PT Jasa Raharja mendapat dua penghargaan, masing-masing The Best of Human Capital of the Year 2021 untuk kategori Perusahaan Nonpublik, Keuangan, dan BUMN dalam ajang Indonesia Human Capital Awards (IHCA) VII 2021. Penghargaan The Best of Human Capital of the Year 2021 diterima Jasa Raharja setelah proses penjurian yang dilakukan oleh dewan juri yang beranggotakan Perbanas Institute, NBO Group, Thomas International, Indonesia-Asia Institute, Gerakan Nasional Indonesia Kompeten, Universitas Al Azhar Indonesia, Perempuan Pemimpin Indonesia, Pemimpin Nusantara Bersatu, dan Majalah Economic Review.
Selain meraih penghargaan The Best of Human Capital of the Year 2021 untuk kategori perusahaan non-publik, keuangan, dan BUMN, Jasa Raharja juga menjadi Juara Umum II The Best of The Best-Human Capital of The Year 2021 untuk kategori perusahaan non-publik, serta Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana secara khusus dinobatkan sebagai The Best Service Innovation-Operation Director 2021.
Penghargaan IHCA 2021 diterima oleh Direktur SDM & Umum PT Jasa Raharja Rubi Handojo bersama Kepala Divisi Human Capital Akhdiyat Setya Purnama, di Rama Shinta Garden Resto Candi Prambanan, Jumat (17/9/2021).
“Penghargaan The Best of Human Capital of the Year 2021 semakin memotivasi manajemen dan seluruh karyawan PT Jasa Raharja untuk mewujudkan visi sebagai perusahaan terpercaya dalam memberikan perlindungan dasar terhadap risiko kecelakaan dengan pelayanan yang terbaik dan menyediakan perlindungan dasar yang terintegrasi secara digital dan didukung human capital yang unggul guna menguatkan stakeholders engagement,” tutur Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani
Tranformasi digital menjadi salah satu strategi Jasa Raharja mencoba bertahan ditengah pandemi. Caranya dengan memaksimalkan proses operasional secara digital menggunakan infrastruktur yang telah dikembangkan.Tranformasi digital dilakukan dengan pengembangan produk aplikasi oleh unit perusahaan untuk mendukung operasional dan performa internal, seperti HRIS dan aplikasi JRku. Melalui aplikasi JRku, nasabah bisa mendapatkan klaim melalui e-money atau uang digital. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat proses pengklaiman
Jasaraharja menyadari dalam tranformasi digital yang perlu diperhatikan adalah governance. Artinya, diperlukan manajemen atau arahan yang jelas dalam mempermudah proses digitalisasi sehingga membangun kepercayaan baik bagi nasabah maupun karyawan kepada perusahaan. Khususnya ditengah masa pandemi ini, Jasa Raharja terus memprioritaskan keamanan dari SDM. Sehingga tak ada ketakutan dari SDM, oleh kerenannya Jasa Raharja juga menyediakan alat-alat untuk mendukung tranformasi digitalisasi baik bagi pelayanan maupun kinerja karyawan. Setidaknya terdapat tiga peluang tranformasi digital dalam masa COVID-19. Pertama, business intelligence dengan melakukan big data analytics untuk membantu top management dalam mengambil keputusan dan membuat strategi bisnis serta pengembangan produk inovatif yang akurat berdasarkan data.
Kedua, tranformasi kerja ke arah digital dan pemanfaatan hasil big data analytics sehingga nantinya akan siap sebagai perusahaan yang berbasis pada data dan teknologi. Dengan mempersiapkan infrastruktur seperti penguatan disaster recovery center dan mengubah sistem keamanan operasional kerja berbasis teknologi informasi.Ketiga, pengembangan budaya digital melalui penguatan kompetensi data analytics di semua fungsi baik di kantor pusat, kantor cabang, dan sinergi yang dijalin dengan mitra kerja berbasis teknologi.








