Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

AMS 2021: Entrepreneurial Marketing Kunci Pemulihan Industri

by Yusniar
November 17, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
130 9
0
AMS 2021: Entrepreneurial Marketing Kunci Pemulihan Industri
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – ASEAN Marketing Summit (AMS) ke-7 telah usai digelar secara virtual. Perhelatan yang sejak digelar pada 2015 ini merupakan acara tahunan kolaborasi MarkPlus, Inc dan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing.

AMS tahun ketujuh ini menghadirkan pembicara lintas sektoral dari berbagai negara, terutama di bidang bisnis dan pemasaran, seperti Tony Fernandes (CEO Air Asia Group), Ricky Afrianto (Mayora Group), Armand Hartono (Wakil Presiden Direktur Bank BCA), Jacky Mussry (Deputy Chairman MarkPlus Inc) serta Hermawan Kartajaya.

Acara AMS ini merupakan kolaborasi antara MarkPlus, Inc. bersama Philip Kotler Center for ASEAN Marketing yang tahun ini mengangkat tema Post Normal ASEAN, The Rise of Entrepreneurial Marketing. Tema ini ingin menunjukkan bahwa Entrepreneurial Marketing sebagai kunci pemulihan industri menyambut endemik. “Indonesia adalah satu-satunya negara ASEAN di G20. Di sisi lain, Bali akan menjadi tuan rumah G20 pada November,” kata Founder and Chairman MarkPlus, Inc, Hermawan Kartajaya.

AMS 2021 dibuka dengan deklarasi The Jakarta Declaration of ASEAN 54 yang terdiri dari 5 poin deklarasi. Ke delapan negara anggota ASEAN Marketing Federation berkomitmen untuk mengadopsi kolaborasi, memperkuat dan memfasilitasi pertukaran informasi di ASEAN, mempromosikan marketing technology untuk membangun kemanusiaan, hingga komitmen untuk berkolaborasi dengan organisasi dari beragam latar belakang untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Saat menjadi pembicara, Tony Fernandes menegaskan bahwa saat ini Air Asia berfokus pada efisiensi, biaya pengeluaran yang rendah, dan bergantung pada branding yang kuat. Hal ini tak berlebihan mengingat seperti disampaikan Tony bahwa branding menjadi aset terbesar bagi mereka.

“Itu sebabnya kenapa saya sangat percaya diri dengan merek kami. Suka atau tidak suka, merek kita diketahui semua khalayak. Value-nya juga diketahui umum. Hari ini kami sudah mencapai 150.000 perjalanan dari nol perjalanan sejak dua bulan yang lalu, ini hebat dan juga karena sosial media,” katanya.

Di sisi lain, Tony juga lebih fokus membangun hubungan B2B dengan perusahaan lintas sektoral seperti restoran dan marketplace. “Saya melakukan lebih banyak hubungan B2B. Anda tahu filosofi saya, kurang lebih saya suka bekerja dengan lebih sedikit orang dan memberi mereka produk,layanan, dan hubungan yang lebih baik,” imbuhnya.

Selain Tony yang bertransformasi dari bisnis airline menjadi penyedia platform finansial dan kuliner, berbagai pembahasan pemasaran terkini dibahas pada gelaran ini membuka semangat dan peluang baru bagi para pegiat marketing tak hanya di Indonesia, namun juga di ASEAN.

Pada kesempatan yang sama Armand Hartono mengungkapkan bahwa saat ini kenaikan pembukaan akun rekening BCA meningkat hingga 153% YoY. Seiring dengan adanya pandemi, BCA terus berinovasi untuk mengoptimalkan digitalisasi, diantaranya dengan peningkatan automasi, integrasi, dan analisa. Ketiga aspek ini diterapkan kaitannya dengan membentuk kebijakan, termasuk didalamnya kebijakan strategi pemasaran perusahaan.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar yang hadir secara daring menegaskan bahwa ekonomi ASEAN telah menunjukkan ketahanan yang relatif tinggi meski diguncang pandemi Covid-19 selama hampir dua tahun. “Asian Development Bank  memprediksi bahwa ekonomi ASEAN diproyeksikan tumbuh lebih dari 3 persen tahun ini dan 5 persen pada 2022,” kata ujarnya.

Meski demikian, kemampuan ASEAN mengatasi tantangan akan tergantung pada kerjasama dan kolaborasi dalam memajukan kerangka pemulihan komprehensif ASEAN. “Kita juga membutuhkan partisipasi dari semua pemangku kepentingan termasuk sektor swasta,” ujar Mahendra.

Hal ini termasuk transformasi digital yang menjadi pendorong utama menuju integrasi ekonomi ASEAN. Saat ini tercatat bahwa ASEAN merupakan wilayah dengan pertumbuhan pengguna internet tertinggi, dengan potensi digital ekonomi yang sangat besar.

Selama pandemi COVID-19, Mahendra mengungkapkan, ekonomi digital ASEAN tumbuh lebih dari US$100 juta pada 2020 dan akan terus tumbuh US$ 210 miliar pada 2025. “Ekonomi digital di Indonesia diperkirakan mencapai US$125 miliar pada 2025 atau sekitar 40 persen dari total ekonomi digital ASEAN,” pungkasnya.

Previous Post

Aksi Sosial Kimberly-Clark Softex Jangkau 41.000 Masyarakat Penerima Manfaat

Next Post

Telkomtelstra Resmi Bertransformasi Jadi Digiserve by Telkom Indonesia

Related Posts

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
BERITA TERKINI

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026

July 4, 2026
Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
BERITA TERKINI

Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi

July 4, 2026
Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
BERITA TERKINI

Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia

June 20, 2026
Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
Next Post
Telkomtelstra Resmi Bertransformasi Jadi Digiserve by Telkom Indonesia

Telkomtelstra Resmi Bertransformasi Jadi Digiserve by Telkom Indonesia

Recent Posts

  • BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
  • Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
  • Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Layanan Data Telkomsel Melonjak di Momen NARU 2020/2021
  • Susun TJSL secara komprehensif, SMF Raih Platinum Award Indonesia CSR–SDG–ESG Award 2025
  • Presiden RI Meresmikan Akses Jalanan Bajo-Golo Mori di NTT
  • PUPR Terus Selesaikan Pembangunan Jaringan Irigasi Baliase

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored