EconomicReview-PT PENJAMINAN JAMKRINDO SYARIAH kembali menorehkan prestasi di tahun 2020, kali ini dengan menyebat predikat 2nd The Best – Indonesia Enterprises RiskManagement– 2021 dalam even bergengsi Indonesia Enterprises Risk Management Zoominar & Award-IV-2021, dengan tema “Strengthening Risk Awareness In The Face Of Future Business Disruption, yang diselenggarakan oleh Majalah Economic review.
Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak Maret tahun 2020 membuat banyak industri di Indonesia terkontraksi. Akan tetapi, hal ini terbalik dengan peningkatan bisnis dari PT Jamkrindo Syariah (JamSyar) yang tetap melacu kencang ditengah Pandemi. Dengan strategi jitu melawan krisis, berdasarkan Laporan in house JamSyar berhasil mencatat Volume Penjaminan sebesar Rp 32,40 Triliun, meningkat 12,89 % dibandingkan tahun 2019 yang hanya sebesar Rp 28,7 Triliun. Atas penjaminan tersebut, IJK (Imbalan Jasa Kafalah) Cash Basis yang didapatkan oleh JamSyar adalah sebesar Rp 533,17 Miliar atau meningkat sebanyak 59,7% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 333,76 Miliar. Laba tahun berjalan tahun 2020 yang berhasil diraih adalah sebesar Rp 48,764 Miliar atau meningkat sebesar 32,69% dari tahun 2019 yang hanya sebesar Rp 36,75 Miliar .

JamSyar juga adaptif untuk terus mencermati segala peluang dan pergerakan bisnis, dimana sebelumnya JamSyar fokus di penjaminan pembiayaan, pada tahun 2020 ini JamSyar aktif mendukung para UMK dibidang penyediaan kebutuhan Alat Kesehatan (Alkes) dengan penyediaan produk penjaminan non cash loan yaitu berupa penjaminan Kontra Bank Garansi (KBG) dan Surety Bond. Diharapkan pada tahun 2021, JamSyar dapat memperbesar volume penjaminan pembiayaan Modal Kerja kepada pelaku UMK penyedia kebutuhan Alkes sehingga dapat terus mendukung kebutuhan penanganan penanggulangan Covid-19.








