Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

BUMN Perikanan Berperan Besar Dalam Pemulihan Ekonomi

by Corry
December 30, 2020
in BERITA TERKINI, KEBIJAKAN
127 9
0
BUMN Perikanan Berperan Besar Dalam Pemulihan Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi telah menggabungkan Perum Perikanan Indonesia dan PT Perikanan Nusantara menjadi BUMN Perikanan. Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak mendorong BUMN Perikanan mampu menjadi lokomotif pengelolaan sumber daya perikanan nasional sehingga mampu menghela pemulihan ekonomi nasional yang saat ini dilanda resesi.

Merujuk pada data Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2018, potensi lestari sumber daya perikanan tangkap laut Indonesia mencapai sekitar 6,7 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, tingkat pemanfaatannya baru sekitar 53% atau sekitar 3,57 juta ton per tahun.

“Padahal jika seluruh potensi perikanan tangkap tersebut dimanfaatkan, nilai ekonomi yang diperoleh diperkirakan mencapai US$15,1 miliar atau sekitar Rp211 triliun per tahun. Itu baru komoditas ikan, belum komoditas sumber daya laut lainnya,” kata Amin.

Lebih lanjut Amin mengungkapkan, tidak optimalnya pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap di Indonesia karena masih rendahnya kapasitas alat penangkapan (fishing capacity) yang dimiliki. Ia menyontohkan, dari potensi perikanan tuna, cakalang, dan tongkol (TCT) nasional sebesar 2,478 juta ton, produksi TCT 2019 hanya 129.785 ton atau baru 5,2% yang dimanfaatkan.

“Dibentuknya holding BUMN Perikanan, harus mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap dan industri olahan berbasis perikanan,” kata Amin.

Pembentukan holding semestinya menghilangkan tumpang tindih kepentingan bisnis Perindo-Perinus yang selama ini terjadi di lapangan. Sehingga ini menjadi momentum untuk ekspansi pasar dan meningkatkan daya saing perusahaan.

Kementerian BUMN sendiri memperkirakan perikanan Indonesia bisa menghasilkan pendapatan Rp 10,20 triliun, laba Rp 1,06 triliun, dan total aset Rp 5,87 triliun pada 2025. Angka-angka itu jauh di atas pendapatan Perindo sekitar Rp 1 triliun dan Perinus Rp 600 miliar pada 2019. “Ada yang salah dalam pengelolaan kedua perusahaan selama ini. Ini tidak boleh terulang lagi setelah holding BUMN perikanan dibentuk,” tegasnya.

BUMN Perikanan juga harus mampu meningkatkan kapasitas penangkapan perikanan dengan memperkuat armada perikanan nasional. Saat ini, Indonesia belum mampu berbuat banyak dalam memanfaatkan sumber daya perikanan di wilayah zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEEI) karena minimnya kapal-kapal bertonase besar, yaitu kapal di atas 150 tonase kotor (GT).

“Padahal di wilayah ZEEI itu potensi perikanan yang bisa dimanfaatkan sangat besar, terutama jenis-jenis ikan yang memiliki harga jual tinggi di pasar global seperti tuna,” kata Amin.

BUMN Perikanan harus menjadi garda depan peningkatan ekspor perikanan tangkap dan hasil industri olahan perikanan agar perekonomian nasional berjaya. Badan Pusat Statistik mencatat, volume ekspor tuna nasional 2019 hanya 184.130 ton atau hanya menguasai 4,6% pangsa ekspor tuna global. Nilai ekspornya pun hanya US$747.535 juta.

Jumlah tersebut jauh dibawah potensi yang dimiliki, dimana berdasarkan data KKP seharusnya Indonesia mampu mengekspor sedikitnya 1 juta ton tuna dengan nilai ekspor sebesar US$ 2,5–3 juta per tahun.

“Sudah saatnya BUMN Perikanan tampil sebagai lokomotif penghela pemulihan ekonomi nasional dengan penguatan devisa dari perikanan,” pungkas Amin.

Tags: Komisi VI
Previous Post

Tutup Tahun 2020 dengan Optimisme Pasar Modal Indonesia Lebih Baik

Next Post

Layanan Data Telkomsel Melonjak di Momen NARU 2020/2021

Related Posts

Amin: Libatkan UKM Dalam Percepatan Digitalisasi BUMN
BERITA TERKINI

Amin: Libatkan UKM Dalam Percepatan Digitalisasi BUMN

December 19, 2020
Next Post
Layanan Data Telkomsel Melonjak di Momen NARU 2020/2021

Layanan Data Telkomsel Melonjak di Momen NARU 2020/2021

Recent Posts

  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
  • KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
  • Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
  • dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026
  • Bank Bumi Artha Jadikan ISMA (2020) Motivasi di 2020
  • BATIK Digelar Kembali Hadirkan 600 Peserta Mewakili 200 Perusahaan
  • 5 Prinsip GCG Bank MAS Antarkan Raih GCG Award 2024
  • Anies Resmikan Kampung Susun Cakung

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored