Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

KNTI Harapkan BBM Bersubsidi Mudah Didapatkan Nelayan Tradisional Berbagai Daerah

by Corry
July 19, 2022
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
142 3
0
KNTI Harapkan BBM Bersubsidi Mudah Didapatkan Nelayan Tradisional Berbagai Daerah
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) harapkan agar nelayan tradisional di berbagai daerah dipermudah untuk mendapatkan BBM bersubsidi karena selama ini mereka masih kerap mengalami kesulitan dalam mengakses BBM bersubsidi.

Ketua Umum KNTI Riza Damanik dalam acara pembukaan kegiatan Musyawarah Nasional IV Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Selasa, Kepada pemangku kepentingan, kami berharap untuk mendapatkan akses BBM yang murah karena 60 persen biaya melaut itu adalah untuk membeli bahan bakar minyak.

Untuk itu, ia mengingatkan bahwa berbagai kesulitan yang dihadapi kalangan nelayan tradisional dalam mendapatkan BBM subsidi turut berpengaruh pada usaha menangkap ikan sebab biaya melaut nelayan sebagian besar untuk membeli BBM.

Selain persoalan kesulitan dalam memperoleh BBM bersubsidi, Riza Damanik juga mengemukakan berbagai permasalahan lainnya yang juga kerap dihadapi nelayan tradisional di berbagai daerah.

Ia mengungkapkan, beragam persoalan itu antara lain adalah terkait dengan permasalahan pengkaplingan laut yang mengakibatkan nelayan tradisional merasa kesulitan saat melaut.

“Masih ada permasalahan terkait dengan lokasi-lokasi atau ruang-ruang pengkaplingan, masih ada soal-soal terkait dengan akses pembiayaan dan seterusnya. Tapi kita tidak akan pernah surut untuk bisa memastikan semua instrumen negara bekerja dengan baik berkolaborasi dengan baik sehingga nantinya nelayan Indonesia makin sejahtera,” kata Ketua Umum KNTI.

Sementara itu, Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Muhammad Zaini, yang hadir dalam acara Munas IV KNPI itu menyatakan bahwa KKP memiliki program pemberdayaan nelayan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh nelayan Indonesia.

“Yang pertama adalah kita menjaga kesehatan laut melalui pengaturan penangkapan ikan pada kuota yang ketiga adalah yang kedua adalah pengembangan budidaya yang ketiga adalah kesehatan laut kita kembangkan program cinta laut dan sampah sampah agar tidak berserakan di pantai-pantai kita,” kata Zaini.

Berkaitan dengan adanya pengkaplingan laut, Muhammad Zaini mengatakan hal itu tidak akan terjadi jika penangkapan ikan berbasis kuota diterapkan, sehingga nelayan tradisional akan mendapatkan sesuai dengan yang dibutuhkan saat melaut.

Zaini menambahkan, selain kuota, alat tangkap turut diatur dalam implementasi kebijakan penangkapan terukur. Alat tangkap yang dipakai harus ramah lingkungan sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut. 

Terkait dengan penyaluran BBM bagi nelayan, sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko menyerukan percepatan proses pengurusan dan penerbitan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) bagi nelayan kecil agar memudahkan mereka mengakses kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

Saat menghadiri Rapat Koordinasi Kantor Staf Presiden dengan Kementerian/Lembaga di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (24/6), Moeldoko menyoroti hasil survei koalisi KUSUKA 2020 yang menyebutkan bahwa 69 persen nelayan kecil kesulitan membeli BBM bersubsidi dan 78 persen mengalami kesulitan memperoleh surat rekomendasi.
 
“Selain surat rekomendasi, nelayan harus menyertakan lampiran-lampiran seperti KTP atau kartu tani, surat keterangan usaha atau surat keterangan peralatan yang digunakan. Ini yang dinilai menyulitkan,” kata Moeldoko.

Moeldoko menegaskan bahwa KSP mendorong kementerian/lembaga agar mempercepat pengurusan dan penerbitan KUSUKA. Pasalnya, menurut mantan Panglima TNI itu KUSUKA telah mencakup data-data nelayan yang bisa menjadi pedoman untuk penentuan dan pengalokasian BBM bersubsidi.

Tags: BBM BersubsidiKNTINelayan Tradisional
Previous Post

Kepala BKPM Ingin Kampus Lahirkan Siswa Menjadi Pengusaha Muda

Next Post

Surplus Semester I 2022 Terbesar Sepanjang Sejarah

Related Posts

Aplikasi MyPertamina Meningkat, Pertamina Terus Perluas QR Code Subsidi Tepat Sasaran
BERITA TERKINI

Aplikasi MyPertamina Meningkat, Pertamina Terus Perluas QR Code Subsidi Tepat Sasaran

March 9, 2023
Update Terbaru Harga BBM 1 Maret 2023, Petramax Naik
BERITA TERKINI

Update Terbaru Harga BBM 1 Maret 2023, Petramax Naik

March 1, 2023
Direkur Pertamina Tetapkan Harga Pertamina Turun Rp12.800/Liter
BERITA TERKINI

Direkur Pertamina Tetapkan Harga Pertamina Turun Rp12.800/Liter

January 3, 2023
G20 Tetapkan Subsidi BBM Dihapus, Beralih Bantu Nelayan dan Petani
BERITA TERKINI

G20 Tetapkan Subsidi BBM Dihapus, Beralih Bantu Nelayan dan Petani

November 22, 2022
Pemerintah Berikan Kemudahan Nelayan Dapatkan BBM Subsidi
BERITA TERKINI

Pemerintah Berikan Kemudahan Nelayan Dapatkan BBM Subsidi

September 12, 2022
Kemenhub Umumkan Tarif Ojek Online Resmi Naik Per 10 September 2022
BERITA TERKINI

Kemenhub Umumkan Tarif Ojek Online Resmi Naik Per 10 September 2022

September 8, 2022
Next Post
Surplus Semester I 2022 Terbesar Sepanjang Sejarah

Surplus Semester I 2022 Terbesar Sepanjang Sejarah

Recent Posts

  • Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
  • ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award
  • Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026
  • Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
  • Maybank Finance Berjaya dengan Torehan Platinum Award ICCA 2026 Versi Economic Review
  • Sinergi Konsumen dan Pelaku Usaha Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
  • Perluas Pasar, BEI Luncurkan Foreign Index Futures (Kontrak Berjangka Indeks Asing)
  • Kontribusi Signifikan IKM bagi Perekonomian Nasional
  • WIKA Gedung Terbaik Di IGCGA-VI 2021, Piawai Dalam Praktik GCG

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored