI memberikan imbal hasil setiap 3 bulan dengan window redemption setelah 1 tahun sejak tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada 30 Maret 2025. Reksa Dana dengan underlying obligasi OKI Pulp & Paper Mills II tahun 2022 yang telah mendapatkan rating idA+ dari Pefindo ini ditawarkan kepada seluruh tipe klien STAR AM.
“Reksa Dana STAR Protected XVI ini tidak hanya dapat dibeli oleh investor institusi namun juga dapat dengan mudah dibeli oleh investor retail melalui APERD yang merupakan mitra distributor STAR AM. APERD yang berpartisipasi untuk penjualan RDT STAR Protected XVI adalah Mirae Asset Sekuritas, Raiz Invest Indonesia dan Invesnow dengan minimal pembelian hanya Rp. 1,000,000 saja” Jelas Kemal.
Menurut Kemal, Reksa Dana merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat dipertimbangkan terutama bagi Investor pemula, karena memiliki risiko relatif rendah dibandingkan instrumen investasi lainnya seperti saham. “Bayangkan, hanya dengan Rp. 1.000.000,- saja, Investor sudah bisa merasakan imbal hasil 7,35% per tahun!” Tandasnya.
Per 2 Maret 2022 STAR Asset Management mempunyai 24 produk yang terdiri dari Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Saham, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana ETF.








