EconomicReview – Dalam perayaan peringatan Hari Perempuan Sedunia 2021, Cargill Indonesia menegaskan kembali komitmennya terhadap kesetaraan gender. Hal ini tercermin dalam upaya Cargill memperjuangkan kemajuan perempuan di tempat kerja dan mencapai target kesetaraan gender di Cargill secara global pada tahun 2030.
Dalam acara zoominar yang dihadiri oleh Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Luar Negeri perempuan pertama di Indonesia, Cargill ingin menginspirasi, melibatkan, dan memberdayakan karyawan perempuan di Cargill agar mereka bisa menunjukkan potensinya secara penuh untuk berkembang di Cargill. Acara tersebut mengusung tema “Choose to Challenge”, yang juga sejalan dengan tema kampanye Hari Perempuan Sedunia 2021: #ChooseToChallenge.
Menteri Retno mengatakan, penting bagi kita semua untuk Choose to Challenge, namun Choose to Partner atau memiliki hubungan baik dengan pria adalah sama pentingnya. Berkaitan dengan penerapan kesetaraan gender, lingkungan yang kondusif sangatlah penting, sehingga perempuan mendapatkan dukungan, memperoleh perlakuan yang sama dan pada akhirnya dapat mencapai cita-cita mereka.
“Berinvestasi pada pemberdayaan perempuan berarti berinvestasi untuk masa depan yang lebih cerah. Diperlukan langkah besar dalam memperjuangkan kesetaraan gender di keluarga, di tempat kerja, dan di lingkungan,” ujarnya.
Dunia internasional juga menaruh perhatian terhadap isu-isu perempuan melalui tema perdamaian dan keamanan. Indonesia juga berkontribusi dalam meningkatkan peran perempuan sebagai agen perdamaian, khususnya dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB. “Kami yakin perempuan dapat menjadi bagian dari solusi dalam keluarga, di tempat kerja dan di lingkungan sekitar baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, sebanyak 50% kepemimpinan Cargill di seluruh dunia kini diisi oleh perempuan pada 2030. Hal ini adalah bagian dari komitmen Cargill terhadap kesetaraan gender dan menciptakan tempat kerja yang inklusif dan beragam yang dapat mendorong potensi setiap karyawan. “Saya senang mendengar bahwa saat ini 21% dari tim Cargill Indonesia terdiri dari perempuan, dan harapannya rencana untuk mewujudkan 50% karyawan perempuan akan terwujud secepatnya,” ujar Menteri Retno.
Corporate Affairs Director Cargill Indonesia Arief Susanto, mengatakan bahwa kemajuan perempuan di tempat kerja adalah prioritas dalam agenda Keragaman, Ekuitas, dan Inklusi (DEI) Cargill. “Kami percaya tim inklusif menghasilkan nilai yang baik, dan kami berkomitmen melakukan pekerjaan penting untuk mewujudkan kesetaraan gender,” ujarnya.
Untuk meningkatkan kemajuan perempuan, Cargill meningkatkan dan merayakan keberadaan perempuan yang terus bertambah di bidang pertanian, menyediakan sumber daya bagi para calon karyawan, dan menyampaikan pesan yang memotivasi untuk para perempuan yang sedang mempertimbangkan karir di industri ini.
Salah satu program untuk meningkatkan kemajuan perempuan adalah melalui pembentukan Cargill Women’s Network (CWN). Ini merupakan program pengembangan bagi karyawan perempuan Cargill. Caranya dengan membangun budaya yang lebih inklusif gender, secara terbuka mendiskusikan masalah keragaman gender, dan memberikan dukungan untuk menciptakan pemimpin bisnis perempuan di masa depan di lintas organisasi.
Dalam jaringan ini, karyawan perempuan terlibat dalam program pendampingan, sesi pembelajaran, diskusi kelompok dan program CSR serta pemberdayaan perempuan di mana mereka memimpin dan mendorong berbagai inisiatif. “Cargill senantiasa berkomitmen terus mengadakan kegiatan yang dapat memperkaya potensi perempuan untuk membantu mereka menjabat lebih banyak posisi kepemimpinan,” ujar President of Cargill Women’s Network Indonesia Indirawati Suripto.
“Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan kondusif bagi kemajuan karir karyawan sangatlah penting. Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada budaya inklusi, Cargill berupaya keras untuk bekerja dengan aman, bertanggung jawab, berkelanjutan, dan secara bersamaan mendorong keragaman tenaga kerja secara global serta menciptakan peluang yang setara untuk sukses,” pungkasnya.








