Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Menperin Yakin RI Produksi Ventilator & Siap Rebut Pasar Ekpor

by Corry
June 15, 2022
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
136 2
0
Menperin Yakin RI Produksi Ventilator & Siap Rebut Pasar Ekpor
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan berkat kerja sama dengan berbagai pihak seperti perguruan tinggi, kementerian dan lembaga terkait, Kementerian Perindustrian berhasil memfasilitasi pembuatan ventilator di dalam negeri.

Bahkan, kata dia, jenis ventilator tersebut tergolong high end yang belum pernah diproduksi di dalam negeri, sehingga siap untuk merebut pasar ekspor.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penyerahan bantuan ventilator jenis Emergency Ventilator dan ICU Ventilator dari pihak konsorsium kepada rumah sakit akademik UGM, yang merupakan Program Pengembangan Ventilator Dalam Negeri Kemenperin melalui kolaborasi antara UGM, PT YPTI, PT Swayasa Prakarsa dan PT Stechoq Robotika Indonesia didukungan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Saat ini Indonesia bisa produksi ventilator, yang merupakan hasil karya bersama dengan perguruan tinggi UGM, UI, ITS, dan ITB. Produk ini telah berhasil mendapatkan izin edar, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen. Artinya, sudah wajib dibeli di dalam negeri, terutama rumah sakit dan pusat layanan kesehatan di Indonesia,” kata Menperin di Jakarta, Rabu.

Pada saat pandemi COVID-19 melanda dunia, lanjutnya, berbagai alat kesehatan seperti ventilator dan oksigen generator menjadi barang langka yang diperebutkan negara-negara penghasil alat kesehatan tersebut, untuk memproteksi industrinya agar produk tersebut diutamakan untuk kebutuhan dalam negeri.

“Ini adalah sebuah lesson learn yang berharga bagi kita semua agar industri alat kesehatan nasional secara bertahap mampu memproduksi kebutuhan nasional dengan memanfaatkan inovasi yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi dan lembaga-lembaga riset nasional,” ungkap Menperin.

Kemenperin telah menempatkan industri farmasi dan alat kesehatan sebagai sektor tambahan yang masuk dalam tujuh prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Dengan demikian kami berharap dunia usaha memanfaatkan peluang ini untuk mengisi pasar alat kesehatan di dalam negeri dan juga meningkatkan kualitas alat kesehatan untuk merebut pasar ekspor,” imbuhnya.

Menperin menambahkan kebutuhan ventilator di dunia terus tumbuh, bukan hanya untuk kebutuhan pandemi COVID-19, tetapi juga untuk penanganan penyakit kronis lainnya yang membutuhkan alat bantu pernapasan.

“Market size dunia untuk ventilator ini diperkirakan tumbuh 5 persen setiap tahunnya, dengan nilai sebesar 5,79 miliar dolar AS pada 2021 untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit, homecare, dan lainnya,” kata Menperin.

Pada 2027 diproyeksi pasar ventilator ini akan mencapai 9,13 miliar dolar AS. “Dengan demikian, hadirnya industri ventilator di dalam negeri baik jenis invasi dan non-invasi akan mendukung program substitusi impor alat kesehatan sebagaimana telah dicanangkan oleh Bapak Presiden Jokowi untuk menggunakan produk-produk buatan dalam negeri,” tegasnya.

Oleh karena itu Kemenperin terus mendukung pertumbuhan dan kemandirian industri alat kesehatan dengan memberikan berbagai kebijakan yang kondusif serta instrumen yang berpihak. 

”Persaingan industri ventilator dunia terus meningkat dengan keunggulan keunggulan inovasinya. Saat ini, kita melihat industri sejenis produk Becton Dickinson (US), Philips (Belanda), Hamilton Medical (US), Fisher & Paykel (New Zealand), Draeger (German), Medironic (Irlandia), GE Healthcare (US) terus melakukan ekspansi dan inovasi,” tutur Menperin.

Hadirnya industri ventilator di dalam negeri seperti YPTI (UGM) untuk high end ventilator, Ventilator Transport dari UI, Emergency Ventilator dari ITB, dan Portable Ventilator Emergency dari ITS, akan memberikan nilai tambah dan daya saing nasional yang tidak kalah dengan produk global.

“Kami berharap, bukan hanya ventilator saja, tetapi industri alkes lainnya yang bisa dibuat di dalam negeri akan memberikan daya saing nyata untuk industri nasional,” ujar Menperin.

Tags: Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (KemenPerin RI)
Previous Post

Beleid Energi Bersih Sah Jadi RUU Usulan DPR

Next Post

Rayakan Pesta Rakyat Simpedes 2022 BRI Kumpulkan Rp1 Triliun

Related Posts

Kemenperin Terus Gencar Sosialisasikan TKDN IK Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal
BERITA TERKINI

Kemenperin Terus Gencar Sosialisasikan TKDN IK Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal

February 28, 2023
Menteri Perindustrian Umumkan Harga Mobil LGCC Akan Naik 5 Persen
BERITA TERKINI

Menteri Perindustrian Umumkan Harga Mobil LGCC Akan Naik 5 Persen

February 21, 2023
Menteri Perdagangan Laporkan Goyangnya Industri TPT dan Alas Kaki
BERITA TERKINI

Menteri Perdagangan Laporkan Goyangnya Industri TPT dan Alas Kaki

November 8, 2022
Menperin Sambut Presiden Jerman Untuk Kerja Sama Industri
BERITA TERKINI

Menperin Sambut Presiden Jerman Untuk Kerja Sama Industri

June 16, 2022
Kemenperin Melalui BSKJI Menyusun Program PINOTA Meningkatkan IKM Indonesia
BERITA TERKINI

Kemenperin Melalui BSKJI Menyusun Program PINOTA Meningkatkan IKM Indonesia

April 25, 2022
Menperin Pelaku Industri Harus Mencari Produk berbasis Hijau
BERITA TERKINI

Menperin Pelaku Industri Harus Mencari Produk berbasis Hijau

April 6, 2022
Next Post
Rayakan Pesta Rakyat Simpedes 2022 BRI Kumpulkan Rp1 Triliun

Rayakan Pesta Rakyat Simpedes 2022 BRI Kumpulkan Rp1 Triliun

Recent Posts

  • SIARAN PERS KONGRES WANITA INDONESIA (KOWANI)
  • Qanitha Himazova Designing Without Limits: Ketika Kreativitas dan Perupa Jadi Bahasa Inklusi anak Gen Z
  • Peresmian PEWIBI oleh Menteri Kebudayaan RI – Fadli Zon
  • Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
  • ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award
  • YDBA Hadirkan Komponen dan Aksesoris Motor di IMOS 2022
  • Pembangunan Kawasan Industri sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah
  • BEI Tetapkan Syarat serta Prosedur Pemecahan dan Penggabungan Saham
  • Menteri Trenggono Ajak Startup Perikanan Jeli Baca Kebutuhan Pasar Dunia

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored