Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Perkuat Komitmen Ekonomi Biru, Bappenas Luncurkan Dokumen Blue Food Assessment dan Blue Economy Index

by Opi
August 7, 2025
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS, KEBIJAKAN
130 8
0
Perkuat Komitmen Ekonomi Biru, Bappenas Luncurkan Dokumen Blue Food Assessment dan Blue Economy Index
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview- Jakarta, 7 Agutus 2025 – Kementerian PPN/Bappenas terus memperkuat komitmen Indonesia dalam membangun ekonomi biru dengan meluncurkan dua dokumen strategis, yaitu Blue Food Assessment (BFA) Indonesia dan Penghitungan Indonesia Blue Economy Index (IBEI), Rabu (6/8). Dokumen BFA memetakan kondisi aktual dan strategis pangan akuatik untuk ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Sementara dokumen IBEI menjadi instrumen komprehensif untuk mengukur kemajuan pembangunan ekonomi biru yang berkelanjutan dan inklusif di Indonesia.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya kedua dokumen yang berisikan data dan informasi komprehensif serta temuan terkini untuk mendorong pangan biru dan ekonomi biru dalam pembangunan berkelanjutan. “Lautan Indonesia bukan hanya masa depan bangsa, tetapi masa depan dunia. Melalui peluncuran dua dokumen strategis ini, kita membangun fondasi perencanaan yang kuat, berbasis data, dan berpihak pada keberlanjutan,” jelas Menteri Rachmat.

BFA dan IBEI menjadi fondasi penting untuk mempercepat transformasi ekonomi biru sebagai bagian integral pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, peluncuran ini juga menandai kolaborasi erat antar pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta, akademisi, organisasi masyarakat, maupun mitra pembangunan, serta memperkuat afirmasi guna mempercepat transformasi ekonomi biru di Indonesia.

Dokumen BFA disusun Kementerian PPN/Bappenas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Uni Eropa, Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), Stanford University, dan Microsave Consulting. Sementara dokumen IBEI dikembangkan Kementerian PPN/Bappenas bersama Uni Eropa sebagai mitra utama yang menilai pencapaian pembangunan ekonomi biru secara berkelanjutan dan inklusif.

“Uni Eropa bangga mendukung upaya Indonesia dalam mengembangkan ekonomi biru yang berkelanjutan dan inklusif. Alat pengukuran berbasis data ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperkuat perancangan kebijakan berbasis bukti dengan tujuan melindungi keanekaragaman hayati laut, mendorong mata pencaharian masyarakat pesisir, dan meningkatkan ketahanan pangan dan gizi,” ujar Kuasa Usaha ad Interim Uni Eropa untuk Indonesia Stéphane Mechati.

Peluncuran BFA dan IBEI semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai negara produsen pangan biru utama di dunia. Fokusnya pada sistem produksi yang efisien, peningkatan nilai tambah, pemenuhan konsumsi gizi protein berimbang bagi masyarakat, dan tata kelola kelautan demi menjaga keberlangsungan ekosistem terpadu. “Kita ingin memastikan pembangunan kelautan dan perikanan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi juga menjaga ekosistem dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat pesisir. Inilah inti dari transformasi ekonomi biru menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy.

Tags: #Bappenas#Blue food Assessment#Rachmat Prambudy
Previous Post

Ekonomi Indonesia Triwulan II 2025 Tumbuh 5,12%

Next Post

Dukung Teknologi Nasional, Presiden Prabowo Kunjungi Pameran Inovasi di KSTI 2025

Related Posts

Di World Expo 2025 Osaka, Indonesia Teken Investasi USD 22 Miliar untuk Pengembangan Kawasan Industri Hijau Berkelanjutan
BERITA TERKINI

Di World Expo 2025 Osaka, Indonesia Teken Investasi USD 22 Miliar untuk Pengembangan Kawasan Industri Hijau Berkelanjutan

May 30, 2025
Bappenas-BRICS Academy Dukung Inovasi Dan Pembangunan Berkelanjutan
BERITA TERKINI

Bappenas-BRICS Academy Dukung Inovasi Dan Pembangunan Berkelanjutan

May 19, 2025
Next Post
Dukung Teknologi Nasional, Presiden Prabowo Kunjungi Pameran Inovasi di KSTI 2025

Dukung Teknologi Nasional, Presiden Prabowo Kunjungi Pameran Inovasi di KSTI 2025

Recent Posts

  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
  • KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
  • Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
  • NielsenIQ: Kehadiran Omnichannel sangat Penting bagi Peritel Indonesia di Masa Depan
  • Dukung Teknologi Nasional, Presiden Prabowo Kunjungi Pameran Inovasi di KSTI 2025
  • SHARP Raih Nusantara CSR Awards 2020
  • Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored