EconomicReview – Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia (PEWIBI) baru saja menghelat RAKERNAS 1 & MUNAS 1 2026 yang mengagendakan Pelantikan DPD – DPLN – DPD – DPC yang mengangkat tema “Budaya Warisan Hidup, Menuju Peradaban Nusantara Berkelanjutan Masa Depan – Peduli Wisata Budaya Indonesia SWARNA DWIPANTARA.
Acara ini dihelat secara meriah di Perpusnas RI pada Rabu, 29 April 2026 yang dihadiri oleh seluruh Pendiri, Pengurus dan Anggota PEWIBI.
Acara tersebut semakin berkesan dengan kehadiran Prof. Dr. Fadli Zon, Msi selaku Menteri Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam sambutannya beliau menuturkan jika acara semacam ini patut diapresiasi karena akan membawa kebudayaan terus maju bahkan sampai ke mancanegara.
“Saya sangat mengapresiasi acara seperti ini yang di pelopori oleh perempuan-perempuan hebat yang akan memajukan Indonesia melalui kelestarian budaya. Acara ini diharapkan akan menjadi pelopor bagi perempuan-perempuan hebat di luar sana untuk terus berkarya dan memajukan kebudayaan negeri ini”, jelas Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.
Dalam acara tersebut, Fadli Zon juga meresmikan langsung peluncuran website Pewibi yang nantinya website tersebut akan memuat informasi akurat dan informatif terkait kegiatan Pewibi yang dilakukan untuk Indonesia yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi organisasi semacamnya.
Salah satu pendiri Pewibi yakni Hj. Irlisa Rachmadiana, Ssn, MM juga menyampaikan dalam sambutannya jika Pewibi ini hadir atas dasar kesatuan visi misi perempuan Indonesia yang merasa terketuk untuk memberikan sesuatu berbeda melalui kebudayaan dan wisata yang ada di Indonesia sehingga Indonesia dapat lebih di kenal luas.
“Pewibi hadir berkat kesamaan visi dan misi kami sehingga kami membentuk organisasi ini agar dapat memperkenalkan Indonesia lebih luas lagi melalui budaya dan wisata karena Indonesia memiliki beragam budaya dan wisata yang sangat sayang jika tidak dilestarikan dan dikenalkan ke dunia luar”, paparnya.
Kedepannya diharapkan Pewibi dapat terus memgembangkan sayapnya hingga sampai ke mancanegara dan salah satu yang menjadi targetnya adalah Turki yang dianggap berpotensi memberikan impact dan kerjasama apik terhadap organisasi dan juga Indonesia.
Acara ini juga didukung oleh Ideku grup dan Economic Review yang sudah terlebih dahulu pernah menghelat acara serupa di Turki.








