Digiapp BRI Life: Perlindungan Diri dalam Satu Genggaman
EconomicReview — Proses perubahan di tengah era digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilakukan oleh semua perusahaan di berbagai sektor termasuk di industri asuransi jiwa (Life Insurance). Hal ini pula yang dilakukan oleh BRI Life yang melakukan terobosan melalui Digiapp.
Anak usaha Bank BRI ini mengedepankan proses digitalisasi di dalam memberi perlindungan kepada nasabahnya dalam satu genggaman. BRI Life berusaha untuk menjadi salah satu asuransi jiwa pilihan bagi masyarakat Indonesia. Perusahaan berupaya memperbaiki dan menyesuaikan model bisnis dan menyiapkan strategi inisiatif bidang digital dan budaya untuk mencapai kualitas kinerja terbaik.
Digiapp ini menyediakan fitur-fitur berkaitan dengan ‘BRI Life My Customer Syariah’. Kemudian ada ‘My Life Syariah’, ‘BRI Life My Life’ dan terakhir, ‘BRI Life My Medical’.
Asuransi BRI Life juga berkolaborasi dengan perusahaan teknologi kesehatan (telehealth) Prixa. Sinergi ini memungkinkan seluruh nasabah BRI Life memanfaatkan layanan Prixa yang mencakup teleconsultation yang terintegrasi dengan layanan kesehatan lain berbasis digital termasuk pengantaran obat (pharmacy delivery), penjadwalan daring (online scheduling), dan rujukan laboratorium (laboratory referral).
Sinergi dengan Prixa ini dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang polis dan peserta BRI Life untuk memperoleh akses layanan medis secara digital, cepat, mudah, dan lebih efisien sesuai dengan tagline kami ‘Akses Kesehatan di Ujung Jari Anda’.

Komitmen ini mengantarkan BRI Life memperoleh Platinum Award (Very Excellent) untuk Tthe Best IT for Subsidiary of SEO’s company (kategori Life Insurance) dalam ajang penghargaan bergengsi Indonesia Information Technology Award (IITA) yang telah memasuki periode ke empat di tahun 2022.
Acara IITA IV 2022 ini diselenggarakan oleh Economic Review, Indonesia – Asia Institute, Ideku Group serta jajaran dewan juri yang kompeten di bidangnya dimana dikomandani oleh Permata Nur, Kepala Program Studi Software Engineering, Universitas Prasetiya Mulya. Ajang IITA ini merupakan sebuah bentuk penghargaan/apresiasi tertinggi yang diberikan kepada Perusahaan Tbk dan Non-Tbk baik untuk swasta, BUMN, dan BUMD yang terbaik dalam kategori Teknologi Informasi.
Penilain penghargaan tersebut juga melihat kinerja perusahaan. BRI Life akan tetap berhati-hati dalam menggenjot kinerja pada tahun ini seiring kondisi perekonomian yang belum optimal. Perseroan memaksimalkan sinergi dengan induk usahanya dalam mendorong target premi tahun ini.
Sampai saat ini, BRI Life memiliki lima kanal pemasaran. Pertama, kanal distribusi, dengan portofolio yang berasal dari asuransi jiwa kredit dan pemasaran oleh staf bank. Kedua, kanal in-branch, dengan portofolio referensi dari pekerja BRI kepada tenaga pemasar BRI Life di kantor-kantor cabang Bank BRI. Ketiga, kanal kanal korporasi, dengan portofolio employee benefits. Lalu keempat, kanal alternate dengan portofolio produk asuransi proteksi yang dijual secara digital, dan kelima adalah kanal keagenan.
Salah satu kinerja BRI Life yang cukup kinclong dimana perusahaan telah membayarkan klaim nasabah senilai Rp 5,7 triliun sepanjang 2021. Hal ini sejalan perusahaan mengoptimalkan kanal distribusi, inovasi produk dan meningkatkan service excellent. Bahkan, valuasi BRI Life telah meningkat mencapai Rp 7,5 triliun di 2021, dimana BRI sebelumnya mengakuisisi BRI Life dengan nilai Rp 1,6 triliun pada 2015.
BRI Life optimis dapat mencapai target di tahun 2022, hal ini sejalan dengan catatan pertumbuhan ekonomi berdasarkan data Bank Indonesia sebesar 5,5% di tahun ini serta pertumbuhan penduduk dan pendapatan perkapita yang meningkat. Pencapaian target ini didukung oleh perkembangan digitalisasi, pengelolaan investasi yang sehat, peningkatan service Excelent dan Government Improvement Process.








