EconomicReview-Sebagai upaya mencegah terjadinya KARHUTLA di Kabupaten Kotawaringin Timur juga sebagaimana Himbauan dari Aparat Keamanan setempat tentang kewaspadaan terhadap Karhutla. Yang dikarenakan Bulan Juli tahun ini musim kemarau mulai terjadi di beberapa Kabupaten di Kalimantan Tengah, BGA Group Region Mentaya melalui anak usahanya PT Karya Makmur Bahagia (KMB) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pengembangan diri bagi Training for Trainer (TOT) dalam Program Pengendalian dan Penanggulangan Kebakaran.
Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Rabu 08-10 Juli tahun 2020 ini diikuti oleh karyawan BGA Group Region Mentaya dan beberapa elemen masyarakat setempat. Diharapkan melalui pelatihan ini, peserta dapat memberikan pengetahuan dan keahliannya kepada anggota Satgas Karhutla yang telah terbentuk.
Kegiatan ini juga sebagai penguatan dari sistem pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang sudah ada. Dalam pelatihan dibahas beberapa bagian, mulai dari pengenalan alat-alat Sapras Damkar serta perawatan alat setelah dan sebelum digunakan, agar alat tersebut awet dan bisa dipergunakan dalam waktu jangka panjang. Ada juga cara pemakaian alat dan penyusunan alat disaat pemakaian setelah selesai dipergunakan. Dan yang terakhir adalah praktek kering dan basah alat-alat Sapras Damkar, dimana praktek kering adalah simulasi secara tidak langsung (Tidak ada penyiraman serta api) sedangkan praktek basah adalah simulasi secara langsung (Cara memadamkan api dengan penyiraman).
Kegiatan pelatihan ini diisi oleh pemateri dari team Manggala Agni Pangkalan Bun sebanyak 8 (delapan) orang yang dibagi menjadi 2 (dua) tahapan yakni teori dan praktek kelapangan secara langsung. Kegiatan ini juga langsung dikawal langsung oleh Manager Fire Fight BGA Group Joko Triyanto.
“Diharapkan, program ini dapat mengembangkan kemampuan karyawan dibidang Tanggap Darurat beserta cara penanggulangan dan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.” Imbuh Joko.
Ia meyakini, pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian, memperkuat rasa kepedulian, kerjasama tim dan kesiagaan terhadap terjadinya KARHUTLA disekitar perusahaan PT KMB.
Bantu Masyarakat Korban Banjir
Sebelumnya, dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyebabkan terjadinya banjir di beberapa desa khususnya di wilayah yang dekat aliran Sungai Lamandau.
Akibat dari banjir ini, warga yang tinggal di daerah tersebut mengalami kesulitan bahan makanan dan kebutuhan hidup sehari-hari karena terendam banjir.

BGA Group Region Kotawaringin, melalui anak usahanya PT Bumitama Gunajaya Abadi, salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berada di dekat desa yang terdampak banjir tersebut ikut berpartisipasi meringankan beban masyarakat dengan memberikan bantuan sosial berupa 150 karung beras masing-masing 5 kg.
Bansos ini diserahkan pada tanggal 05 Juli 2020 lalu kepada Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, SH, MH yang pada hari yang sama diserahkan secara langsung kepada masyarakat terdampak.
“Seribu lebih lah rumah yang terendam dari dua kecamatan, yang mengakibatkan ratusan kepala keluarga harus mengungsi. Dan kemarin serta sekarang kita mulai distribusikan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir,” ungkap Nurhidayah.
Bantuan sosial bukan hanya diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kobar, namun juga sudah mulai berdatangan dari Baznas dan perusahaan kelapa sawit yang ada di Kecamatan Kolam. Bantuan yang diterima oleh Camat dan Kepala Desa diminta agar secepatnya di distribusikan kepada masyarakat.
Masyarakat setempat (Desa Rungun, Desa Kondang, Kel. Kotawaringin Hilir dan Kel. Kotawaringin Hulu, Kecamatan Kotawaringin lama) merespon sangat baik atas bantuan yang diberikan oleh BGA Group ini, dimana sebelumnya juga telah memberikan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak Bencana COVID-19.
Bupati Kobar Hj. Nurhidayah mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu, karena ditengah bencana pandemi COVID-19 ditambah lagi bencana banjir ini tentu bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak.







