EconomicReview – Dua kategori penghargaan diraih oleh PT Polytama Propindo dalam ajang Indonesia Human Capital Awards (IHCA) VII 2021. Penghargaan ini membuktikan bahwa perusahaan telah melakukan upaya dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di Indonesia melalui karyawan yang dikelolanya. Prestasi membanggakan ini sekaligus menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan.
Dua kategori penghargaan itu meliputi predikat The Best – Indonesia HC Senior Leader 2021 untuk kategori Private – National Industry Company yang diberikan kepada Dwinanto Kurniawan, GM Corporate Secretary of PT Polytama Propindo. Selanjutnya, penghargaan 2nd. The Best – Indonesia Human Capital 2021 (Platinum – Very Excellent) untuk kategori Private – National Industry Company.
Sebagaimana diketahui Penghargaan IHCA ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang mampu mencetak SDM-SDM terbaik dalam segala tantangan dan kondisi persaingan bisnis saat ini. Tak hanya itu, IHCA merupakan apresiasi bagi Perusahaan yang berhasil dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi Human Capital Indonesia. Caranya dengan menerapkan Strategic Human Capital Management, Talent Development, Performance Management dan Technology Proponent sehingga mampu bersaing di tingkat Regional ASEAN serta meningkatkan produktivitas, daya saing, dan Human Capital Index secara Global.
Tentu saja, hal ini sesuai dengan misi perusahaan, yakni membangun sistem SDM/HC yang berkelanjutan untuk menjamin kelangsungan perusahaan di masa mendatang dan kesejahteraan para karyawan. Perusahaan juga fokus me-retain karyawan Polytama dan memastikan koordinasi berjalan lancar di lapangan. Ini menjadi fokus perusahaan dalam rangka menjadikan Polytama menjadi pemimpin di industry Polypropylene di Indonesia.
Sesuai milestone yang dimiliki, sudah disiapkan SDM jauh-jauh hari sebelumnya. Pada 2017 fokus Polytama menyiapkan masa depan dengan strategi breakthrough, di 2018 menyiapkan sistem dan kondisi sustain, serta 2019 memperoleh pertumbuhan melalui peningkatan kinerja karyawan.
Saat ini komposisi karyawan terjadi mix, ada baby boomer dan gen X yang expert secara teknis, dan gen milineal yang bekerja cukup tanggap dan cepat menyesuaikan dengan perubahan. Selain itu, isu mempertahankan karyawan dari godaan pindah ke perusahaan sejenis juga menjadi concern mengingat sangat sedikit orang yang mempunyai spesifikasi teknis di bidang petrokimia.
Ajang penghargaan ini digagas oleh Majalah Economic Review yang mengangkat tema “Managing People Collaboration Through HC Data Analytics & Technology Savvy in Complex Era”. Acara digelar secara offline bertempat di Seraton Mustika Hotel Jogja & Rama Shinta Resto Prambanan serta juga digelar secara online – Zoominar.
Acara ini juga hasil kerjasama dengan Perbanas Institute, NBO Group, Thomas International, Indonesia-Asia Institute, GNIK- Gerakan Nasional Indonesia Kompeten, Universitas Al Azhar Indonesia, Perempuan Pemimpin Indonesia, Pemimpin Nusantara Bersatu beserta Ideku Group.








