EconomicReview – Dalam ajang Indonesia Enterprises Risk Management (IERM) Award IV-2021, PT BNI Multifinance meraih posisi 1st The Best untuk kategori Multifinance Company – State Owned Enterprise’s & Subsidiaries dengan aset di bawah Rp10 triliun.
Secara resmi, penghargaan tersebut telah diserahkan pada acara National IERM Award IV-2021 & IERM Zoominar dengan tema “Strengthening Risk Awareness in the Face of Future Business Disruption” pada Jumat (9/4/2021).

Raihan ciamik BNI Multifinance ini tak lepas dari komitmen dari jajaran manajemennya dalam mengimplementasikan aturan baru dari OJK tentang penerapan manajemen risiko bagi Lembaga jasa keuangan nonbank. Selama ini, perusahaan telah melaksanakan mitigasi risiko strategi, operasional, aset dan liabilitas, kepengurusan, tata kelola, dukungan dana, serta asuransi.
Sedangkan dalam aturan baru ini, perusahaan meningkatkan komitmennya terutama dalam menerapkan manajemen risiko secara efektif mencakup risiko strategis, operasional, asuransi (bagi perusahaan asuransi), kredit, pasar, likuiditas, hukum, kepatuhan, dan reputasi.
Pelaksanaan pengawasan terhadap cakupan risiko tersebut telah dilakukan oleh pengawas aktif direksi, dan dewan komisaris. Selain itu, perusahaan juga telah menentukan prosedur manajemen risiko dan penetapan limit risiko wajib disesuaikan tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) terhadap risiko sebagai lembaga keuangan non-bank. Pengawasan ini penting mengingat ada lima kategori peringat risiko, mulai dari peringat 1 (rendah) hingga peringkat 5 (tinggi).


