Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Kemenperin Dukung Pengembangan ‘Silicon Valley’ Indonesia

by Yusniar
September 19, 2022
in BERITA TERKINI, TEKNOLOGI
135 9
0
Kemenperin Dukung Pengembangan ‘Silicon Valley’ Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Sebagai upaya mengakselerasi transformasi digital di sektor manufaktur, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) aktif mendorong ekosistem berbasis Industri 4.0 dan Society 5.0dengan membangun kemitraan bersama berbagai pihak, termasuk memberikan dukungan bagi kawasan komersial.

“Melalui Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0, Kemenperin melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan ekosistem digital yang dijalankan dengan konsep kemitraan dan kerja sama antara pemerintah dengan berbagai pihak. Misalnya perusahaan swasta dan universitas,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan di Jakarta baru-baru ini.

Salah satu kawasan komersial bernama Correctio dibangun oleh PT Jababeka di Cikarang, Jawa Barat. Kawasan tersebut digadang-gadang akan menjadi ‘Silicon Valley’ Indonesia.

Arus menuturkan, PIDI 4.0 turut berperan dalam pembangunan ekosistem di Correctio sekaligus memberikan fasilitas bagi para startup lokal yang akan mengembangkan usahanya di PIDI 4.0. “Kami akan mengolaborasikan startups tersebut dengan mitra global, sehingga mereka akan memiliki pengalaman dan network yang mumpuni untuk berkontribusi di dalam ekosistem tersebut,” ujar Arus.

PIDI 4.0 mengusung lima pilar yakni Showcase Center, Delivery Center, Capability Center, Engineering and AI Center, dan Ecosystem for Industry 4.0.  “PIDI 4.0 sebagai perwujudan Making Indonesia 4.0 diharapkan menjadi solusi satu atap dan pendorong transformasi industri 4.0 di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan ekosistem Correctio yang berbasis pada industri 4.0,” ujarnya.

Direktur PIDI 4.0 sekaligus Kepala Pusat Diklat SDM Industri BPSDMI Kemenperin Tirta Wisnu Permana menambahkan, PIDI 4.0 juga bekerja sama dengan Fablab Jababeka, sebuah Fabrication Laboratory (FabLab) pertama di Indonesia yang diresmikan Jababeka pada Maret 2021. Fablab Jababeka merupakan fasilitas untuk pengembangan industri 4.0 di Kawasan Industri Jababeka sekaligus sebagai satelit dari PIDI 4.0

Kemenperin juga mengapresiasi komitmen kerja sama dan kontribusi Jababeka sebagai mitra industri pertama yang menjadi satelit PIDI 4.0. “Dengan kesempatan ini kami berharap industri-industri yang ada di kawasan Jababeka dan startup-startup lokal yang ada di daerah kawasan Jababeka bisa mendapatkan pengalaman dan ilmu untuk mengembangkan usahanya,” ungkapnya.

Menurut Wisnu, Jababeka juga telah membuka akses bagi perusahaan rintisan dan industri untuk terus berkembang serta menghasilkan inovasi dan solusi berbasis teknologi di Correctio. Hal tersebut dimungkinkan berkat kemitraan yang telah terjalin dengan BRIN, Indogen, BISA AI, Telkomsel, Mitsubishi Heavy Industries (MHI), Auk Industries, Gamatechno, Arcstone, Sembcorp, dan PIDI 4.0 Kementerian Perindustrian.

“Kami juga berharap Fablab Jababeka bersama PIDI 4.0 dan mitra industri lainnya bisa melahirkan startups unggul yang bisa menyediakan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi industri terkait dengan transformasi industri 4.0 di kawasan Jababeka khususnya dan secara nasional pada umumnya,” tutur Wisnu.

Direktur PT Jababeka Tbk Sutedja Sidarta Darmono menyebut, sejumlah fasilitas kelas dunia yang siap mendukung perkembangan Industri 4.0 dan Society 5.0 dikembangkan di kawasan Correctio, termasuk district cooling system, pengaplikasian solar panel, urban farming, FabLab, data center, smart command center, dan masih banyak lagi. Selain itu, juga dikembangkan kota berbasis Transit Oriented Development (TOD) untuk mempermudah aksesibilitasnya.

Sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Cikarang dipilih menjadi kawasan Correctio yang memiliki potensi besar untuk memajukan industri di tanah air. “Area ini juga telah dilengkapi dengan desain tata kota berbasis TOD yang dapat dijangkau moda transportasi LRT, MRT, kereta cepat, Damri, serta jalan raya yang menunjang kemudahan akses komunitas bagi transportasi publik, pejalanan kaki, maupun pesepeda,” pungkasnya.

Previous Post

Komitmen Perkuat Ketahanan Ekonomi Kawasan di Tengah Tantangan Global

Next Post

Sandiaga Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali Senilai Rp 320 Miliar

Related Posts

IDEC 2027 Siap Digelar Di Jakarta, Ruang Eksplorasi Teknologi Kedokteran Gigi
TEKNOLOGI

IDEC 2027 Siap Digelar Di Jakarta, Ruang Eksplorasi Teknologi Kedokteran Gigi

October 22, 2026
BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
Uncategorized

Konsisten Kembangkan IT Perusahaan, WOM Finance Boyong Platinum Award IITA 2026

October 2, 2026
BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
Uncategorized

CIMB Niaga Finance Raih Platinum Award IITA 2026 Kategori Private Company, Multifinance

October 2, 2026
BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
Uncategorized

Bank MAS Cemerlang di Ajang IITA 2026 Raih Gold Award – Excellent

October 2, 2026
BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
Uncategorized

BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company

October 2, 2026
Maybank Finance Ukir Prestasi di Ajang IITA 2026 dengan Meraih Platinum Award – Very Excellent Sektor Multifinance
Uncategorized

Bank Ina Raih Gold Award – Excellent Kategori Public Company, Sektor Bank

October 2, 2026
Next Post
Sandiaga Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali Senilai Rp 320 Miliar

Sandiaga Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali Senilai Rp 320 Miliar

Recent Posts

  • IDEC 2027 Siap Digelar Di Jakarta, Ruang Eksplorasi Teknologi Kedokteran Gigi
  • Konsisten Kembangkan IT Perusahaan, WOM Finance Boyong Platinum Award IITA 2026
  • CIMB Niaga Finance Raih Platinum Award IITA 2026 Kategori Private Company, Multifinance
  • Bank MAS Cemerlang di Ajang IITA 2026 Raih Gold Award – Excellent
  • BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
  • PT KAI Perkenalkan KA Blambang Expres Baru
  • Puncak Haji, Hari Ini Seluruh Jemaah Haji Laksanakan Wukuf di Arafah
  • Mulai 9 Maret 2024 Diberlakukan Penyesuaian Tarif Integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang Mohamed Bin Zayed
  • Kolaborasi YDBA, AHM & Dharma Group Membuat UMKM Manufaktur di Jabodetabek

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored