Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Tren Menulis Novel Digital Lahirkan Talenta Baru Menjanjikan

by Indah
February 24, 2023
in GAYA HIDUP
141 1
0
Tren Menulis Novel Digital Lahirkan Talenta Baru Menjanjikan
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Fenomena novelis atau penulis novel di ranah digital saat ini berkembang cukup pesat.

Ketua umun Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Arys Hilman berpendapat perkembangan tren penulis di platform digital ini menjadi peluang baik karena bisa melahirkan banyak penulis potensial yang baru.

“Bagi kita untuk industri penerbitan ini justru menjadi peluang baru karena dari situ kita menemukan banyak penulis-penulis potensial lahir dan sebenarnya juga mereka akan tetap menerbitkan, ujung-ujungnya dalam bentuk buku,” ucapnya dikutip dari ANTARA di Jakarta, Jumat.

Perkembangan platform buku digital bisa melahirkan penulis-penulis baru dengan pengikut yang sudah menjadi calon pembaca potensialnya ketika tulisannya dicetak dalam bentuk buku.

Biasanya penulis di platform digital, seperti wattpad, menulis hanya berbentuk bab per bab, lalu dirangkai setelah sekian waktu untuk menjadi sebuah buku utuh.

Untuk sebuah novel digital diterbitkan ke dalam bentuk buku fisik, dalam dunia penerbitan ada istilah akuisisi naskah. Proses akuisisi naskah adalah bagaimana penerbit menemukan penulis baru di dunia digital dengan melihat konten di media sosialnya, cerita yang diilustrasikan dengan baik, dan komentar dari pembaca yang menjadikan peluang untuk penerbit mencetaknya menjadi sebuah buku.

Selanjutnya buku tersebut bisa dipasarkan, baik dalam bentuk buku fisik maupun bentuk digital, yang bisa dibeli pembacanya.

Kalau zaman dulu, akuisisi naskah itu dari buku yang sudah jadi, namun  sekarang akuisisi naskah dilakukan penerbit dengan mencari penulis yang sedang memiliki konten di dunia digital dan bahkan sudah memiliki followers alias calon pembaca potensial kalau karya mereka dibukukan.

Meskipun para penulis tersebut sudah berkarya di platform digital, penulis digital di seluruh dunia, termasuk Indonesia, masih tetap menjadikan buku karangannya dalam bentuk fisik sebagai sebuah masterpiece yang menjadi puncak karyanya.

Bagi penulis, justru kebahagiaan terbesarnya ketika dijadikan buku. Karena alasan itu pulalah hingga kini buku cetak tetap menjadi hal penting dan dibutuhkan oleh pembaca.​​​

Meskipun demikian, data yang didapat dari IKAPI menunjukkan bahwa porsi penerbitan buku digital (elektronik) masih rendah, yaitu di bawah 20 persen pada tahun 2019. Sementara saat pandemi COVID-19 melanda tahun 2020, sebanyak 44 persen perusahaan menerbitkan buku digital.

Penjualan secara daring jugamenjadi saluran yang paling banyak digunakan perusahaan di masa pandemi untuk memasarkan produknya, yaitu sebesar 27,6 persen, diikuti dengan direct selling atau penjualan langsung sebesar 24,4 persen, distribusi pada toko buku besar dan kecil sebesar 21,3 persen, komunitas 11 persen, serta gabungan dari saluran penjualan yang tersedia.

Di sisi lain, justru dunia penerbitan diuntungkan dengan adanya era digital ini, seperti saat proses editing, pemasaran melalui marketplace, webstore atau social commerce, dan juga promosi yang dilakukan di sosial media yang dapat meningkatkan komunikasi dengan calon pembeli, bahkan saat buku belum dicetak.

Bukan hanya penerbit, tapi pembaca juga perlu memiliki sikap kritis terhadap karya-karya yang ada di digital itu, karena di situ belum muncul aspek-aspek kalau ada pelanggaran, misalnya dari aspek hak cipta.

Dengan banyaknya platform membaca dan penulis baru di platform digital, dapat meningkatkan kemampuan literasi dan kebiasaan membaca masyarakat yang saat ini masih kurang, agar bisa meningkatkan kualitas hidup bangsa.

📸 : Istimewa

Previous Post

Ahli Gizi : Kental Manis Tak Dapat Gantikan Susu

Next Post

Aceh Adakan Program Pasar Murah Hingga Ramadhan

Related Posts

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
Uncategorized

KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review

May 27, 2026
Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
Uncategorized

Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026

May 27, 2026
dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026
BERITA TERKINI

dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026

May 27, 2026
Next Post
Aceh Adakan Program Pasar Murah Hingga Ramadhan

Aceh Adakan Program Pasar Murah Hingga Ramadhan

Recent Posts

  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
  • KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
  • Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
  • NielsenIQ: Kehadiran Omnichannel sangat Penting bagi Peritel Indonesia di Masa Depan
  • Dukung Teknologi Nasional, Presiden Prabowo Kunjungi Pameran Inovasi di KSTI 2025
  • SHARP Raih Nusantara CSR Awards 2020
  • Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored