EconomicReview – PT IPC Terminal Petikemas menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai The Best Indonesia Annual Report Award 2026 untuk kategori Platinum Award. Penghargaan tersebut diperoleh Perseroan dalam ajang 5th Indonesia Annual Report – Conference & Award (IARA) 2026 yang diselenggarakan oleh Economic Review di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Penghargaan ini makin memperkuat konsistensi Perusahaan dalam menjalankan transformasi bisnis dan penguatan tata kelola. Capaian ini menjadi bukti komitmen perseroan dalam menjaga keandalan layanan bongkar muat peti kemas serta mendorong efisiensi logistik nasional secara berkelanjutan.
Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC Terminal Petikemas Daniel Setiawan menerima langsung sertifikat Platinum Award The Best Indonesia Annual Report 2026 yang diserahkan oleh Founder & CEO Economic Review Irlisa Rachmadiana yang didampingi oleh Tri Junarso, anggota Dewan Juri IARA 2026 yang juga menjabat sebagai CEO Wisesa Consultant IT.
Predikat yang disandang IPC Terminal Petikemas ini tak lepas dari kinerja Perusahaan yang positif hingga pertengahan Triwulan III 2026.
Sepanjang bulan Agustus 2026, IPC TPK berhasil mencatatkan arus petikemas sebesar 339.359 TEUs, tumbuh 10,3% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 sebesar 307.559 TEUs. Secara kumulatif, total volume bongkar muat dari Januari hingga Agustus 2026 telah mencapai 2.510.561 TEUs, naik 8,37% dibandingkan dengan capaian Agustus 2025 sebesar 2.316.744 TEUs.
Keberhasilan mempertahankan tren kenaikan volume di seluruh terminal wilayah operasi tidak lepas dari konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kompetensi SDM operasional, serta penerapan standar keselamatan kerja di lapangan. Peningkatan efisiensi waktu sandar kapal dan waktu bongkar muat turut menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan operasional yang berkelanjutan.
Memasuki triwulan akhir tahun 2026, IPC TPK akan terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di industri logistik dan kepelabuhanan. Perseroan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan ini hingga akhir tahun melalui peningkatan efisiensi operasional dan inovasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.








